Kamis, 24 September 2026
19:11 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum

Khenthap

Aa1
n
t
A53V28Aa5
p
B1
Khenthap
Era: Kerajaan Baru
(1550–1069 BC)
Hieroglif Mesir

Khenthap (juga ditulis Khenet-Hapi) diduga merupakan seorang ratu Mesir Kuno. Ia konon hidup pada masa Dinasti ke-1. Tokoh sejarahnya sangat tidak jelas, karena tidak ada sumber kontemporer untuk namanya. Ia muncul hanya sekali di dalam Epigrafi jauh kemudian.

Bukti

Ahli sejarah Mesir dan sejarawan masih memperdebatkan siapa Khenthap sebagai tokoh sejarah. Rekaman segel arkeologi yang dicatat dari pemakaman dinasti pertama di Abydos tidak pernah menyinggungnya. Ia hanya muncul di dalam Prasasti Palermo,[1] sebuah prasasti yang terbuat dari Sekis hitam yang mencantumkan raja-raja dari Narmer (dinasti ke-1) sampai raja Neferirkare (Dinasti ke-6). Selain itu, batu tersebut mencantumkan ibunda dari masing-masing raja.[2] Prasasti tersebut mengeja nama Khenthap, tetapi tidak mencatat gelar-gelarnya (kecuali untuk "ibunda").[3]

Biografi

Prasasti di fragmen Kairo menggambarkan Khenthap sebagai ibunda Raja Djer.[4] Joyce Tyldesley mengira Khenthap adalah istri Raja Hor-Aha dan bahwa cucunya adalah Raja Djet, karena Djet dianggap putra Raja Djer (putra).[5] Silke Roth malah berpikir bahwa Khenthap adalah istri Raja Teti I, raja yang disebutkan di dalam Prasasti Saqqara dan di Kanon Kerajaan Torino. Pada akhirnya, ia digambarkan sebagai penguasa yang memegang takhta Mesir hanya selama 1 tahun dan 45 hari.[1]

Nama Khenthap berarti "musisi (dewa) Apis", yang mungkin menunjuk pada peran religius dan kultis untuk wanita ini selama masa hidupnya. Namanya terhubung dengan dewa dan mungkin menautkan dengan gelar raja "banteng ibundanya".[1]

Referensi

  1. 1 2 3 Silke Roth: Die Königsmütter des Alten Ägypten: von der Frühzeit bis zum Ende der 12. Dynastie. Harrassowitz, Wiesbaden 2001, ISBN3-447-04368-7, p. 16–18.
  2. Toby Wilkinson: Royal annals of ancient Egypt: the Palermo stone and its associated fragments. Kegan Paul International, London 2000, ISBN0-7103-0667-9, p. 105.
  3. Wolfram Grajetski: Ancient Egyptian Queens: a hieroglyphic dictionary. Golden House Publications, London 2005, ISBN0-9547218-9-6, p. 2.
  4. Aidan Dodson & Dyan Hilton: The Complete Royal Families of Ancient Egypt. Thames & Hudson, London 2004, ISBN0-500-28857-7, p. 48.
  5. Joyce A. Tyldesley: Chronicle of the Queens of Egypt. Thames & Hudson, London 2006, ISBN0-500-05145-3, p. 29.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan