Minggu, 08 November 2026
20:55 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Archaeoceti

Archaeoceti

Bagikan:
Archaeoceti
Rentang waktu: Eocene–Oligocene
250px-Cynthiacetus_and_Ambulocetus.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Rangka Cynthiacetus dan Ambulocetus
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Artiodactyla
Infraordo: Cetacea
Kelompok informal: †Archaeoceti
Flower 1883 harvnb error: tanpa target: CITEREFFlower1883 (bantuan)
Families and clades

Lihat teks

Artikel takson sembarang

Archaeoceti ("Paus purba"), atau Zeuglodontes dalam literatur lainnya, adalah sebuah grup paraphyletic dari cetaceans primitif yang hidup dari Eosen Awal sampai akhir Oligosen (55 sampai 23 juta tahun lalu).[1] Mewakili dari awal radiasi cetacea,dari mereka terdapat awal tahap amphibious dalam cetacean evolution dan awal dari cetacean modern, yaitu Mysticeti dan Odontoceti.[2] Awal diversifikasi ini terjadi di perairan dangkal yang memisahkan India dan Asia 53 to 45 mya, menghasilkan 30 spesies beradaptasi secara penuh ke dalam lingkungan laut; meskipun ekolokasi dan filter-feeding berevolusi ketika radiasi kedua pada 36 to 35 mya.[3]

Semua paus purba berasal dari Ypresium (56–47.8 mya) dan banyak pula dari mereka yang Lutetium (47.8–41.3 mya) adalah yang ekslusif diketahui dari Indo-Pakistan, tetapi genera dari Bartonium (41.3–38.0 mya) dan Priabonium (38.0–33.9 mya) diketahui dari seluruh bumi, termasuk Amerika Utara, Mesir, Selandia Baru, dan Eropa. meskipun di sini tidak ada konsensus mengenai mode dari cara bergerak cetacean ketika masa Lutetian akhir, mereka were sangat tidak mirip t sebagai adaptasi yang baik ke laut terbuka sebagai cetacea hidup. merekapun hidup di sepanjang pesisir pantai Amerika Utara: dan di sekitar Afrika dan di atas Amerika Selatan, atau, salah satunya di laut Tethys (antara Eurasia dan Afrika) dan dis sekitar pessisir Eropa, Greenland, dan Amerika utara.[4]

Catatan

  1. ↑ "Archaeoceti".
  2. ↑ Thewissen 2002, pp. 36–8
  3. ↑ Fordyce 2002, p. 216
  4. ↑ Geisler, Sanders & Luo 2005, Biogeography, pp. 50–2
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan