Jumat, 06 November 2026
04:58 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Peplos

Peplos

pakaian panjang yang dikenakan oleh wanita Yunani Kuno; sering kali terbuka di satu sisi, dengan lipatan dalam di bagian atas, dan diikat di kedua bahu

Bagikan:
250px-Exaltation_fleur_Louvre_Ma701.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Yang disebut "Euforia Bunga", pecahan dari prasasti kuburan sekunder: dua wanita mengenakan peplos dan kekryfalos (jaring rambut), memegang bunga popi atau delima, dan mungkin sekantong kecil biji-bijian. Pualam Paros, k. 470–460 SM. Dari Farsalos, Thessalia.

Peplos (bahasa Yunani Kuno:πέπλος) adalah pakaian sepanjang badan yang ditetapkan sebagai pakaian khas wanita Yunani Kuno pada k. 500 SM. Pakaian ini adalah kain persegi panjang yang tepi atasnya dilipat sekitar setengahnya, sehingga bagian atas persegi panjang itu kini tersampir di bawah pinggang, dan bagian bawah persegi panjang itu berada di mata kaki. Salah satu sisi peplos bisa dibiarkan terbuka, atau dijepit atau dijahit menjadi satu.[1] Benda ini kemudian juga dipakai oleh bangsa Romawi berbahasa Latin, yang disebut palla.[2]

Berbeda dengan khiton ionia, yaitu sepotong kain yang dilipat dan dijahit di sepanjang sisi yang lebih panjang untuk membentuk tabung. Pakaian ini diwakili pada lukisan sisi tembikar Yunani kuno dan di metope kuil langgam Doria.

Wanita Sparta terus memakai peplos jauh di kemudian hari dibandingkan budaya Yunani lainnya. Pakaian tersebut juga lebih pendek dan dengan celah di sisinya menyebabkan orang Yunani lainnya menyebutnya fainomērídes (φαινομηρίδες), berarti "pancuran paha".

Rujukan

  1. ↑ "Ancient Greek Dress". Heilbronn Timeline of Art History, Metropolitan Museum of Art, 2000–2013. Retrieved 7 October 2013.
  2. ↑ Radicke, Jan (2022). 3 palla – (1) precious cloak and (2) 'peplos'. Berlin: De Gruyter. doi:10.1515/9783110711554-019. ISBN 978-3-11-071155-4.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Peplos.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan