Senin, 19 Oktober 2026
20:54 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Bahasa Kurima

Bahasa Kurima

suatu bahasa Ryukyu

Bagikan:
Bahasa Kurima
Ffima-ftsɨ
Dituturkan diJepang
WilayahPulau Kurima, Prefektur Okinawa
Penutur
30~50 (2025)
Tampilkan klasifikasi manual
Sistem penulisan bahasa Jepang (Kanji, Hiragana, Katakana)
Kode bahasa
ISO 639-3Tidak ada (tidak ada)
Glottologkuri1272
Linguasfer45-CAC-bad
Informasi penggunaan templat
Status pemertahanan
Terancam
CRSingkatan dari Critically endangered (Terancam Kritis)
SESingkatan dari Severely endangered (Terancam berat)
DESingkatan dari Devinitely endangered (Terancam)
VUSingkatan dari Vulnerable (Rentan)
Aman
NESingkatan dari Not Endangered (Tidak terancam)
ICHEL Red Book: Severely EndangeredKurima diklasifikasikan sebagai bahasa terancam berat (SE) pada Atlas Bahasa-Bahasa di Dunia yang Terancam Kepunahan
Referensi: [1][2]
20px-Globe_of_letters.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Portal Bahasa
L •B •PW   
Sunting kotak info  Lihat butir Wikidata  Info templat
Cari artikel bahasa
Cari artikel bahasa
 
Cari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)
 
Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
Artikel bahasa sembarang
Halaman bahasa acak

Bahasa Kurima (Ffima-ftsɨ) adalah suatu bahasa Ryukyu Selatan yang dituturkan di Pulau Kurima, di Kepulauan Miyako, Jepang. Sebagai bahasa yang hampir punah, saat ini Kurima hanya dituturkan sebagai bahasa pertama oleh orang-orang lanjut usia. Bahasa ini dikategorikan oleh UNESCO sebagai "bahasa terancam berat" (severely endangered language).[3]

250px-Miyako_map.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Letak Pulau Kurima di Kepulauan Miyako.

Sosiolinguistik

Pulau Kurima yang terletak di lepas pantai dihuni oleh 161 orang (per Maret 2021 menurut laporan pemerintah) dengan separuh penduduknya berusia 65 tahun ke atas dan hanya 9 anak-anak. Pulau ini telah menghadapi penurunan kependudukan yang tajam selama 40 tahun terakhir, turun dari 250 jiwa pada tahun 1983 menjadi 161 jiwa pada tahun 2021.[4] Penurunan jumlah penduduk yang parah memaksa fasilitas pendidikan terakhir di pulau itu untuk tutup pada tahun 2020. Upaya pelestarian dan pembangunan sering menghadapi tantangan yang sulit karena kalangan muda makin beralih ke bahasa Jepang sementara sebagian besar penutur saat ini berusia lebih 50 tahun, yang makin meningkatkan ancaman kepunahan.[5]

Fonologi

Vokal

Kurima memiliki enam vokal utama /a,e,i,ɨ,u,o/ dan bentuk panjangnya.

Depan Madya Belakang
Tinggi i iː ɨ ɨː u uː
Tengah e eː o oː
Rendah a aː

Diftong dalam bahasa Kurima adalah /ai/ and /ui/.

Konsonan

  Dwibibir Bigi Ronggi Gelung Lelangit Lelangit lunak Celah-suara
Sengau m n  
Geser   f v s z ɕ ʑ     (h)
Gesek     ts dz tɕ dʑ     (h)
Letup p b   t d     k g  
Kepak     r        
Hampiran w       j    

Penekanan kata

Tekanan dalam bahasa Kurima sangat pragmatis: tekanan tersebut berkorelasi dengan topik tema, nada H muncul di mana pun butir leksikal yang dianggap topikal dalam wacana. Nada tidak ditentukan pada tingkat leksikal. Namun, laporan-laporan lama dari tahun 1960-an menggambarkan sistem aksen Kurima sebagai sistem satu pola yang stabil dan dapat diprediksi tetapi bergeser ke arah jenis tanpa aksen.[6]

Dibandingkan dengan bahasa-bahasa Ryukyu lainnya, Kurima telah kehilangan perbedaan aksen tiga arah bahasa Proto-Ryukyu seperti kebanyakan bahasa-bahasa Miyako Raya lainnya, kecuali Ikema, Minna, dan Tarama, yang mempertahankan kontras tersebut.

Morfosintaksis

Seperti bahasa-bahasa Japonik lainnya, susunan kata Kurima dalam frasa adalah SOP yang berakhiran penandaan terikat. Sebagai bahasa penandaan terikat, morfologi dan sintaksis bahasa Kurima sangat bergantung pada penandaan kasus nominativus untuk mengistilahkan peran sintaksis untuk argumen tertentu dalam klausa dan hubungannya dengan predikat.[7]

Dalam klausa intransitif, argumen subjek menempati posisi sebelum kata kerja dari predikat.

fu-taːzz-a

dua-orang.CLF-TOP

ur-an

ada-NEG.NPST

fu-taːzz-a ur-an

dua-orang.CLF-TOP ada-NEG.NPST

'Dua orang itu hilang.' Singkatan glosarium tidak diketahui (bantuan);

Dalam klausa transitif, urutan prototipenya adalah subjek/agen argumen–objek argumen–predikat.

anna-a

ibu-TOP

mainitsɨ-du

setiap.hari-FOC

sɨmuttɕu-u

buku-ACC

jum

baca

anna-a mainitsɨ-du sɨmuttɕu-u jum

ibu-TOP setiap.hari-FOC buku-ACC baca

'Ibuku membaca buku setiap hari.'

Terkadang, argumen objek dapat dipindahkan ke posisi sebelum argumen subjek jika objek tersebut dianggap topikal.[8]

ku-nu

Ini-GEN

zzu-Ø-ba

ikan-ACC-TOP

anna-ga-du

ibu-Nom-FOC

fo-o

makan-NPST

ku-nu zzu-Ø-ba anna-ga-du fo-o

Ini-GEN ikan-ACC-TOP ibu-Nom-FOC makan-NPST

'Sedangkan untuk ikan ini, induknyalah yang akan memakannya.' Singkatan glosarium tidak diketahui (bantuan);

Rujukan

Catatan kaki

  1. ↑ "UNESCO Interactive Atlas of the World's Languages in Danger" (dalam bahasa bahasa Inggris, Prancis, Spanyol, Rusia, and Tionghoa). UNESCO. 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 29 April 2022. Diakses tanggal 26 Juni 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "UNESCO Atlas of the World's Languages in Danger" (PDF) (dalam bahasa Inggris). UNESCO. 2010. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 31 Mei 2022. Diakses tanggal 31 Mei 2022.
  3. ↑ Jarosz 2024, hlm. 15-16.
  4. ↑ Jarosz 2024, hlm. 4.
  5. ↑ Jarosz 2024, hlm. 17.
  6. ↑ Jarosz 2024, hlm. 46-47.
  7. ↑ Jarosz 2024, hlm. 441.
  8. ↑ Jarosz 2024, hlm. 442.

Pustaka

  • Jarosz, Aleksandra (2024). Descriptive Grammar and Diachrony of Kurima: A Minority South Ryukyuan Language of the Miyako Islands (dalam bahasa Inggris). Brill. ISBN 978-9-00468-054-8.
Japonik
Kepulauan
Japanesik
Ryukyu
Utara
Amami
Okinawa
Selatan
Miyako Raya
Yaeyama Raya
Japonik Jeju†
250px-Japanese_dialects-en.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Japonik
Semenanjung
†
tahap lampau
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan