Minggu, 04 Oktober 2026
01:05 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Proterosuchus

Proterosuchus

genus reptilia

Bagikan:
Proterosuchus
Rentang waktu: Trias Awal, 252–250 jtyl
250px-Proterosuchus_fergusi_43.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tengkorak P. fergusi
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Reptilia
Klad: Archosauromorpha
Klad: Archosauriformes
Famili: †Proterosuchidae
Genus: †Proterosuchus
Broom, 1903
Spesies tipe
†Proterosuchus fergusi
Broom, 1903
Spesies
  • †Proterosuchus alexanderi (Haughton, 1965)
  • †Proterosuchus fergusi Broom, 1903
  • †Proterosuchus goweri Ezcurra & Butler, 2015
Sinonim
  • Chasmatosaurus Haughton, 1924
  • Elaphrosuchus Broom, 1946
Artikel takson sembarang

Proterosuchus merupakan salah satu genus reptil Archosauriformes punah yang hidup selama periode Trias Awal. Sisa fosil ditemukan di Afrika Selatan dan China . Marga Chasmatosaurus telah ditetapkan ulang sebagai marga Proterosuchus, semua spesies Chasmatosaurus, termasuk C. aleandri, C. vanhoepeni, dan C. yuani, telah dipindahkan ke dalam marga Proterosuchus . Marga Elaphrosuchus juga telah disinonimkan dengan Proterosuchus .

Deskripsi

250px-Proterosuchus_BW.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Rekonstruksi P. fergusi

Proterosuchus tampak mirip seperti buaya primitif, dan memiliki banyak ciri-ciri yang mirip dengan buaya modern seperti rahang panjang, otot leher yang kuat, kaki pendek dan ekor yang panjang, namun tetap memiliki beberapa ciri unik yang khas dimiliki oleh Proterosuchidae antara lain mulut yang berbentuk seperti pengait dan barisan panjang gigi yang berbentuk seperti sebuah kerucut sederhana.[1] Rahang seperti ini kemungkinan merupakan sebuah bentuk adaptasi untuk menangkap dan mencengkram mangsa seperti Lystrosaurus

Paleobiologi

Ekologi

Proterosuchus, seperti kebanyakan buaya modern, merupakan predator penyergap. Hewan ini menunggu mangsanya dari dalam air lalu menyergapnya ketika mangsanya mendekat untuk minum. Hewan ini memiliki ekor kuat dan panjang yang dapat digunakan untuk berenang di dalam air. Selain berenang di dalam air, hewan ini dapat pergi ke daratan, berjalan dengan postur tubuh semi-tegak menggunakan kaki kekarnya. Kemampuan bergerak di air maupun di darat merupakan sebuah keuntungan besar bagi reptil. Kemampuan bergerak di dua habitat yang berbeda ini memungkinkan regulasi suhu tubuh yang lebih efisien. Proterosuchus akan menaikkan suhu tubuhnya dengan berjemur di terik matahari dan akan kembali ke air apabila suhu tubuh telah dirasa cukup hangat.

Makanan

250px-Proterosuchus_fergusi_skull.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Rekonstruksi tengkorak P. fergusi

Mangsa utama Proterosuchus adalah hewan darat seperti Lystrosaurus. Karakter morfologi tengkorak mengindikasikan bahwa hewan ini cenderung lebih adaptif untuk memangsa hewan darat daripada memangsa ikan maupun hewan air lainnya. Hal ini dapat dilihat dari letak foramen orbital yang cenderung berada lebih ke dorsal. Mata yang terletak ke arah dorsal memungkinkan Proterosuchus dengan leluasa melihat dari bawah ke permukaan air ke atas. Proterosuchus akan melompat keluar dari dalam air dan menangkap mangsa yang mendekat ke arah badan air.

Pola aktivitas harian

Perbandingan antara cincin scleral Proterosuchus, burung-burung modern dan reptil menunjukkan bahwa Proterosuchus mungkin merupakan hewan cathemeral, aktif sepanjang hari selama interval pendek. Hal ini mendukung gagasan yang menyatakan bahwa archosaurus awal beradaptasi dengan cahaya redup. Namun, karena Proterosuchus mungkin merupakan hewan di daerah kutub, Proterosuchus hidup di bawah kondisi pencahayaan yang berbeda dari spesies archosaurus lainnya dan mungkin tidak mewarisi adaptasi yang sama seperti dengan archosaurus lainnya.[2]

250px-Chasmatosaurus_BW.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
P. yuani

Spesimen tipe Proterosuchus adalah P. fergusi, dinamai oleh Robert Broom pada tahun 1903 dari Tarkastad, Eastern Cape di Afrika Selatan.[3] P. fergusi telah ditemukan di Zona kumpulan fosil Lystrosaurus di Grup Beaufort, Karoo . Beberapa spesies proterosuchida lain yang telah ditemukan di Karoo, meliputi Chasmatosaurus vanhoepeni pada tahun 1924,[4] Elaphrosuchus rubidgei pada tahun 1946,[5] dan Chasmatosaurus alexandri pada tahun 1965.[6] Spesies ini dapat dibedakan satu sama lain berdasarkan ukuran. Karakteristik ini dianggap merepresentasikan tahapan umur yang berbeda dalam pertumbuhan satu spesies.[7]

Spesies Chasmatosaurus, C. yuani, dideskripsikan dari Xinjiang, Cina pada tahun 1936. Spesimen ditemukan di Grup Cangfanggou dekat Jimsar, timur laut Ürümqi .[8] Jenis ini ditetapkan ulang sebagai spesies Proterosuchus pada tahun 1970.

Chasmatosaurus ultimus Young, 1964 [9] sebelumnya dianggap sebagai spesies Proterosuchus, tetapi baru-baru ini ditetapkan ulang sebagai takson non-proterosuchid .[10]

Klasifikasi

Proterosuchus merupakan salah satu contoh Archosauria awal, kelompok yang juga meliputi buaya, pterosaurus, dinosaurus, dan burung . Marga ini dahulu diyakini sebagai nenek moyang buaya, tetapi pada saat ini lebih dikenal sebagai takson yang jauh lebih basal.

Referensi

  1. ↑ Smith, Roger. "# Proterosuchus fergusi". Biodiversity Explorer. Diarsipkan dari asli tanggal 2017-08-16. Diakses tanggal 4 November 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Schmitz, L.; Motani, R. (2011). "Nocturnality in Dinosaurs Inferred from Scleral Ring and Orbit Morphology". Science. 332 (6030): 705–8. doi:10.1126/science.1200043. PMID 21493820.
  3. ↑ Broom, R. (1903). "On a new reptile (Proterosuchus fergusi) from the Karroo beds of Tarkastad, South Africa". Annals of the South African Museum. 4: 159–164.
  4. ↑ Haughton, S.H. (1924). "On a new type of thecodont from the Middle Beaufort Beds". Annals of the Transvaal Museum. 11: 93–97.
  5. ↑ Broom, R. (1946). "A new primitive proterosuchid reptile". Annals of the Transvaal Museum. 20: 343–346.
  6. ↑ Hoffmann, A.C. (1965). "On the discovery of a new thecodont from the Middle Beaufort Beds". Researches of the National Museum, Bloemfontein. 2: 33–40.
  7. ↑ Welman, J. (1998). "The taxonomy of the South African proterosuchids (Reptilia, Archosauromorpha)". Journal of Vertebrate Paleontology. 18 (2): 340–347. doi:10.1080/02724634.1998.10011062.
  8. ↑ Lucas, S.G. (1993). "Vertebrate biochronology of the Triassic of China" (PDF). Dalam Lucas, S.G. and Morales, M. (eds.) (ed.). The Nonmarine Triassic. New Mexico Museum of Natural History & Science Bulletin. hlm. 301–306.{{cite book}}: |editor-last= memiliki nama generikPemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penyunting (link)[pranala nonaktif permanen]
  9. ↑ Young, C-C., 1964, The pseudosuchians in China: Palaeontologia Sincia, v. 151, new series C., n. 19, p. 1-205.
  10. ↑ Liu, J., Butler, R. J., Sullivan, C. & Ezcurra, M. D. ‘Chasmatosaurus ultimus,’ a putative proterosuchid archosauriform from the Middle Triassic, is an indeterminate crown archosaur. Journal of Vertebrate Paleontology.
  • Haines, Tim, and Paul Chambers. The Complete Guide to Prehistoric Life. Pg. 58. Canada: Firefly Books Ltd., 2006
Sauropsida
Archosauromorpha
    • lihat dibawah↓
†Sharovipterygidae
†Dinocephalosauridae
†Tanystropheidae
Crocopoda
    • lihat dibawah↓
Sharovipteryx mirabilis Macrocnemus basanii
†Allokotosauria
Azendohsauridae
Trilophosauridae
†Rhynchosauria
Rhynchosauridae
Hyperodapedontinae
Stenaulorhynchinae
†Prolacertidae
Archosauriformes
    • lihat dibawah↓
Shringasaurus indicus

Trilophosaurus buettneri Mesosuchus browni

Prolacerta broomi
†Proterosuchidae
†Protopyknosia
†Erythrosuchidae
†Euparkeriidae
†Proterochampsia
Doswelliidae
Proterochampsidae
Rhadinosuchinae
Crurotarsi
    • lihat dibawah↓
Proterosuchus fergusi

Erythrosuchus africanus Euparkeria capensis

Pseudochampsa ischigualastensis
Mystriosuchinae
Leptosuchomorpha
Mystriosuchini
Archosauria
Pseudosuchia
Avemetatarsalia
Rutiodon carolinensis Smilosuchus adamanensis
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan