Jumat, 25 September 2026
09:29 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum
Aspelta

Aspelta

Aspelta
Raja Kush, Napata
250px-Colossal_statue_of_King_Aspelta_MFA.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Patung kolosal Raja Aspelta dari Jebel Barkal, Museum of Fine Arts, Boston.[1]
PendahuluAnlamani
PenerusAramatle-qo
Meninggalskt. 580 SM
Pemakaman
Nuri (Nu. 8)
AyahSenkamanisken ?
IbuNasalsa
PasanganMediken?, Henuttakhebit
kemungkinan, Weqemale, Arsata dan Artaha
KeturunanAramatle-qo, Ratu Amanitakaye
Nama lengkap
Aspelta
<
iz
p
rw
tA
>
Aspelta
Era: Kerajaan Baru
(1550–1069 BC)
Hieroglif Mesir

Aspelta adalah seorang penguasa Kerajaan Kush (skt. 600 – skt. 580 SM). Lebih banyak yang diketahui tentang dia dan pemerintahannya daripada kebanyakan penguasa Kush. Dia meninggalkan beberapa prasasti yang diukir dengan catatan pemerintahannya.

Aspelta adalah putra Senkamanisken dan Ratu Nasalsa. Aspelta adalah saudara dan pewaris Anlamani. Sang raja diperkirakan memiliki beberapa istri, termasuk Henuttakhebit (dimakamkan di piramida Nuri 28), Weqemale (dimakamkan di piramida Nuri 40), Asata (dimakamkan di piramida Nuri 42), Artaha (dimakamkan di piramida Nuri 58).[2] dia mungkin juga menikahi saudarinya Madiqen.[3]

Pemerintahan

Menurut prasasti yang relevan, Aspelta dipilih sebagai penguasa oleh sebuah komite yang terdiri dari dua puluh empat pemimpin agama dan militer. Dia kemudian berangkat ke utara ke Napata untuk dipilih sebagai raja oleh para dewa dan dinobatkan.

Prasasti lain yang mungkin berasal dari pemerintahan Aspelta menceritakan bagaimana sekelompok imam di hukum mati, kemungkinan sebagai hukuman karena bersekongkol melawan raja.

Pada 592 SM, Kush diserang oleh ekspedisi militer Mesir yang diprakarsai oleh Firaun Psamtik II[4] mungkin karena Aspelta merupakan ancaman bagi otoritas firaun ini atas Mesir Hulu, di selatan dan dekat Kush. Para penyerbu menjarah Napata, dan beberapa sejarawan percaya bahwa karena serangan ini, Aspelta memutuskan untuk memindahkan ibu kota Nubia ke kota Meroë yang lebih aman.

Makam

Makam Aspelta terletak di Nuri dan merupakan struktur pemakaman terbesar kedua di sini.[5] Makamnya digali oleh George Andrew Reisner pada 1916 dan banyak barang ditemukan di dalamnya, yang sebagian besar sekarang berada di Museum of Fine Arts, Boston. Istana yang dibangun olehnya dan saudaranya digali oleh Reisner pada 1920.

Galeria artefak

  • Patung Aspelta, Museum Kerma
    Patung Aspelta, Museum Kerma
  • Faience ankh menunjukkan cartouches dan julukan Aspelta. Penawaran nazar. Dari Meroe, Sudan modern. Museum Arkeologi Mesir Petrie, London
    Faience ankh menunjukkan cartouches dan julukan Aspelta. Penawaran nazar. Dari Meroe, Sudan modern. Museum Arkeologi Mesir Petrie, London
  • Patung dari Jebel Barkal
    Patung dari Jebel Barkal
  • Patung dari Jebel Barkal
    Patung dari Jebel Barkal
  • Cartouche Aspelta
    Cartouche Aspelta
  • Nama Aspelta di patungnya
    Nama Aspelta di patungnya
  • Dinding batu pasir Raja Aspelta mempersembahkan Maat (Kebenaran) kepada dewa berkepala domba Amun ditemani oleh Anukis, Kuil T di Kawa. Museum Ashmolean I9J2.I295.
    Dinding batu pasir Raja Aspelta mempersembahkan Maat (Kebenaran) kepada dewa berkepala domba Amun ditemani oleh Anukis, Kuil T di Kawa. Museum Ashmolean I9J2.I295.[6]
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Aspelta.

Referensi

  1. ↑ "Statue of King Aspelta". collections.mfa.org (dalam bahasa Inggris).
  2. ↑ Porter and Moss, pg 232
  3. ↑ Aidan Dodson & Dyan Hilton: The Complete Royal Families of Ancient Egypt. Thames & Hudson, 2004, pp 236-239 ISBN0-500-05128-3
  4. ↑ The New Encyclopædia Britannica: Micropædia, Vol.8, 15th edition, 2003. p.817
  5. ↑ Aspelta
  6. ↑ Museum notice
Didahului oleh:
Anlamani
Penguasa Kush Diteruskan oleh:
Aramatle-qo
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan