Senin, 21 September 2026
05:24 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Paul Broca

Paul Broca

dokter asal Perancis

Infobox orangPaul Broca
250px-Paul_Broca_by_Pierre_Petit.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahiran(fr) Paul Pierre Broca Suntingan nilai di Wikidata
28 Juni 1824 Suntingan nilai di Wikidata
Sainte-Foy-la-Grande Suntingan nilai di Wikidata
Kematian9 Juli 1880 Suntingan nilai di Wikidata (56 tahun)
rue des Saints-Pères Suntingan nilai di Wikidata
Penyebab kematianHemorrhagia Cerebral Suntingan nilai di Wikidata
Tempat pemakamanPemakaman Montparnasse Suntingan nilai di Wikidata
Irremovable senator (en) Terjemahkan
Senator of the French Third Republic (en) Terjemahkan
Suntingan nilai di Wikidata
Data pribadi
PendidikanParis Medical Faculty (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
SpesialisasiAntropologi, anatomi, bedah dan neurologi Suntingan nilai di Wikidata
Pekerjaandokter,ahli biologi,politikus,tabib saraf,anatomist (en) Terjemahkan,antropolog,ahli bedah Suntingan nilai di Wikidata
Bekerja diÉcole pratique des hautes études Suntingan nilai di Wikidata
Murid dariFrançois Leuret (en) Terjemahkan, Philippe Ricord dan Pierre Nicolas Gerdy Suntingan nilai di Wikidata
MuridPaul Topinard dan Léonce Manouvrier (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Karya kreatif
Murid doktoralCharles Mantoux Suntingan nilai di Wikidata
Keluarga
Pasangan nikahAdèle-Augustine Broca (1857) Suntingan nilai di Wikidata
AnakAndré Broca,Auguste Broca Suntingan nilai di Wikidata
KerabatÉlisée Reclus (sepupu) Suntingan nilai di Wikidata
Penghargaan
Find a Grave: 184012407 Modifica els identificadors a Wikidata
250px-Paul_Broca.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Paul Broca

Paul Pierre Broca (28 Juni 1824  9 Juli 1880) adalah seorang dokter, ahli anatomi, dan antropolog Prancis. Ia lahir di Sainte-Foy-la-Grande, Prancis.

Pierre Paul Broca adalah seorang dokter bedah dan antropolog fisik yang terkenal melalui penelitian-penelitian tentang otak dan tengkorak yang dilakukannya telah menunjukkan hubungan antara aktivitas jasmani spesifik dengan area spesifik dari otak. Broca, dalam penelitiannya sebagai profesor patologi pembedahan menemukan hubungan antara perusakan lipatan ketiga dari tonjolan otak sebelah kiri depan (sekarang dikenal sebagai konvolusi Broca) dengan hilangnya kemampuan bicara. Pernyataan mengenai temuan ini pada tahun 1861 merupakan pernyataan pertama mengenai hubungan aktivitas jasmani spesifik dan dengan area spesifik otak dan mendorong riset lanjutan mengenai lokalisasi otak.[1]

Broca adalah anggota Academy of Medicine di Paris yang menjadi tokoh utama pengembangan antropologi fisik di Perancis. Dia aktif mendirikan sekolah, laboratorium, jurnal maupun kelompok penelitian antropologi. Dia juga aktif menciptakan teknik maupun alat-alat untuk meneliti tengkorak. Broca turut berpostulasi bawa manusia Neanderthal adalah nenek moyang primitif manusia modern.[1]

Pendidikan dan penelitian

Broca mengenyam pendidikannya di sekolah kedokteran di Paris ketika berusia 17 tahun dan lulus pada usia 20 tahun.

Broca kemudian menjadi profesor ilmu bedah patologi pada Universitas Paris. Ia kian terkenal sebagai seorang peneliti. Pada usia 24 tahun, ia menerima banyak penghargaan, medali, dan kedudukan penting. Penelitian awalnya mengenai histologi dari tulang rawan dan tulang keras, tetapi ia juga mempelajari patologi kanker, perawatan aneurisma, dan kematian bayi.

Salah satu penelitian terkenalnya dan sangat ditekuninya adalah mengenai anatomi otak.Sebagai ahli neuroanatomi, ia banyak memberi sumbangan akan pemahaman sistem limbik dan rhinesefalon. Penghidu baginya adalah suatu simbol hewani. Penelitiannya mengenai penempatan kemampuan berbicara dikaitkan dengan anatomi dan fungsi otak.

Penelitian mengenai kemampuan berbicara

Broca sangat dikenal dengan penemuannya tentang pusat produksi berbicara di otak pada bagian lobus frontalis, yakni kini dikenal dengan area Broca. Ia menemukannya pda penelitian terhadap pasien afasia (pasien dengan gangguan berbicara dan pemahaman bicara karena gangguan otak). Pasiennya disebut "Si Tan" karena ketidakmampuan pasien tersebut dan tidak dapat berbicara dengan jelas selain kata "Tan".

Pada 1861, melalui otopsi setelah kematian, Broca menemukan bahwa Tan memiliki lesi yang disebabkan sifilis pada otak besar bagian kiri. Letak lesi tersebut menandakan daerah pemroduksi kemampuan berbicara. Walaupun yang dikenal akan penemuan ini adalah Broca, kita juga perlu memberi perhatian pada Marc Dax, yang pernah melakukan penelitian serupa pada generasi sebelumnya.

Penelitian antropologi

Broca juga merupakan peneliti pada antropologi fisik. Ia mendirikan Anthropological Society pada 1859, Revue d'Anthropologie pada 1872, dan Sekolah Antropologi di Paris pada 1876.

Broca memiliki keahlian pada ilmu antropometri tengkorak dengan mengembangkan macam-macam instrumen ukur (kraniometer) dan indeks numerik. Dalam masanya, banyak yang memercayai bahwa ras Kaukasia merupakan ras yang hebat dan menggunakan antropometri Broca untuk mendukung hal tersebut. Broca menolak tindakan tersebut.

Penelitian anatomi

Broca memiliki peran pada pengembangan anatomi perbandingan primata. Ia sangat tertarik dengan hubungan antara fitur anatomis otak dan perihal mental seperti kecerdasan.

Akhir hidup

Menjelang akhir hidupnya, ia terpilih menjadi senator seumur hidup dari senat Prancis. Ia juga merupakan anggota dari Académie Française. Ia meninggal di Paris pada 1880.

Referensi

  1. 1 2 Baihaqi, MIF (2014). Tokoh Pendidikan Luar Biasa. Bandung: Nuansa Cendekia. hlm. 102.

Lihat pula

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan