Minggu, 20 September 2026
16:24 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Adiabene

Adiabene

Adiabene
15–116
Adiabene sebagai vasal Kerajaan Armenian
Adiabene sebagai vasal Kerajaan Armenian
StatusVasal Kerajaan Armenia, Kekaisaran Parthia, Kekaisaran Sasaniyah
Ibu kotaArbela
Bahasa umumSiriak Klasik
Agama Yudaisme, Kekristenan, Zoroastrianisme, Manichaeisme
PemerintahanMonarki
Raja 
 ?
Izates I
 25 SM - 36 M
Monobazos
 5 - 60 M
Izates II[1]
 ? - 116 M
Meharaspes
Era SejarahZaman Kuno
 Didirikan
15
 Dibubarkan
116
Didahului olehDigantikan oleh
ksrKekaisaran
Parthia
ksrKekaisaran
Romawi

Adiabene (dari bahasa Yunani Kuno Ἀδιαβηνή, Adiabene, yang berasal dari bahasa Suryani:ܚܕܝܐܒ, Ḥaḏy’aḇ atau Ḥḏay’aḇ, Persia Kuno: Nodshirakan,[2] Armenia: Նոր Շիրական, Nor Shirakan) adalah sebuah kerajaan kuno di Asiria,[3][4][5][6] yang beribu kota di Arbela (kini Arbil, Kurdistan Irak). Penguasanya pindah agama dari Ashurisme menjadi Yudaisme pada abad ke-1.[7] Ratu Helena dari Adiabene (dikenal dalam sumber-sumber Yahudi dengan nama Heleni HaMalka) pindah ke Yerusalem dan kemudian membangun istana untuk dirinya sendiri dan anak-anaknya, Izates bar Monobaz dan Monobaz II, di bagian utara kota Daud dan di sebelah selatan Bait Allah. Menurut Talmud, Helena dan Monbaz banyak menyumbang untuk Kuil Yerusalem.

Populasi

Menurut Pliny, terdapat empat suku di wilayah Adiabene: Orontes, Alani, Azones, dan Silices.[8] Berdasarkan catatan Josephus, terdapat pula orang-orang Yahudi.

Catatan kaki

  1. Nimmo, Douglas John. "Izates II King of Adiabene's Tree". 8 Juni 2011. geni.com. Diakses tanggal 30 April 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. Richard Nelson Frye, 1984, The history of ancient Iran: Volume 3, Bagian 7 - Halaman 222
  3. "The Chronicle of Arbela" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2004-04-28. In 115, the Romans invaded Adiabene and named it Assyria.
  4. The Biblical Geography of Central Asia: With a General Introduction, Oleh Ern. Frid. Car. Rosenmüller. Halaman 122.
  5. In Memory of Rabbi and Mrs. Carl Friedman: Studies on the Problem of Tannaim in Babylonia (ca. 130-160 C. E.) Pengarang: Jacob Neusner Sumber: Proceedings of the American Academy for Jewish Research, Vol. 30 (1962), hlm. 79-127.
  6. Ammianus Marcellinus, another fourth-century writer. In his excursus on the Sasanian Empire he describes Assyria in such a way that there is no mistaking he is talking about lower Mesopotamia (Amm. Marc. XXIII. 6. 15). For Assyria he lists three major cities-Babylon, Ctesiphon and Seleucia (Amm. Marc. xxIII. 6. 23), whereas he refers to Adiabene as 'Assyria priscis temporibus vocitata' (Amm. Marc. xxIII. 6. 20).
  7. Gottheil, Richard. "Adiabene". Jewish Encyclopedia. Diakses tanggal 8 November 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. Pliny the Elder, The natural history, book VI, chap. 30

Referensi

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan