Jumat, 25 September 2026
05:13 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum
Atalos I

Atalos I

Attalus I Soter ("Penyelamat")
250px-Portrait_of_a_Hellenistic_ruler_%28Attalus_I%3F%29._Berlin%2C_Pergamon_Museum._%285256233048%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Patung marmer yang ditemukan di Pergamon tertanggal abad ke3 SM, yang kini disimpan di Museum Pergamon, Berlin. patung tersebut diperkirakan menggambarkan Attalus I.[1]
Raja Pergamon
Berkuasa241–197 SM
PendahuluEumenes I
PenerusEumenes II
Lahir269 SM
Meninggal197 SM (usia 72)
AyahAttalus
IbuAntiochis
PasanganApollonis
Keturunan
YunaniΆτταλος Α΄ Σωτήρ
DinastiDinasti Attalidon

Attalus I (bahasa Yunani Kuno:Ἄτταλος Α΄), bermarga Soter (bahasa Yunani:Σωτήρ, "Penyelamat"; 269–197 SM)[2] memerintah Pergamon, sebuah polis Yunani Ionia (sekarang Bergama, Turki), mula-mula sebagai dinasti, kemudian sebagai raja, dari 241 SM sampai 197 SM. Ia adalah sepupu dan putra angkat dari Eumenes I, yang merupakan pendahulunya, dan merupakan orang pertama dari Dinasti Attalidon yang mendapatkan gelar raja, pada sekitaran 240 sampai 235 SM. Ia adalah putra dari pasangan Attalus dan istrinya Antiochis.

Atalos memenangkan kemenangan penting, Pertempuran Sungai Caecus, atas Galatia, sekelompok suku migrasi Keltik dari Trakia, yang memberlakukan dan menerima upeti di sebagian besar Asia Kecil selama lebih dari satu generasi. Kemenangan tersebut dirayakan dengan monumen kemenangan di Pergamon (The Dying Gaul) dan Atalos menyandang marga "Soter" dan gelar raja. Ia terlibat dalam Peperangan Makedonia pertama dan kedua melawan Filipos V dari Makedonia sebagai sekutu setia Republik Romawi, walaupun keterlibatan Pergamon dianggap kecil dalam peperangan tersebut.[3] Ia melakukan sejumlah operasi AL di sepanjang Laut Aegea, merebut pulau Aegina untuk Pergamon pada perang pertama dan Andros pada perang kedua, dua kali melarikan diri dari penangkapan di tangan Filipos V. Pada masa kekuasaannya, Pergamon juga berulang kali berjuang dengan tetangganya Kekaisaran Seleukia di timur, yang menghasilkan kesuksesan dan timbal balik.

Atalos mencitrakan dirinya sebagai pelindung kota-kota bangsa Yunani di wilayah Anatolia sekaligus pula sebagai tokoh yang membela bangsa Yunani dari musuhnya, yaitu bangsa barbar. Ia mendanai seni rupa dan monumen di Pergamon. Di kota-kota Yunani, ia berniat untuk menjalin persekutuan. Ia wafat pada 197 SM dalam usia 72 tahun, tak lama sebelum akhir perang kedua, karena mengalami stroke saat berpidato pada dewan perang Boeotia pada beberapa bulan sebelumnya. Ia dan istrinya Apollonis memiliki empat putra. Ia digantikan sebagai raja oleh putranya Eumenes II.

Kehidupan awal

Sedikit yang diketahui tentang kehidupan awal Attalus. Ia adalah orang Yunani dan putra dari pasangan Atalos dan Antiokis.[4] Ayahnya Atalos adalah putra dari seorang saudara (juga disebut Atalos) dari Filetaerus, pendiri dinasti Attalid, dan Eumenes, ayah dari Eumenes I, penerus Filetaerus.[5] Atalos tua tercatat, bersama dengan para pamannya, menyediakan persembahan kepada Delfi.[6] Ayahnya juga meraih ketenaran sebagai pembalap kereta perang, yang menang di Olympia, dan dihormati pada sebuah monumen di Pergamon. Hal ini membuat Atalos tua dianggap menjadi penerus potensial dari Filetaerus, tetapi Eumenes I malah yang menggantikan takhtanya. Ibu Atalos, Antiokhis mungkin berkerabat dengan keluarga kerajaan Seleukia (mungkin cucu dari Seleukus I Nikator) nampaknya menikahi ayah Atalos lewat dijodohkan oleh Filetaerus untuk mengukuhkan kekuasaannya.[7]

Pada suatu waktu sebelum tahun 241 SM, ayah Atalos wafat. Jika Atalos tua mengangkat penerus pada suatu waktu, ia wafat sebelum ia dapat mengambil takhtanya. Atalos muda diadopsi oleh Eumenes I, kepala dinasti petahana. Setelah kematian Eumenes pada 241 SM, Atalos meneruskan takhta Pergamon.[7]

Catatan

  1. ↑ Green 1993, hlm. 264.
  2. ↑ Hansen, p. 26. Livy, 33.21–22, says that Attalus died in the consulship of Cornelius and Minucius (197 BC) at the age of 72, having reigned 44 years. Polybius, 18.41, also says that he died at 72 and reigned 44 years. Strabo, 13.4.2, says that he reigned 43 years.
  3. ↑ Hansen, pp. 46–50; Kosmetatou, p. 163; Gruen 1990, p. 29.
  4. ↑ Hansen, p. 26; Strabo, 13.4.2.
  5. ↑ Hansen, p. 26; Strabo, 13.4.2, says that he was the cousin of Eumenes. Pausanias, 1.8.1, perhaps following Strabo, says the same. Later historians concluded that Strabo had skipped a generation, however.
  6. ↑ Hansen, p. 19; Austin, p. 400.
  7. 1 2 Hansen, pp. 27-28.

Referensi

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Attalus I.

Sumber primer

Sumber sekunder

Gelar kebangsawanan
Didahului oleh:
Eumenes I
Raja Pergamon
241–197 SM
Diteruskan oleh:
Eumenes II
Penguasa era Helenistik
Argeadai
Antigonidai
Lagid (Ptolemaios)
Raja-raja Kirene
Seleukia
Lysimakhos
Antipatridai
Attalidon
Yunani-Baktria
Yunani-India
Raja-raja Bitinia
Raja-raja Pontos
Raja-raja Commagene
Raja-raja Kapadokia
Raja-raja Bosporos Kimmeria
Penguasa Helenistik didahului oleh para Satrap Helenistik di sebagian besar wilayah mereka.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan