Senin, 21 September 2026
03:02 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Bingung puting

keadaan yang dialami oleh bayi baru lahir sampai berumur lima bulan, di mana ia gagal menyesuaikan diri dari menyusu dengan dot atau empeng menjadi menyusui lewat puting susu.

Bingung puting adalah keadaan yang dialami oleh bayi baru lahir sampai berumur lima bulan, di mana ia gagal menyesuaikan diri dari menyusu dengan dot atau empeng menjadi menyusui lewat puting susu. Hal ini terjadi saat bayi kembali menyusui lewat puting susu.

Penyebab

Bingung puting bisa disebabkan oleh terlalu cepatnya Bunda dalam mengenalkan botol susu atau dot kepada Si Kecil. Idealnya, Bunda baru boleh mengenalkan botol susu atau dot ketika Si Kecil berusia 4 minggu, atau ketika dia sudah mahir menyusu langsung pada payudara Bunda.

Selain itu, bingung puting juga bisa disebabkan oleh datarnya puting ibu atau tongue tie pada bayi.

Kondisi bingung puting ditandai dengan bayi yang terlihat bingung untuk menemukan dan menyusu pada puting ibu. Selain itu, kondisi bingung puting juga ditandai dengan kebiasaan bayi mengisap ASI melalui ujung puting, rewel, atau menolak saat disusui.

Bila dibiarkan, bingung puting dapat menyebabkan puting ibu lecet karena perlekatan antara mulut bayi dan puting yang tidak tepat, serta berkurangnya produksi ASI. Sedangkan pada bayi, bingung puting berisiko menyebabkan asupan nutrisi dari ASI berkurang.[1]

Gejala

  • Bayi membuka mulut tetapi tidak cukup lebar untuk melekat dengan benar di payudara Anda.
  • Ketika hendak disusui, bayi menggoyangkan kepala, mencari-cari puting, dan terlihat bingung.

Bayi menjerit dan/atau melengkungkan punggungnya saat akan disusui.

  • Lidah bayi tidak menjulur ke garis gusi bawah tetapi justru terangkat.
  • Bayi tampak melekat tetapi tidak mengisap dengan benar.[2]

Pencegahan

Pencegahan bingung puting adalah menyusui langsung melalui payudara, bukan lewat botol ASI, apalagi jika bayi berumur di bawah tiga bulan, sebaiknya tidak diberikan dot atau empeng terlebih dahulu.

Penanganan

Penanganan yang dilakukan adalah dengan cara relaktasi, yaitu dengan cara menawarkan ASI secara langsung kepada bayi. Sebaiknya, relaktasi dilakukan saat bayi dalam keadaan tenang, bukan saat bayi kelaparan.[3] Ibu pun bisa mengajari bayi menyusu dengan menggunakan sendok atau cup feeder. Hal ini memang tidak mudah, tetapi ibu harus sabar dan telaten untuk bisa memberikan ASI melalui sendok. Hal terakhir yang harus dilakukan jika ternyata bayi masih menolak untuk menyusu langsung adalah berkonsultasi dengan ahli laktasi. Ia akan mengajari ibu menyusui yang baik dan membuat Si Kecil tenang saat harus (kembali) berusaha menggunakan mulut untuk memompa ASI dari payudara.

Referensi

  1. Cristy Sitorus, dr. Merry Dame (2019-10-10). "4 Cara Mengatasi Bingung Puting pada Bayi". Alodokter. Diakses tanggal 2019-12-11.
  2. Wibowo, Susanto (2018-09-27). "Solusi Bayi Bingung Puting". Mom and Baby Indonesia. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-12-11. Diakses tanggal 2019-12-11.
  3. "How to Avoid Nipple Confusion for the Breastfed Baby" (dalam bahasa Inggris). 2019-08-02. Diakses tanggal 2019-12-11.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan