Senin, 21 September 2026
02:49 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Angin baratan

Angin baratan

Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. Silakan mengembangkan artikel ini dengan menambahkan pranala yang relevan ke konteks pada teks eksisting. (April 2025) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
330px-Map_prevailing_winds_on_earth.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Angin baratan (panah biru) dan angin pasat (panah kuning dan coklat)

Angin baratan atau Angin antipasat[1] merupakan angin umum yang bergerak dari arah barat ke arah timur di daerah lintang sedang, yakni antara lintang 30° dan 60° selatan dan lintang 30° dan 60° utara. Angin ini secara tetap bertiup dari wilayah sabuk tekanan tinggi subtropis menuju daerah kutub.[2][3]

Referensi

  1. "Kamus Klimatologi Departemen Pendidikan" (PDF). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Diakses tanggal 5 Mei 2021.>
  2. Robert Fitzroy (1863). The weather book: a manual of practical meteorology. Longman, Green, Longman, Roberts, & Green. hlm. 63.
  3. "Westerlies". Glossary of Meteorology. American Meteorological Society. 2005. Diarsipkan dari asli tanggal 2010-06-22. Diakses tanggal 2018-01-22.


Ikon rintisan

Artikel bertopik meteorologi dan klimatologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan