Minggu, 20 September 2026
16:25 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Archaeoceti

Archaeoceti

Archaeoceti
Rentang waktu: Eocene–Oligocene
250px-Cynthiacetus_and_Ambulocetus.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Rangka Cynthiacetus dan Ambulocetus
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Artiodactyla
Infraordo: Cetacea
Kelompok informal: Archaeoceti
Flower 1883
Families and clades

Lihat teks

Artikel takson sembarang

Archaeoceti ("Paus purba"), atau Zeuglodontes dalam literatur lainnya, adalah sebuah grup paraphyletic dari cetaceans primitif yang hidup dari Eosen Awal sampai akhir Oligosen (55 sampai 23 juta tahun lalu).[1] Mewakili dari awal radiasi cetacea,dari mereka terdapat awal tahap amphibious dalam cetacean evolution dan awal dari cetacean modern, yaitu Mysticeti dan Odontoceti.[2] Awal diversifikasi ini terjadi di perairan dangkal yang memisahkan India dan Asia 53 to 45 mya, menghasilkan 30 spesies beradaptasi secara penuh ke dalam lingkungan laut; meskipun ekolokasi dan filter-feeding berevolusi ketika radiasi kedua pada 36 to 35 mya.[3]

Semua paus purba berasal dari Ypresium (56–47.8 mya) dan banyak pula dari mereka yang Lutetium (47.8–41.3 mya) adalah yang ekslusif diketahui dari Indo-Pakistan, tetapi genera dari Bartonium (41.3–38.0 mya) dan Priabonium (38.0–33.9 mya) diketahui dari seluruh bumi, termasuk Amerika Utara, Mesir, Selandia Baru, dan Eropa. meskipun di sini tidak ada konsensus mengenai mode dari cara bergerak cetacean ketika masa Lutetian akhir, mereka were sangat tidak mirip t sebagai adaptasi yang baik ke laut terbuka sebagai cetacea hidup. merekapun hidup di sepanjang pesisir pantai Amerika Utara: dan di sekitar Afrika dan di atas Amerika Selatan, atau, salah satunya di laut Tethys (antara Eurasia dan Afrika) dan dis sekitar pessisir Eropa, Greenland, dan Amerika utara.[4]

Catatan

  1. "Archaeoceti".
  2. Thewissen 2002, pp. 36–8
  3. Fordyce 2002, p. 216
  4. Geisler, Sanders & Luo 2005, Biogeography, pp. 50–2
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan