Senin, 21 September 2026
16:36 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya

Amka

Amka merupakan nama seorang pejabat senior Mesir kuno yang bertugas di bawah firaun-firaun Djer, Djet dan Den selama Dinasti pertama Mesir.[1] Ia adalah pejabat pertama Mesir awal yang kariernya dapat dilacak hampir berkelanjutan.

Amka bertugas selama tiga pemerintahan di Dinasti Pertama; namanya muncul di cetakan segel dari pemakaman firaun-firaun Djer, Djet, Den dan Ratu Merneith di pemakaman kerajaan Abydos.[2] Kariernya dimulai pada tahun-tahun terakhir masa pemerintahan Raja Djer, berlanjut sampai masa pemerintahan Djet dan berakhir pada tahun-tahun pertama pemerintahan Raja Den, saat Merneith menjadi pemangku takhta. Di bawah Djer ia telah terlibat di dalam administrasi domain "Hor-sekhenti-dju" dan bergelar "nebi" dan "heri-nehenu".[2]

Ia memeprtahankan gelar terakhir di bawah Djet. Di bawah Merneith dan Den, ia tampaknya telah mencapai puncak kariernya, mencapai pangkat imam kuil mayat (sekhenu-akh). Posisi terakhirnya adalah sebagai administrator distrik (adj-mer) Wangsa Calf (hut-ihut), sebuah distrik di Delta Nil barat, mungkin di dekat Kom el-Hisn. Ia tampaknya telah pindah dari administrasi yayasan kerajaan ke pemerintahan daerah.[2]

Referensi

  1. Faulkner, Raymond Oliver (Desember 1962). A concise dictionary of Middle Egyptian. Griffith Institute. hlm. 51. Diakses tanggal 20 Desember 2012.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 3 Wilkinson, Toby A. H. (1999). Early Dynastic Egypt: Strategies, Society and Security. Routledge. hlm. 124. ISBN 978-0-415-26011-4.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan