Sabtu, 07 November 2026
05:19 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis

Algofobia

Bagikan:

Algofobia adalah rasa takut yang berlebihan dan tidak rasional terhadap rasa sakit atau nyeri. Seseorang dengan algofobia dapat merasakan nyeri yang teramat sangat, walaupun untuk ukuran manusia normal tekanan yang ditimbulkan tidak membuat nyeri. Dengan serta merta, pasien dengan fobia terhadap nyeri akan merasa pusing, mual, muntah, gemetar, jantung berdebar atau berkeringat dingin, ketika dia merasa akan disakiti. Dipercaya bahwa hal ini terjadi karena pasien terlalu berlebihan dalam memprediksi rasa nyeri/bahaya yang akan didapat dari suatu perlakuan, sehingga mengakibatkan timbul banyangan akan nyeri yang amat sangat disertai ketakutan. Namun, penyebabnya bisa pula karena faktor lingkungan, suatu kejadian pada masa lalu, dan kondisi psikologis lain yang menyertai. Pada orang algofobia, ia akan mengalami nyeri psikologis dari fobia tersebut, dan hal ini memperparah rasa nyeri dan fobia terhadap nyeri pun akan semakin besar. Fenomena ini disebut juga dengan istilah cycling-phobia. Fobia terhadap nyeri bisa mengganggu kehidupan sehari-hari, karena bahkan ada orang yang takut akan nyeri hanya dari mengangkat suatu benda ataupun bermain-main dengan anak-anak. Terapi yang dapat diberikan pada penderita algofobia dapat berupa konseling, hipnosis, ataupun pemberian obat penenang.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Baca Selengkapnya di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan