Senin, 21 September 2026
03:02 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Ad orientem

Ad orientem

Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. Silakan mengembangkan artikel ini dengan menambahkan pranala yang relevan ke konteks pada teks eksisting. (Februari 2023) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
250px-Pontifical_Mass_-_15th_Century_-_Project_Gutenberg_eText_16531.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Seorang uskup dari abad ke-15 sedang memimpin misa secara ad orientem, yaitu dengan menghadap arah yang sama dengan jemaat.

Ad orientem (bahasa Latin untuk "ke timur") adalah sebuah posisi dalam liturgi Kristen, yang saat ini pada umumnya tidak ada hubungannya dengan arah timur secara geografis. Secara praktis, hal ini hanya berarti bahwa pastor mempersembahkan Misa (Ekaristi) pada sisi yang sama dengan altar dengan umat, menghadap ke arah yang sama dengan umat, yang tergantung pada orientasi gereja dan posisi altar di dalamnya, dapat menuju ke barat atau ke arah lain daripada ke timur dan dengan demikian tidak lagi memiliki signifikansi yang dulu dimiliki untuk menghadap ke timur, yaitu tempat matahari terbit. Arah ini menurut pandangan Katolik tradisionalis adalah simbol dari "Yerusalem Baru", dengan pastor memimpin kawanannya seperti yang dilakukan oleh sang Gembala Baik.[1]

Referensi

  1. "Sancta Missa: "Praying the Mass 'Ad Orientem'"". Diarsipkan dari asli tanggal 2019-06-20. Diakses tanggal 2020-01-23.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan