Kamis, 05 November 2026
04:18 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Bedawi

Bedawi

grup nomaden Arab (mayoritas Muslim) yang dahulunya menghuni Gurun Arabia dan Suriah

Bagikan:
Untuk kelompok masyarakat adat Sunda di Banten, Indonesia, lihat orang Kanekes.
Badui
250px-Bedouin_family-Wahiba_Sands.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebuah keluarga Badui di Oman
Daerah dengan populasi signifikan
 Sudan10,199,000[butuh rujukan]
 Aljazair230,000[1]-2,257,000 ± [butuh rujukan]
 Arab Saudi467,000 (2013)[butuh rujukan]
 Irak1,437,000[butuh rujukan]
 Yordania380,000 (2007)[2]
 Libya916,000[butuh rujukan]
 Mesir902,000 (2007)[butuh rujukan]
 Suriah620,000 (2013)[3][4]
 Yaman457,000[butuh rujukan]
 Kuwait290,000[butuh rujukan]
 Tunisia177,000[butuh rujukan]
 Maroko144,000[butuh rujukan]
 Israel250,000 (2012)[5]
 Mauritania54,000[butuh rujukan]
 Bahrain50,000[butuh rujukan]
 Lebanon47,000[butuh rujukan]
 Qatar39,000[butuh rujukan]
 Palestina30,000[6]
 Oman28,000[butuh rujukan]
 Sahara Barat13,300[butuh rujukan]
 Ethiopia2,000 (2004)[butuh rujukan][7]
Bahasa
Dialek Arab:  Badawi • Hejazi • Najdi • Hassāniyya
Agama
Sunni • Syi'ah
Kelompok etnik terkait
Arab
Artikel ini mengandung huruf Arab. Tanpa dukungan perenderan yang baik, Anda mungkin akan melihat tanda tanya, kotak, atau simbol lain.

Suku Badui atau Badawi (bahasa Arab:بدوي) atau Bedouin (/ˈbɛdu.ɪn/) adalah sebuah suku pengembara yang ada di Jazirah Arab. Sebagaimana suku-suku pengembara lainnya, suku Badui berpindah dari satu tempat ke tempat lain sembari menggembalakan kambing.

Suku Badui merupakan salah satu dari suku asli di Arab. Perawakan suku Badui yang khas menyebabkan suku ini dapat langsung dikenali. Perawakannya sebagaimana ditulis dalam buku-buku sejarah Arab: suku ini berperawakan tinggi, dengan hidung mancung. Lain halnya dengan suku pendatang yang ada di Arab, suku Badui tetap mempertahankan budaya dan cara hidup mengembara.

Istilah sebutan yang mengacu untuk Orang Kanekes sebagai Baduy berasal dari nama ini.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Algeria-Watch. "Selon le dernier recensement: L'Algérie compte 34,8 millions d'habitants". Diakses tanggal 19 Oktober 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Social characteristics for Badia - The Hashemite Fund for Development of Jordan Badia". Diakses tanggal 8 April 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Saudi Arabia to aid Jordan with Syrian refugees". The Jerusalem Post. Diakses tanggal 19 Oktober 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "KSA sets up 5,000 tents for Syrian refugees". Diakses tanggal 19 Oktober 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ "Despite hardships, some Bedouins still feel obligation to serve Israel". Jewish Telegraphic Agency. 2012-08-20. Diakses tanggal 19 Oktober 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Hugh Naylor. "Israel plans to move West Bank Bedouin". Diakses tanggal 19 Oktober 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ "Bedouins in migration". Diarsipkan dari asli tanggal 2017-10-10. Diakses tanggal 19 Oktober 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Bacaan lanjutan

  • Asher, Michael Last of the Bedu Penguin Books 1996
  • Brous, Devorah. "The 'Uprooting:' Education Void of Indigenous 'Location-Specific' Knowledge, Among Negev Bedouin Arabs in Southern Israel" Diarsipkan 2007-07-15 di Wayback Machine. International Perspectives on Indigenous Education. (Ben Gurion University 2004)
  • Chatty, D Mobile Pastoralists 1996. Broad introduction to the topic, specific focus on women's issues.
  • Chatty, Dawn. From Camel to Truck. The Bedouin in the Modern World. New York: Vantage Press. 1986
  • Cole, Donald P. "Where have the Bedouin gone?" Anthropological Quarterly. Washington: Spring 2003.Vol.76, Iss. 2; pg. 235
  • Falah, Ghazi. "Israeli State Policy Towards Bedouin Sedentarization in the Negev", Journal of Palestine Studies, 1989 Vol. XVIII, No. 2, pp. 71–91
  • Falah, Ghazi. "The Spatial Pattern of Bedouin Sedentarization in Israel", GeoJournal, 1985 Vol. 11, No. 4, pp. 361–368.
  • Gardner, Andrew. "The Political Ecology of Bedouin Nomadism in the Kingdom of Saudi Arabia". In Political Ecology Across Spaces, Scales and Social Groups, Lisa Gezon and Susan Paulson, eds. Rutgers: Rutgers University Press.
  • Gardner, Andrew. "The New Calculus of Bedouin Pastoral Nomadism in the Kingdom of Saudi Arabia". Human Organization 62 (3): 267–276.
  • Gardner, Andrew and Timothy Finan. "Navigating Modernization: Bedouin Pastoralism and Climate Information in the Kingdom of Saudi Arabia". MIT Electronic Journal of Middle East Studies 4 (Spring): 59–72.
  • Gardner, Ann. "At Home in South Sinai." Nomadic Peoples 2000.Vol.4,Iss. 2; pp. 48–67. Detailed account of Bedouin women.
  • Jarvis, Claude Scudamore. Yesterday and To-day in Sinai. Edinburgh/London: W. Blackwood & Sons; Three Deserts. London: John Murray, 1936; Desert and Delta. London: John Murray, 1938. Sympathetic accounts by a colonial administrator in Sinai.
  • Lancaster, William. The Rwala Bedouin Today 1981 (Second Edition 1997). Detailed examination of social structures.
  • S. Leder/B. Streck (ed.): Shifts and Drifts in Nomad-Sedentary Relations. Nomaden und Sesshafte 2 (Wiesbaden 2005)
  • Lithwick, Harvey. "An Urban Development Strategy for the Negev's Bedouin Community". Center for Bedouin Studies and Development and Negev Center for Regional Development, Ben-Gurion University of the Negev, August 2000
  • Mohsen, Safia K. The quest for order among Awlad Ali of the Western Desert of Egypt.
  • Thesiger, Wilfred (1959). Arabian Sands. ISBN 0-14-009514-4 (Penguin paperback). British adventurer lives as and with the Bedu of the Empty Quarter for 5 years
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Bedouins.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan