Senin, 28 September 2026
03:19 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda

Amasia (benua)

Superbenua masa depan, terbentuk 50-200 juta tahun kemudian

60px-Question_book-new.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Amasia" benua – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR

Amasia adalah superbenua pada masa depan yang terbentuk akibat penyatuan antara Amerika Utara dan Asia. Amasia adalah benua hipotetis (kemungkinan) sehingga belum ditentukan apakah superbenua ini benar-benar terbentuk atau tidak. Amasia diperkirakan akan terbentuk sekitar 50–200 juta tahun dari sekarang (masa depan). Amasia merupakan gabungan antara Asia, Afrika, dan Amerika.[1]

Pembentukan (skenario alternatif)

Dalam prediksi, ini berawal dari Subduksi Pasifik di bawah Amerika Utara dan Eurasia yang jika terjadi secara terus menerus akan menutup (melenyapkan) Samudra Pasifik. Prediksi ini dibenarkan dengan Punggung Tengah Samudera Atlantik yang mendorong Lempeng Amerika Utara (beserta benuanya) terdorong hingga berbalik arah dari Samudra Atlantik ke Samudra Pasifik. Kejadian ini akan mengakibatkan meluasnya Samudra Atlantik.

Proses penutupan Samudra Pasifik sendiri akan dimulai dengan mendekatinya Amerika Utara menuju Asia melintasi Samudra tersebut, juga meluasnya Samudra Atlantik hingga lebih besar dari Samudra Pasifik sendiri dalam perkiraan. Dengan mendekatinya benua Amerika Utara ke benua Asia, akan menyebabkan kedua benua menyatu dan membentuk Superbenua yang dikenal dengan Amasia.

Referensi

  1. ↑ "Kapan, di mana, dan bagaimana superbenua Amasia akan terbentuk?". BBC News Indonesia. Diakses tanggal 2023-12-06.

Lihat juga

Ikon rintisan

Artikel bertopik geologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan