Senin, 19 Oktober 2026
02:53 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten

Muhammad Shah dari Brunei

Sultan Brunei

Bagikan:

Muhammad Shah
Paduka Sultan Sultan Brunei ke-1
Berkuasa1363 – 1402
PendahuluPosisi Didirikan
PenerusAbdul Majid Hassan
Meninggal1402
AyahSultan Ibrahim Shah
IbuTunku Mala
AgamaIslam Sunni

Sultan Muhammad Shah (k. 1363-1402) ialah seorang raja Islam Brunei yang pertama. yang sebelumnya bernama Awangku Alak Betatar, dengan gelar Sang Aji (raja). [1][2] Ia menikah dengan seorang puteri Johor, Puteri Dayang Pinggai.

Puterinya, Puteri Ratna Dewi menikah dengan Ong Sum Ping, seorang keturunan bangsawan Tiongkok.

Pada tahun 1371, ia mengirimkan utusan ke Kekaisaran Dinasti Ming, di mana catatan Tiongkok menyebutnya dengan nama Ma-ha-mo-sha. Sultan Muhammad Shah wafat pada tahun 1402.

Referensi

  1. ↑ "Archived copy". Diarsipkan dari asli tanggal 3 Oktober 2015. Diakses tanggal 2 Oktober 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Salinan terarsip sebagai judul (link)
  2. ↑ Elisseeff, Vadime (Januari 2000). "Chapter 8: A Brunei Sultan of the Early Fourteenth Century - A Study of an Arabic Gravestone". The Silk Roads: Highways of Culture and Commerce. Berghahn Books. hlm. 145–157. ISBN 978-1-57181-222-3. Diakses tanggal 26 Desember 2013.
Jabatan politik
Didahului oleh:
Pendiri Kesultanan
Sultan Brunei
1368-1402
Diteruskan oleh:
Abdul Majid Hassan
Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh Sultan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Flag of BruneiBiography icon

Artikel bertopik biografi Brunei ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan