Senin, 21 September 2026
05:06 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Angel Pol

Angel Pol adalah sebuah film komedi musikal Indonesia tahun 2025 yang disutradarai oleh Hanny Saputra. Film tersebut menampilkan Michelle Ziudith, Ananda George, Fajar Nugra, Dayu Wijanto, Bhisma Mulia, Siti Fauziah, Jolene Marie, Yono Bakrie dan Toni Belok Kiri. Film tersebut dirilis pada 19 Juni 2025.[1]

Sinopsis

Jati (diperankan oleh Bhisma Mulia), seorang mahasiswa seni rupa di Yogyakarta, dikenal idealis dan vokal terhadap ketidakadilan. Ia terpaksa kehilangan beasiswanya karena menentang praktik birokrasi kampus yang korup. Sementara itu, di tempat berbeda, Lastri (diperankan oleh Michelle Ziudith), seorang gadis desa, datang ke kota dengan harapan besar untuk mengubah nasib, tetapi justru menjadi korban penipuan calo kerja. Lastri kehilangan tempat tinggal dan masa depannya terasa runtuh dalam sekejap.

Takdir mempertemukan keduanya dalam situasi hidup yang serba sulit. Di tengah keterpurukan, mereka memilih untuk tidak menyerah. Berbekal bakat, keberanian, dan sedikit nekat, Jati dan Lastri membentuk sebuah grup orkes dangdut koplo jalanan. Mereka tampil dari satu kampung ke kampung lain, menghibur masyarakat kecil yang hidupnya tak jauh beda dari mereka. Dari panggung sederhana itulah, keduanya menemukan makna baru tentang seni, solidaritas, dan perjuangan.

Namun, seiring grup mereka mulai dikenal dan sukses, tantangan pun muncul. Popularitas mendadak menghadirkan godaan dan jarak, baik secara emosional maupun idealis. Jati mulai meragukan arah perjuangannya, sementara Lastri dihadapkan pada pilihan antara melanjutkan karier di dunia hiburan atau tetap setia pada akar perjuangan mereka.

Pemeran

Referensi

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik film Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan