Sabtu, 07 November 2026
12:51 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Archosauriformes

Archosauriformes

Bagikan:
Archosauriforms
Rentang waktu: Lopingium akhir–Masa kini, 252–0 jtyl
250px-Archosauriformes.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Baris 1 (Archosauriformes basal): Erythrosuchus africanus, Euparkeria capensis;

Baris 2 (Pseudosuchia): Crocodylus mindorensis, Typothorax coccinarum;
Baris 3 (Avemetatarsalia): Casuarius casuarius, Anhanguera piscator.

Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Reptilia
Klad: Archosauromorpha
Klad: Crocopoda
Klad: Archosauriformes
Gauthier, 1986
Subkelompok
Artikel takson sembarang

Archosauriformes (Yunani untuk "kadal berkuasa", dan Latin untuk "bentuk, wujud") adalah sebuah klad dari reptil diapsida yang mencakup archosauria dari beberapa kerabat tedekatnya. Kelompok ini didefinisikan oleh Jacques Gauthier pada 1994 sebagai sebuah klad yang berakar pada leluhur bersama terakhir dari Proterosuchidae dan Achosauria.[2] Phil Senter pada 2005 mendefinisikannya sebagai sebuah klad paling eksklusif yang mencakup Proterosuchus dan Archosauria.[3] Archosauriformes adalah sebuah cabang dari Archosauromorpha yang berasla dari periode Perem Akhir (Lopingium), sekitar 252 juta tahun lalu dan bertahan hingga masa kini sebagai dua kelompok archosauria yang masih hidup: buaya dan burung.

Anggota kelompok ini memiliki beberapa ciri yang secara historis dianggap berasal dari kelompok Archosauria. Hal ini mencakup gigi bergerigi pada rongga yang dalam, metabolisme tubuh yang lebih aktif, dan fenestra antorbital (lubang di tengkorak yang berada di depan mata). Reptil dengan ciri ini juga dikenal sebagai "Thecodont" pada metode-metode klasifikasi lebih lama. Thecodontia adalah sebuah kelompok parafiletik, dan penggunaannya sebagai sebuah kategori taksonomi sudah ditolak dibawah sistem kladistika modern. Nama Archosauriformes dimaksudkan sebagai sebuah pengganti monofiletik yang sesuai dengan taksonomi modern.

Referensi

  1. ↑ Sookias, R. B.; Sullivan, C.; Liu, J.; Butler, R. J. (2014). "Systematics of putative euparkeriids (Diapsida: Archosauriformes) from the Triassic of China". PeerJ. 2: e658. doi:10.7717/peerj.658. PMC 4250070. PMID 25469319.
  2. ↑ Gauthier J. A. (1994): The diversification of the amniotes. In: D. R. Prothero and R. M. Schoch (ed.) Major Features of Vertebrate Evolution: 129-159. Knoxville, Tennessee: The Paleontological Society.
  3. ↑ Phil Senter (2005). "Phylogenetic taxonomy and the names of the major archosaurian (Reptilia) clades". PaleoBios. 25 (2): 1–7.
Sauropsida
Archosauromorpha
    • lihat dibawah↓
†Sharovipterygidae
†Dinocephalosauridae
†Tanystropheidae
Crocopoda
    • lihat dibawah↓
Sharovipteryx mirabilis Macrocnemus basanii
†Allokotosauria
Azendohsauridae
Trilophosauridae
†Rhynchosauria
Rhynchosauridae
Hyperodapedontinae
Stenaulorhynchinae
†Prolacertidae
Archosauriformes
    • lihat dibawah↓
Shringasaurus indicus

Trilophosaurus buettneri Mesosuchus browni

Prolacerta broomi
†Proterosuchidae
†Protopyknosia
†Erythrosuchidae
†Euparkeriidae
†Proterochampsia
Doswelliidae
Proterochampsidae
Rhadinosuchinae
Crurotarsi
    • lihat dibawah↓
Proterosuchus fergusi

Erythrosuchus africanus Euparkeria capensis

Pseudochampsa ischigualastensis
Mystriosuchinae
Leptosuchomorpha
Mystriosuchini
Archosauria
Pseudosuchia
Avemetatarsalia
Rutiodon carolinensis Smilosuchus adamanensis
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan