Sabtu, 17 Oktober 2026
14:28 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten

Aturan Zaitsev

Bagikan:

Dalam kimia organik, aturan Zaitsev (atau aturan Saytzeff, aturan Saytzev) adalah suatu aturan empiris dalam memprediksi produk alkena yang disukai dalam reaksi eliminasi. Aturan ini didasari oleh tren umum pada alkena hasil yang diamati oleh kimiawan Rusia Alexander Zaitsev ketika berada di Universitas Kazan, dalam berbagai reaksi eliminasi berbeda. Berdasarkan tren ini, Zaitsev mengusulkan bahwa alkena yang terbentuk dalam jumlah besar adalah alkena yang merujuk pada pelepasan hidrogen dari karbon-alfa yang memiliki substituen hidrogen paling sedikit. Sebagai contoh, ketika 2-iodobutana direaksikan dengan kalium hidroksida (KOH) etanolik, 2-butena menjadi produk mayor atau utamanya sementara 1-butena adalah produk minornya.[1]

Contoh umum aturan Zaitsev.

Secara umum, aturan Zaitsev memprediksi bahwa dalam suatu reaksi eliminasi, produk yang lebih tersubstitusi akan lebih stabil, dan karenanya lebih disukai. Aturan ini tidak mengeneralisasi stereokimia alkena yang terbentuk, tetapi hanya regiokimianya saja pada reaksi eliminasi. Aturan ini efektif dalam memprediksi produk yang disukasi pada berbagai reaksi eliminasi, tetapi terdapat beberapa pengecualian, seperti pengecualian akibat produk Hofmann (analog pada produk Zaitsev). Hal ini termasuk senyawa-senyawa yang memiliki nitrogen kuarterner dan gugus pergi seperti NR3+,SO3H, dan lainnya. Dalam eliminasi ini produk Hofmann lebih disukai. Jika gugus perginya adalah halogen, kecuali fluorin, maka akan menghasilkan produk Zaitsev.

Lihat pula

Referensi

Catatan kaki
  1. ↑ Lehman, John (2009). Operational Organic Chemistry (dalam bahasa Inggris) (Edisi 4). Upper Saddle River, NJ: Pearson Education. hlm. 182. ISBN 978-0136000921.
Bacaan lebih lanjut

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan