Jumat, 23 Oktober 2026
04:38 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal
Arroz chaufa

Arroz chaufa

Bagikan:
Arroz chaufa
250px-Arroz_Chaufa_%282663617900%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Arroz chaufa dengan daging sapi
Nama lainCocina nikkei
Comida china
Fried rice
SajianHidangan utama
Tempat asalPeru
Hidangan nasional terkaitChifa
Suhu penyajianPanas
Bahan utamaNasi, telur, kecap, bawang rakkyo
Bahan yang umum digunakanCabai
Variasidaging babi, daging sapi, daging ayam, atau udang
250px-Arroz_chaufa_de_trucha_Huari_04102009.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Arroz chaufa dengan ikan forel
250px-Chaufa_salvaje_Selva_17042010.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Arroz chaufa dengan daging rusa, disajikan bersama tambahan pisang goreng

Arroz chaufa,[1] dikenal juga sebagai chaufa,[2] adalah hidangan nasi goreng yang berasal dari Peru. Hidangan ini merupakan bagian dari hidangan Peru-Tionghoa, yang dikenal dengan nama chifa.[3][4]

Arroz chaufa terdiri dari campuran nasi goreng dengan sayuran, biasanya termasuk daun bawang, telur, dan ayam, dimasak dengan cepat pada api besar, biasanya dalam wajan dengan kecap dan minyak.[3][5] Hidangan ini berasal dari Tionghoa karena masuknya imigran Tiongkok ke Peru pada akhir abad ke-19.[6]

Daging yang biasanya digunakan dalam hidangan ini adalah daging babi, sapi, ayam, dan udang. Kecap asin lebih disukai untuk digunakan dalam membuat nasi goreng khas Peru ini. Seseorang yang ahli dalam seni membuat arroz chaufa disebut sebagai chaufero.[7]

Etimologi

Kata "chaufa" berasal dari kata dalam bahasa Mandarin "chaofan" (Aksara Han tradisional: 炒飯, Aksara Han sederhana: 炒饭, Pinyin: chǎofàn, Kanton: Cháau Faahn), secara harfiah berarti "nasi yang digoreng".[4]

Variasi

Variasi arroz chaufa adalah chaufa amazónico, yaitu nasi goreng yang dibuat dengan bahan-bahan dari wilayah Amazon di Peru. Biasanya berisi cecina (daging kering asin) dan maduros (pisang raja manis).

Selain nasi, bahan umum dalam kebanyakan arroz chaufa adalah cebollita china (bawang daun, Allium fistulosum). Resep ini juga dapat disesuaikan dengan biji-bijian lain, seperti quinoa dan gandum.[3] Di beberapa wilayah, nasi diganti dengan quinoa atau gandum mutiara, sementara di wilayah lain, nasi dicampur dengan mi.

Hidangan ini disajikan dengan kecap dan/atau krim berbahan dasar ají.

Selain itu, banyak bahan baku lain yang digunakan dalam hidangan ini, antara lain:

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "DiPerú | Diccionario de peruanismos en línea". diperu.apl.org.pe. Diakses tanggal 2024-07-24.
  2. ↑ "DiPerú | Diccionario de peruanismos en línea". diperu.apl.org.pe. Diakses tanggal 2024-07-24.
  3. 1 2 3 «¿Cómo surge el Arroz chaufa, uno de los platos fusión más populares en Perú?». http://www.peru.travel. 5 de julio de 2021. Consultado el 27 de noviembre de 2021.
  4. 1 2 «Historia del arroz chaufa». Abrecht. Diakses tanggal 27 November 2021. [https://web.archive.org/web/20220517034637/https://abrecht-group.com/2019/09/07/historia-del-arroz-chaufa/ Internet Archive
  5. ↑ Arroz chaufa[pranala dihapus] Peru Recipes
  6. ↑ «Arroz chaufa peruano». Bon Viveur. 11 de junio de 2020. Diakses tanggal 27 November 2021.
  7. ↑ Rodríguez Pastor, Humberto (2008). «Gastronomía chino-cantonesa y el chifa peruano». Gaceta Cultural del Perú (32).
  8. ↑ Acurio, Gastón. (2008). Larousse de la gastronomía peruana : diccionario gatronómico ilustrado (Edisi 1). Lima, Perú: Q.W. Editores. ISBN 978-9972-58-937-9. OCLC 697036587.

Bacaan lanjutan

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Arroz chaufa.
  • Rodríguez Pastor, Humberto (2008). "Gastronomía chino-cantonesa y el chifa peruano" [Chinese-Cantonese Gastronomy and the Peruvian Chifa]. Gaceta Cultural del Perú (dalam bahasa Spanyol). 32.
  • Zapata Acha, Sergio (November 2006). Diccionario de gastronomía peruana tradicional [Dictionary of traditional Peruvian gastronomy] (dalam bahasa Spanyol) (Edisi 1). Lima, Peru: Universidad San Martín de Porres. ISBN 9972-54-155-X.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  • León, Rafo (2007). Lima Bizarra. Antiguía del centro de la capital [Bizarre Lima. Ancient center of the capital] (dalam bahasa Spanyol) (Edisi 2). Lima-Perú: Aguilar. hlm. 134–136. ISBN 978-9972-848-17-9.
  • "Con feria gastronómica promueven consumo de pescado en Cajamarca" [With gastronomic fair promote fish consumption in Cajamarca]. Agencia Andina de Noticias (dalam bahasa Spanyol). November 7, 2008.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  • Miranda, Luis (2008). "Probando la amazonía" [Testing the Amazon]. Gaceta Cultural del Perú (dalam bahasa Spanyol). 32.
  • "Beneficiarias ancashinas de Juntos ganan concurso ¡San Marcos con Mucho Gusto!". Agencia Andina de Noticias (dalam bahasa Spanyol). Desember 23, 2008.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan