| Bahasa Lanoh |
|---|
| Dituturkan di | Malaysia |
|---|
| Wilayah | Perak |
|---|
| Etnis | 240 (2008)[1] |
|---|
Penutur | |
|---|
|
|---|
Tampilkan klasifikasi manual Tampilkan klasifikasi otomatis |
|
| Tidak tertulis |
|---|
| Kode bahasa |
|---|
| ISO 639-3 | lnh |
|---|
| Glottolog | lano1248 |
|---|
| IETF | lnh |
|---|
| ELP | Lanoh |
|---|
| Status pemertahanan |
|---|
Terancam
CRSingkatan dari Critically endangered (Terancam Kritis)
SESingkatan dari Severely endangered (Terancam berat)
DESingkatan dari Devinitely endangered (Terancam)
VUSingkatan dari Vulnerable (Rentan)
Aman
NESingkatan dari Not Endangered (Tidak terancam)
| |
|
Referensi: [2][3][4]
|
Portal Bahasa |
| L •B •PW |
|
|
Cari artikel bahasa
Cari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)
Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
Bahasa Lanoh, juga dikenali sebagai Jengjeng adalah bahasa Asli yang terancam punah yang dituturkan di Perak, negara bagian Malaysia Barat.
Bahasa ini tergolong dalam subrumpun bahasa Senoik, yang juga mencakup Sabüm (bahasa terdekat tetapi sekarang sudah punah), Semnam, Temiar, dan Semai, semuanya dituturkan di negara bagian yang sama.
Lihat juga
Rujukan
Pranala luar