Kamis, 05 November 2026
01:48 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Adiabene

Adiabene

Bagikan:
Adiabene
15–116
Adiabene sebagai vasal Kerajaan Armenian
Adiabene sebagai vasal Kerajaan Armenian
StatusVasal Kerajaan Armenia, Kekaisaran Parthia, Kekaisaran Sasaniyah
Ibu kotaArbela
Bahasa umumSiriak Klasik
Agama Yudaisme, Kekristenan, Zoroastrianisme, Manichaeisme
PemerintahanMonarki
Raja 
• ?
Izates I
• 25 SM - 36 M
Monobazos
• 5 - 60 M
Izates II[1]
• ? - 116 M
Meharaspes
Era SejarahZaman Kuno
• Didirikan
15
• Dibubarkan
116
Didahului olehDigantikan oleh
ksrKekaisaran
Parthia
ksrKekaisaran
Romawi

Adiabene (dari bahasa Yunani Kuno Ἀδιαβηνή, Adiabene, yang berasal dari bahasa Suryani:ܚܕܝܐܒ, Ḥaḏy’aḇ atau Ḥḏay’aḇ, Persia Kuno: Nodshirakan,[2] Armenia: Նոր Շիրական, Nor Shirakan) adalah sebuah kerajaan kuno di Asiria,[3][4][5][6] yang beribu kota di Arbela (kini Arbil, Kurdistan Irak). Penguasanya pindah agama dari Ashurisme menjadi Yudaisme pada abad ke-1.[7] Ratu Helena dari Adiabene (dikenal dalam sumber-sumber Yahudi dengan nama Heleni HaMalka) pindah ke Yerusalem dan kemudian membangun istana untuk dirinya sendiri dan anak-anaknya, Izates bar Monobaz dan Monobaz II, di bagian utara kota Daud dan di sebelah selatan Bait Allah. Menurut Talmud, Helena dan Monbaz banyak menyumbang untuk Kuil Yerusalem.

Populasi

Menurut Pliny, terdapat empat suku di wilayah Adiabene: Orontes, Alani, Azones, dan Silices.[8] Berdasarkan catatan Josephus, terdapat pula orang-orang Yahudi.

Catatan kaki

  1. ↑ Nimmo, Douglas John. "Izates II King of Adiabene's Tree". 8 Juni 2011. geni.com. Diakses tanggal 30 April 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Richard Nelson Frye, 1984, The history of ancient Iran: Volume 3, Bagian 7 - Halaman 222
  3. ↑ "The Chronicle of Arbela" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2004-04-28. In 115, the Romans invaded Adiabene and named it Assyria.
  4. ↑ The Biblical Geography of Central Asia: With a General Introduction, Oleh Ern. Frid. Car. Rosenmüller. Halaman 122.
  5. ↑ In Memory of Rabbi and Mrs. Carl Friedman: Studies on the Problem of Tannaim in Babylonia (ca. 130-160 C. E.) Pengarang: Jacob Neusner Sumber: Proceedings of the American Academy for Jewish Research, Vol. 30 (1962), hlm. 79-127.
  6. ↑ Ammianus Marcellinus, another fourth-century writer. In his excursus on the Sasanian Empire he describes Assyria in such a way that there is no mistaking he is talking about lower Mesopotamia (Amm. Marc. XXIII. 6. 15). For Assyria he lists three major cities-Babylon, Ctesiphon and Seleucia (Amm. Marc. xxIII. 6. 23), whereas he refers to Adiabene as 'Assyria priscis temporibus vocitata' (Amm. Marc. xxIII. 6. 20).
  7. ↑ Gottheil, Richard. "Adiabene". Jewish Encyclopedia. Diakses tanggal 8 November 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ Pliny the Elder, The natural history, book VI, chap. 30

Referensi

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan