Jumat, 09 Oktober 2026
01:23 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Al-Mustanshir

Al-Mustanshir

Bagikan:
Al-Mānsūr al-Mustanṣir bi-llah
المنصور المستنصر بالله
Khalīfah
Amirul Mukminin
250px-Dirham_of_Al-Mustansir%2C_AH_623-640.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dirham di masa pemerintahan al-Mustanshir
Khalifah ke-36 Kekhalifahan Abbasiyah
Khalifah Abbasiyah di Bagdad
Berkuasa10 Juli 1226 – 5 Desember 1242
Pendahuluazh-Zhahir
Penerusal-Musta'shim
Lahir17 Februari 1192[1]
Baghdad, Kekhalifahan Abbasiyah, (sekarang Irak)
Meninggal5 Desember 1242 (umur 50)
Bagdad, Kekhalifahan Abbasiyah
Pemakaman
Bagdad
Ayahaz-Zāhīr
IbuZahra
IstriShahan
Hajir[2]
KeturunanAl-Musta'shim
Nama lengkap
Abu Ja`far al-Mansūr al-Mustansir bi-llah bin az-Zâhir
DinastiAbbasiyah
AgamaIslam Sunni

Al-Mustanshir Bi'llah (nama lengkap: Abū Jā`far al-Mānsūr al-Mustanṣir bi'Llah bin az-Zâhir[a] nama keluarga al-Mustanshir),[b] (17 Februari 1192 – 2 Desember 1242) adalah Khalifah Dinasti Abbasiyah dari tahun 1226 hingga 1242. Ia menggantikan Khalifah azh-Zhahir pada tahun 1226 dan merupakan khalifah kedua terakhir yang memerintah dari Bagdad.

Biografi

Al-Mushtansir lahir di Bagdad pada tahun 1192. Ia adalah putra Abu Nasr Muhammad (kelak khalifah Azh-Zhahir). Ibunya adalah seorang Umm walad Turki.[3][4] bernama Zahra. Nama lengkapnya adalah Mansur bin Muhammad al-Zahir dan Kunya-nya adalah Abu Ja'far. Pada saat kelahirannya, ayahnya adalah seorang pangeran. Ketika ayahnya naik takhta pada tahun 1225, ayahnya menurunkan pajak Irak dan membangun pasukan yang kuat untuk melawan invasi. Ia meninggal pada tanggal 10 Juli 1226, sembilan bulan setelah ia naik takhta.

Setelah ayahnya meninggal pada tahun 1226, ia menggantikan ayahnya azh-Zhahir sebagai khalifah Abbasiyah yang ketiga puluh enam di Bagdad. Al-Mustanshir khususnya dikenal karena mendirikan Madrasah Mustanshiriyah (saat ini menjadi bagian dari Universitas Al-Mustanshiriyah) pada tahun 1227/32/34. Madrasah tersebut, pada saat itu, mengajarkan banyak mata pelajaran termasuk kedokteran, matematika, sastra, tata bahasa, dan studi agama Islam, sehingga menjadi pusat studi Islam terkemuka dan berperingkat tinggi di Bagdad.[5]

250px-%D8%A7%D9%84%D9%85%D8%AF%D8%B1%D8%B3%D8%A9_%D8%A7%D9%84%D9%85%D8%B3%D8%AA%D9%86%D8%B5%D8%B1%D9%8A%D8%A9_%D9%81%D9%8A_%D8%A8%D8%BA%D8%AF%D8%A7%D8%AF_%283%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Halaman Sekolah Tinggi Kedokteran Mustanshiriyah

Madrasah pada masa pemerintahan Abbasiyah digunakan sebagai instrumen utama untuk mendorong penyebaran pemikiran Islam serta sebagai sarana untuk menyebarkan cita-cita saleh sang pendiri.[6]

Penguasa Arbil, Muzaffar ad-Din Gökböri tidak mempunyai pewaris laki-laki, sehingga Gökböri mewariskan Arbil kepada khalifah Abbasiyah al-Mustanshir.[7] Setelah kematian Gökböri pada tahun 1233, kota Arbil berada di bawah kendali Abbasiyah.

Al-Mushtansir meninggal pada tanggal 5 Desember 1242.[8] Putranya Al-Musta'sim menggantikannya sebagai Khalifah ketiga puluh tujuh dan terakhir dari Kekhalifahan Abbasiyah.

Keluarga

Salah satu selir Al-Mustanshir adalah Shahan. Dia adalah seorang Yunani, dan sebelumnya adalah seorang budak Khata Khatun, putri komandan Sunqur an-Nasiri yang Jangkung dan istri komandan Jamal al-Din Baklak an-Nasiri. Setelah Al-Mustanshir naik takhta, Khata memberikan Shahan kepadanya sebagai hadiah, sebagai bagian dari sekelompok budak. Shahan sendiri di antara mereka menjadi selir dan kesayangannya.[9] Selirnya yang lain adalah Hajir. Dia adalah ibu dari calon Khalifah Al-Musta'shim.[3]

Genealogi

Abbas
pendiri Bani Abbasiyah
Ibnu Abbas
Ali
Muhammad
Ibrahim1. AS-SAFFAH
(k. 750-754)
2. AL-MANSUR
(k. 754-775
Musa
3. AL-MAHDI
(k. 775-785)
5. AR-RASYID
(k. 786-809)
4. AL-HADI
(k. 785-786
Ibrahim al-Mubarak
6. AL-AMIN
(k. 809-813)
7. AL-MA'MUN
(k. 813-833)
8. AL-MU'TASHIM
(k. 833-842
al-Qasimal-Mu'taman
9. AL-WATSIQ
(k. 842-847)
10. AL-MUTAWAKKIL
(k. 847-861)
12. AL-MUSTA'IN
(k. 862-866)
14. AL-MUHTADI
(k. 869-870)
13. AL-MU'TAZZ
(k. 866-869)
11. AL-MUNTASHIR
(k. 861-862)
al-Muwaffaq15. AL-MU'TAMID
(k. 870-892)
16. AL-MU'TADHID
(k. 892-902)
17. AL-MUKTAFI
(k. 902-908)
18. AL-MUQTADIR
(k. 908-935)
19. AL-QAHIR
(k. 932-934)
22. AL-MUSTAKFI
(k. 944-946)
20. AR-RADHI
(k. 934-940)
Ishaq21. AL-MUTTAQI
(k. 940-944)
23. AL-MUTHI'
(k. 946-974)
25. AL-QADIR
(k. 991-1031)
24. ATH-THA'I
(k. 974-991)
26. AL-QA'IM
(k. 1031-1075)
27. AL-MUQTADI
(k. 1075-1094)
28. AL-MUSTAZHIR
(k. 1094-1118)
29. AL-MUSTARSYID
(k. 1118-1135)
30. AL-MUQTAFI
(k. 1136-1160)
30. AR-RASYID
(k. 1135-1136)
32. AL-MUSTANJID
(k. 1160-1170)
33. AL-MUSTADHI'
(k. 1170-1180)
34. AN-NASHIR
(k. 1180-1225)
35. AZH-ZHAHIR
(k. 1225-1226)
1. AL-MUSTANSHIR II
Berkuasa di Kairo
36. AL-MUSTANSHIR
(k. 1226-1242)
37. AL-MUSTA'SHIM
(k. 1242-1258)


Catatan:[10]

  • k. merupakan tahun kekuasaan
  • Angka, merupakan nomor urut seseorang menjadi khalifah.
  • Nama dengan huruf kapital merupakan khalifah yang berkuasa.

Lihat pula

  • Perang Salib Keenam (1228–1229), ekspedisi militer untuk merebut kembali kota Yerusalem dari umat Islam.

Catatan

  1. ↑ Bahasa Arab : Abū Jʿāfar al-Mustanṣir bi-llāh al-Manṣūr bīn Muḥammad aẓ-ẓāhir,
    أبو جعفر المسنتصر بالله المنصور بن محمد الظاهر
  2. ↑ Bahasa Arab l: Al-Mustanṣir, المسنتصر بالله

Referensi

  1. ↑ Ibn Kathir: Albidayah Wa-Nahaya, V. XIII. p. 147
  2. ↑ Al-Hawadith al-Jami'a . Ibn al-Fuwaṭi
  3. 1 2 Rizvi, Sayyid Saeed Akhtar; Shou, Salman (2005). Utumwa: Mtazamo wa Kiislamu na wa Nchi za Magharibi. Al-Itrah Foundation. hlm. 64. ISBN 978-9987-9022-4-8.
  4. ↑ Hasan, M. (1998). History of Islam: Classical period, 571-1258 C.E. Islamic Publications. hlm. 304.
  5. ↑ Hillenbrand, Robert (1994). Islamic architecture : form, function, and meaning (Edisi Casebound). New York: Columbia University Press. ISBN 0231101325. OCLC 30319450.
  6. ↑ Bloom, Jonathan M. (1997). Islamic arts. Blair, Sheila. London: Phaidon Press. ISBN 9780714831763. OCLC 37265778.
  7. ↑ Morray, p. 85
  8. ↑ 10 Jumada ath-thani 640 A.H.
  9. ↑ al-Sāʿī, Ibn; Toorawa, Shawkat M.; Bray, Julia (2017). كتاب جهات الأئمة الخلفاء من الحرائر والإماء المسمى نساء الخلفاء: Women and the Court of Baghdad. Library of Arabic Literature. NYU Press. hlm. 71. ISBN 978-1-4798-6679-3.
  10. ↑ Imam As-Suyuthi (2006). Tarikh Khulafa' [Sejarah Para Penguasa Islam]. Jakarta: Al-Kautsar. ISBN 979-592-175-4.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Sumber

  • Teks ini diadaptasi dari domain publik karya William Muir, The Caliphate: Its Rise, Decline, and Fall.
  • Hasan, M. (1998). History of Islam: Classical period, 571-1258 C.E. History of Islam. Islamic Publications. p. 304
  • Al-Maqrizi, Al Selouk Leme'refatt Dewall al-Melouk, Dar al-kotob, 1997.
  • Morray D.W. (1994) An Ayyubid Notable and His World: Ibn Al-ʻAdīm and Aleppo as Portrayed in His Biographical Dictionary of People Associated with the City, Brill. Leiden. ISBN9004099565
  • Al-Sāʿī, Ibn; Toorawa, Shawkat M.; Bray, Julia (2017). كتاب جهات الأئمة الخلفاء من الحرائر والإماء المسمى نساء الخلفاء: Women and the Court of Baghdad. Library of Arabic Literature.
Al-Mustanshir
Cabang kadet Bani Hasyim
Lahir: 17 Februari 1192 Meninggal: 5 Desember 1242
Jabatan Islam Sunni
Didahului oleh:
azh-Zhahir
Khalifah Islam
Khalifah Abbasiyah

10 Juli 1226 – 5 Desember 1242
Diteruskan oleh:
Al-Musta'shim
Pendiri
Khalifah di Bagdad
Khalifah di Kairo
Wilayah penting
Tokoh lainnya
pro-Abbasiyah: Ibrahim al-Imam - anti-Abbasiyah: Bani Umayyah · Hulagu Khan · Bani Fathimiyah
Lain-lain
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan