Senin, 21 September 2026
08:37 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Besale

salah satu upacara keagamaan di dunia

Besale adalah upacara atau ritual yang dilakukan oleh Suku Anak Dalam atau Orang Rimba untuk menghormati nenek moyang, mengharapkan keberkahan, dan dijauhkan dari segala malapateka.[1] Upacara Besale merupakan tradisi yang dilakukan turun-temurun dari nenek moyang hingga sekarang.[2][2]

Makna

Upacara Besale bertujuan untuk menyembuhkan orang yang sakit akibat roh jahat.[3] Masyarakat Anak Dalam percaya bahwa penyakit yang diderita oleh keluarga atau kerabat merupakan pertanda dewa telah menurunkan malapetaka.[3] Upacara Besale juga merupakan upaya masyarakat Anak Dalam untuk menjaga keseimbangan antara kehidupan yang nyata dengan yang gaib.[3]

Proses

Besale dilaksanakan pada malam hari, dipandu oleh seorang pawang atau dukun yang dipercaya memiliki ilmu berkomunikasi dengan alam gaib.[4] Dukun atau pawang tersebut merupakan ketua adat yang sangat disegani oleh masyarakat Suku Anak Dalam.[2] Pawang tersebut dapat menari dan bernyanyi dengan membawakan jampi-jampi penyembuhan terhadap orang sakit.[2] Pawang atau dukun tersebut mengenakan pakaian yang serba putih, terdiri dari celana panjang putih, punutup kepala putih yang dililitkan di kepala, serta tudung putih.[2] Dalam upacara Besale, masyarakat Anak Dalam memberikan sesajian kepada para dewa agar diberi kebaikan dan dijauhkan dari malapetaka.[3] Sesajian tersebut terdiri dari caco, juwadah, bubur merah, tepung gandum, ayam panggang, telur, gelamai, bawang merah, dan lain sebagainya.[3] Selain itu, sesajian juga terdiri dari kemenyan, dan 100 macam bunga.[4] Perlengkapan upacara Besale adalah lonceng yang terbuat dari kuningan, dan dua mangkuk yang diisi dengan air jampi-jampi.[3] Kain putih dicelupkan ke dalam air jampi-jampi kemudian diteteskan di mata orang yang sakit.[3] Peralatan lainnya adalah rumah-rumahan kecil yang dibuat dari kayu, dan burung-burung yang dibuat menggunakan daun kelapa.[3] Burung-burung anyaman daun kelapa tersebut berjumlah 19 ekor, dan disimpan di setiap rumah-rumahan.[3] Bait lagu yang biasanya dinyanyikan dalam upacara Besale adalah: Betinjak dibungin baru sebiji Dijanjam baru setitik Angin baru serembus Beteduh di lanigt selebar payung[3]

Pada saat upacara, dukun dilarang makan.[2] Dukun menari-nari mengelilingi orang yang sakit atau boleh duduk dan berbaring di bawah rumah-rumahan yang telah dibuat.[2] Dengan bernyanyi dan diiringi tabuhan gendang, dukun mengibaskan bunga pinang yang telah dicelupkan di air jampi-jampi kepada orang yang sakit.[2]


Referensi

  1. "Besale, Upacara Penyembuhan Suku Anak Dalam". Pipetmagz.com. Diakses tanggal 18 Mei 2014.12.00.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=[pranala nonaktif permanen]
  2. 1 2 3 4 5 6 7 8 "Upacara Besale pada Suku Anak Dalam". ebookbrowsee.net. Diakses tanggal 18 Mei 2014.12.00.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=
  3. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 "Besale - Upacara Penyembuhan Suku Anak Dalam". KebudayaanIndonesia.net. Diakses tanggal 18 Mei 2014.12.00.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=[pranala nonaktif permanen]
  4. 1 2 "Hutan adalah Rumah dan Sumber Penghidupan Kami" (PDF). Aman.or.id. Diakses tanggal 18 Mei 2014.14.00.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan