Biografi ini memerlukan lebih banyak catatan kaki untuk pemastian. Bantulah untuk menambahkan referensi atau sumber tepercaya. Materi kontroversial atau trivial yang sumbernya tidak memadai atau tidak bisa dipercaya harus segera dihapus, khususnya jika berpotensi memfitnah. Cari sumber: "Abdul Momin dari Brunei" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini) |
| Abdul Mo'min | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Sultan | |||||
| Berkuasa | 1852 - 30 Mei 1885 | ||||
| Pendahulu | Omar Ali Saifuddin II | ||||
| Penerus | Hashim Jalilul Alam Aqamaddin | ||||
| Lahir | 1785 Brunei | ||||
| Meninggal | 29 Mei 1885 Brunei | ||||
| Ayah | Pengiran Shahbandar Pengiran Anak Abdul Wahab | ||||
| Ibu | Pengiran Babu Lawiah | ||||
| Permaisuri | Raja Isteri Pengiran Anak Zubaidah | ||||
| Keturunan | none | ||||
| |||||
| Wangsa | Rumah Bolkiah | ||||
| Dinasti | Sultan Brunei | ||||
Pada tahun 1852, naik takhta. Tidak mempunyai keturunan. Termasyhur adil, bijak, kuat beribadat dan (berkaromah) berkeramat.
Pada tahun 1853, membuat perjanjian dengan James Brooke mengenai hak-hak kekuasaan kedua belah pihak. Pada tahun 1856, membuat perjanjian dengan Inggris mengenai masalah rakyat Inggris yang melalukan pelanggaran hukum di Brunei. Pada tahun 1858, Pangeran Shahbandar Pangeran Muhammad Salleh terbunuh setelah ditahan oleh pengkhianat kerajaan. Pada tahun 1877, membuat perjanjian dengan Gustavus Baron de Overbeck dan Alfred Dent mengenai pemajakan terhadap wilayah-wilayah Brunei di Sabah. Pada tahun 1884 memerintahkan Pangeran Temenggong Pangeran Anak Hashim menyerang Limbang karena terjadi pemberontakan dan akhirnya berhasil dipadamkan. Pada tahun 1885, membuat perundang undangan untuk menjaga agar wilayah-wilayah Brunei termasuk Limbang tidak diserahkan kepada kuasa-kuasa asing. Wafat 1885 dalam usia lebih 100 tahun.
Pranala luar
| Gelar kebangsawanan | ||
|---|---|---|
| Didahului oleh: Omar Ali Saifuddin II |
Sultan Brunei 1852–1885 |
Diteruskan oleh: Hashim Jalilul Alam Aqamaddin |
menurut urutan dan tanggal pelantikan | ||
| Abad ke-14 | ||
| Abad ke-15 | ||
| Abad ke-16 | ||
| Abad ke-17 | ||
| Abad ke-18 |
| |
| Abad ke-19 | ||
| Abad ke-20 | ||
| Internasional | |
|---|---|
| Nasional | |
Artikel bertopik biografi tokoh Sultan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |