Rabu, 30 September 2026
19:31 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh
Athena Piraeus

Athena Piraeus

Bagikan:
250px-Piraeus_Athena_Portrait.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tampilan potret Athena Piraeus

Athena Piraeus adalah sebuah patung perunggu Yunani dari abad keempat SM. Dinamai berdasarkan nama kota tempat ditemukannya, patung ini sekarang tersimpan di Museum Arkeologi Piraeus.

Deskripsi

250px-Piraeus_Athena_Full_View_Front.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Athena Piraeus

Patung ini merupakan representasi Athena berukuran lebih besar dari ukuran manusia sebenarnya, dengan tinggi 2,35 meter (sekitar 8 kaki). Ia berdiri secara kontraposto dan mengenakan peplos yang terbuka di sisi kanan. Ia juga mengenakan ketopong Korinthos yang dihiasi gambar griffin di sisi ketopong dan burung hantu pada pelindung pipi; jambul ketopong tersebut memiliki seekor ular yang melingkar di bagian dasarnya.[1] Sebuah aegis terikat secara diagonal di bagian dadanya, yang memiliki miniatur kepala Gorgon di atasnya serta pinggiran yang dihiasi ular-ular. Ukuran aegis yang kecil menunjukkan bahwa benda tersebut kemungkinan besar berfungsi sebagai penanda identitas Athena daripada sebuah perlengkapan perang yang sebenarnya.[2] Posisi lengan kanan bawah, yang terulur dengan telapak tangan menghadap ke atas, menunjukkan bahwa ia awalnya memegang sesuatu. Kemungkinan mengenai apa yang dipegangnya meliputi seekor burung hantu di atas tangan, sebuah patung kecil Nike, atau cangkir persembahan.[3] Namun, gagasan bahwa benda tersebut adalah seekor burung hantu dianggap tidak mungkin oleh Olga Palagia, berdasarkan fakta bahwa tidak ada patung Athena berdiri dari era sezaman yang memperlihatkannya sedang memegang burung hantu.[4] Lengan kirinya diposisikan untuk memegang tombak. Kain peplos terlihat berat, sebagaimana terbukti dari garis-garis lipatan kain yang dalam pada patung tersebut.[5] Perhatian terhadap detail di bagian belakang patung dan posisi tubuhnya yang sedikit membungkuk menunjukkan kemungkinan bahwa patung ini dirancang untuk ditempatkan di atas alas tengah alih-alih bersandar pada dinding.[6]

Athena Piraeus telah dipastikan sebagai karya asli, dan saat ini satu-satunya patung yang masih ada yang diperkirakan dibuat berdasarkan patung ini adalah Athena Mattei yang saat ini berada di Louvre. Namun, posisi lengan kanan pada patung di Louvre tersebut berbeda dengan posisi lengan pada Athena Piraeus.[7]

Referensi

  1. ↑ Vanderpool, Eugene (1960). "News Letter from Greece". American Journal of Archaeology. 64 (3): 265–271. doi:10.2307/502466. JSTOR 502466. S2CID 245265220.
  2. ↑ Waywell, G. B. (1971). "Athena Mattei". The Annual of the British School at Athens: 374.
  3. ↑ Waywell, G. B. (1971). "Athena Mattei". The Annual of the British School at Athens: 374.
  4. ↑ Palagia, Olga (1980). Euphranor. hlm. 22.
  5. ↑ Neer, Richard T. (2012). Greek Art and Archaeology: A new history, c.2500 - c.150 BCE. hlm. 331.
  6. ↑ Palagia, Olga (1980). Euphranor. hlm. 22.
  7. ↑ Palagia, Olga (1980). Euphranor. hlm. 22.

Sumber

  • Mattusch, Carol C. (1996). Classical bronzes: the art and craft of Greek and Roman statuary. Cornell University Press.
  • Neer, Richard T. (2012). Greek Art and Archaeology: A new history, c.2500 - c.150 BCE. New York : Thames & Hudson.
  • Palagia, Olga (1973). "Euphranoros techne". Athens Annals of Archaeology. 6: 323–329.
  • Palagia, Olga (1980). Euphranor. Brill.
  • Pedley, John G. (2012). Greek art and archaeology. Prentice Hall.
  • Pausanias (1918). Description of Greece. Diterjemahkan oleh Jones, W. H. S. Harvard University Press.
  • Pliny the Elder (1855). The Natural History. Diterjemahkan oleh Bostock, John. Taylor and Francis.
  • Richter, Gisela (1954). Catalogue of Greek sculptures. Harvard University Press.
  • Steinhauer, Georgios (2007). "The Piraeus bronze statues". Dalam Valavanis, Panos (ed.). Great Moments in Greek Archaeology. Getty Museum. hlm. 100–110.
  • Vanderpool, Eugene (1960). "News Letter from Greece". American Journal of Archaeology. 64 (3): 265–271. doi:10.2307/502466. JSTOR 502466. S2CID 245265220.
  • Waywell, G. B. (1971). "Athena Mattei". The Annual of the British School at Athens. 66: 373–382. doi:10.1017/S0068245400019274. S2CID 246245201.

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik seni ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan