Selasa, 22 September 2026
14:31 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara
Bahasa Mon

Bahasa Mon

bahasa Austroasiatik yang dituturkan oleh suku Mon di Myanmar dan Thailand

Bahasa Mon
ဘာသာမန်
250px-Mon_Thai_alphabet.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pengucapan[pʰesamɑn]
Dituturkan di
WilayahDelta Irrawaddy dan timur
Penutur
(850 per 1984–2004)[1]
Tampilkan klasifikasi manual
Tampilkan klasifikasi otomatis
Aksara Mon
Status resmi
Diakui sebagai
bahasa minoritas di
Myanmar, Thailand
Kode bahasa
ISO 639-3mnwkode inklusifMencakup:
mnw  Mon Modern
omx  Mon Kuno
LINGUIST List
LINGUIST list sudah tidak beroperasi lagi
omx Mon Kuno
Glottologmonn1252  (Mon Modern)
oldm1242  (Mon Kuno)
Linguasfer46-GAA-a
IETFmnw
Informasi penggunaan templat
Status pemertahanan
Terancam
CRSingkatan dari Critically endangered (Terancam Kritis)
SESingkatan dari Severely endangered (Terancam berat)
DESingkatan dari Devinitely endangered (Terancam)
VUSingkatan dari Vulnerable (Rentan)
Aman
NESingkatan dari Not Endangered (Tidak terancam)
ICHEL Red Book: Vulnerable

Mon diklasifikasikan sebagai bahasa rentan (VU) pada Atlas Bahasa-Bahasa di Dunia yang Terancam Kepunahan

10
9
8
7
6
5
4
3
2
1
0
EGIDS SIL Ethnologue: C5 DevelopingBahasa Mon dikategorikan sebagai C5 Developing menurut SIL Ethnologue, artinya bahasa ini mengalami peningkatan jumlah penutur dari waktu ke waktu
Referensi: [2][3][4]
Lokasi penuturan
500px-Monic_languages_distribution.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lokasi penuturan Bahasa Mon
osm-intl,7,a,a,323x250.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Bahasa_Mon&revid=29899662&groups=_795f217f968f76902a0df526886d98b949180033&parser=parsoidTampilkan peta yang diperbesar
osm-intl,3,a,a,323x250.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Bahasa_Mon&revid=29899662&groups=_795f217f968f76902a0df526886d98b949180033&parser=parsoidTampilkan peta yang diperkecil
Perkiraan persebaran penuturan bahasa ini.
Koordinat: 14°48′N 100°48′E / 14.800°N 100.800°E / 14.800; 100.800 Sunting di Wikidata
Artikel ini mengandung simbol fonetik IPA. Tanpa bantuan render yang baik, Anda akan melihat tanda tanya, kotak, atau simbol lain, bukan karakter Unicode. Untuk pengenalan mengenai simbol IPA, lihat Bantuan:IPA.
20px-Globe_of_letters.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Portal Bahasa
L B PW   
Sunting kotak info  Lihat butir Wikidata  Info templat
Cari artikel bahasa
Cari artikel bahasa
 
Cari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)
 
Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
Artikel bahasa sembarang
Halaman bahasa acak
250px-Ban-talat-Mon-inscription.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Prasasti Ban Talat Mon, Laos

Bahasa Mon (Mon:ဘာသာမန်listen; bahasa Burma:မွန်ဘာသာစကားlisten) adalah sebuah bahasa dari rumpun bahasa Austroasia yang dituturkan oleh orang Mon, yang tinggal di Myanmar dan Thailand. Mon, seperti halnya bahasa Khmer terkait tetapi tidak seperti kebanyakan bahasa di daratan utama Asia Tenggara, bukan merupakan bahasa bernada. Mon dituturkan oleh lebih dari satu juta orang saat ini.[5] Dalam beberapa tahun terakhir, penggunaan bahasa Mon telah menurun dengan cepat, terutama di kalangan generasi muda.[5] Banyak etnis Mon yang merupakan monolingual dalam bahasa Burma. Di Myanmar, mayoritas penutur bahasa ini tinggal di Negara Bagian Mon, diikuti oleh Region Tanintharyi, dan Negara Bagian Kayin.[6]

Aksara Mon pada dsarnya bersumber dari aksara Brahmi Indic.

Sejarah

Mon adalah bahasa yang penting dalam sejarah Burma. Sampai abad ke-12, Mon adalah bahasa perantara di lembah Irrawaddy - tidak hanya di kerajaan Mon di hilir Irrawaddy tetapi juga Kerajaan Pagan orang Bamar di bagian hulu sungai. Mon, terutama bahasa Mon tertulis, terus menjadi bahasa utama bahkan setelah jatuhnya kerajaan Mon Thaton kepada Pagan pada tahun 1057. Raja Pagan Kyansittha (memerintah 1084–1113) mengagumi budaya Mon dan bahasa Mon dilindungi. Aksara Mon dipakai untuk bahasa Burma selama pemerintahannya.

Kyanzittha meninggalkan banyak prasasti dalam bahasa Mon. Selama periode ini, Prasasti Myazedi, yang berisi inskripsi sebuah cerita yang sama yang diukir dalam bahasa Pali, Pyu, Mon, dan Burma pada keempat sisinya.[7]

Namun, setelah mangkatnya Kyansittha, penggunaan bahasa Mon mengalami penurunan di antara orang Bamar dan bahasa Burma mulai menggantikan bahasa Mon dan Pyu sebagai bahasa perantara.[7]

Inskripsi Mon dari kehancuran Dvaravati juga memberi fondasi bagi Thailand. Namun tidak jelas apakah penduduknya adalah orang Mon, campuran Mon dan Melayu atau Khmer. Prasasti dan kerajaan kemudian seperti Lavo tunduk kepada Kekaisaran Khmer.

Setelah jatuhnya Pagan, bahasa Mon kembali menjadi bahasa perantara Kerajaan Hanthawaddy Mon (1287-1539) di Burma Bawah saat ini. Bahasa ini lama bertahan sebagai bahasa umum di Burma Bawah sampai pertengahan abad ke-19 karena daerah itu terutama masih dihuni oleh orang Mon.

Referensi

  1. Mon Modern di Ethnologue (ed. ke-18, 2015)
    Mon Kuno di Ethnologue (ed. ke-18, 2015)
  2. "UNESCO Interactive Atlas of the World's Languages in Danger" (dalam bahasa bahasa Inggris, Prancis, Spanyol, Rusia, and Tionghoa). UNESCO. 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 29 April 2022. Diakses tanggal 26 Juni 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. "UNESCO Atlas of the World's Languages in Danger" (PDF) (dalam bahasa Inggris). UNESCO. 2010. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 31 Mei 2022. Diakses tanggal 31 Mei 2022.
  4. "Bahasa Mon". www.ethnologue.com (dalam bahasa Inggris). SIL Ethnologue.
  5. 1 2 Gordon, Raymond G., Jr. (2005). "Mon: A language of Myanmar". Ethnologue: Languages of the World, Fifteenth edition. SIL International. Diakses tanggal 2006-07-09.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  6. "The Mon Language". Monland Restoration Council. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-04-07. Diakses tanggal 2016-11-21.
  7. 1 2 Strachan, Paul (1990). Imperial Pagan: Art and Architecture of Burma. University of Hawaii Press. hlm. 66. ISBN 0-8248-1325-1.

Bacaan lebih lanjut

  • Aung-Thwin, Michael (2005). The mists of Rāmañña: The Legend that was Lower Burma (Edisi illustrated). Honolulu: University of Hawai'i Press. ISBN 9780824828868.
  • Bauer, Christian. 1982. Morphology and syntax of spoken Mon. Ph.D. thesis, University of London (SOAS).
  • Bauer, Christian. 1984. A guide to Mon studies. Working Papers, Monash U.
  • Bauer, Christian. 1986. The verb in spoken Mon. Mon–Khmer Studies 15.
  • Bauer, Christian. 1986. Questions in Mon: Addenda and Corrigenda. Linguistics of the Tibeto-Burman Area v. 9, no. 1, pp. 22–26.
  • Diffloth, Gerard. 1984. The Dvarati Old Mon language and Nyah Kur. Monic Language Studies I, Chulalongkorn University, Bangkok. ISBN 974-563-783-1
  • Diffloth, Gerard. 1985. The registers of Mon vs. the spectrographist's tones. UCLA Working Papers in Phonetics 60:55-58.
  • Ferlus, Michel. 1984. Essai de phonetique historique du môn. Mon–Khmer Studies, 9:1-90.
  • Guillon, Emmanuel. 1976. Some aspects of Mon syntax. in Jenner, Thompson, and Starosta, eds. Austroasiatic Studies. Oceanic linguistics special publication no. 13.
  • Halliday, Robert. 1922. A Mon–English dictionary. Bangkok: Siam society.
  • Haswell, James M. 1874. Grammatical notes and vocabulary of the Peguan language. Rangoon: American Baptist Mission Press.
  • Huffman, Franklin. 1987–1988. Burmese Mon, Thai Mon, and Nyah Kur: a synchronic comparison. Mon–Khmer Studies 16-17.
  • Jenny, Mathias. 2005. The Verb System of Mon. Arbeiten des Seminars für Allgemeine Sprachwissenschaft der Universität Zürich, Nr 19. Zürich: Universität Zürich. ISBN 3-9522954-1-8
  • Lee, Thomas. 1983. An acoustical study of the register distinction in Mon. UCLA Working Papers in Phonetics 57:79-96.
  • Pan Hla, Nai. 1986. Remnant of a lost nation and their cognate words to Old Mon Epigraph. Journal of the Siam Society 7:122-155
  • Pan Hla, Nai. 1989. An introduction to Mon language Center for Southeast Asian Studies, Kyoto University.
  • Pan Hla, Nai. 1992. The Significant Role of the Mon Language and Culture in Southeast Asia. Tokyo, Japan: Institute for the Study of Languages and Cultures of Asia and Africa.
  • Shorto, H.L. 1962. A dictionary of modern spoken Mon. Oxford University Press.
  • Shorto, H.L.; Judith M. Jacob; and E.H.S. Simonds. 1963. Bibliographies of Mon–Khmer and Tai linguistics. Oxford University Press.
  • Shorto, H.L. 1966. Mon vowel systems: a problem in phonological statement. in Bazell, Catford, Halliday, and Robins, eds. In memory of J.R. Firth, pp. 398–409.
  • Shorto, H.L. 1971. A dictionary of the Mon inscriptions from the sixth to the sixteenth centuries. Oxford University Press.
  • Thongkum, Therapan L. 1987. Another look at the register distinction in Mon. UCLA Working Papers in Phonetics. 67:132-165

Pranala luar

(rekonstruksi
induk
)
Bahnarik
Utara
Barat
Tengah
Selatan
Timur
Katuik
Barat
Katu
Vietik
Viet-Muong
Chut
Kri
Phong–Liha
Khmuik
Phay-Pram
Pearik
Chong
(Pearik
Barat)
Chong Tengah
Chong Selatan
Chong Utara
Khasik–
Palaungik
Khasik
Khasi-Pnar-Lyngngam
Palaungik
Barat
Timur
Angkuik
Waik
Bit-Khang
Lamet
Munda
Utara
Kherwarian
Mundarik
Santalik
Selatan
Sora-Gorum
Gutob-Remo
Nikobar
Chaura-Teresa
Tengah
Selatan
Asli
Jahaik (Utara)
Senoik (Tengah)
Semelaik (Selatan)
Khmerik
Monik
Mang–
Pakanik
Pakanik
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan