Minggu, 20 September 2026
22:03 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Abbas Mirza

Abbas Mirza

Pangeran Abbas Mirza
Na'eb-es-Saltaneh
شاهزاده عباس ميرزا
نايب‏السلطنه
250px-Abbas_Mirza_%28Hermitage%29.jpeg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pangeran Abbas Mirza, 1821
Pangeran mahkota Persia
PenerusMohammad Mirza
Lahir20 Agustus 1789
Nava, Mazandaran
Meninggal25 Oktober 1833 (usia 44)
Mashhad, Iran
Pemakaman
AyahFat'h Ali Shah
IbuAsiyeh Khanum
DinastiQajar
500px-Abbas_Mirza_in_battle.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Penggambaran dalam pertempuran
AbbasMirza.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Abbas Mirza

Abbas Mirza (عباس میرزا dalam bahasa Persia) lahir di desa Nava, Mazandaran (20 Agustus 1789 – 25 Oktober 1833),[1] adalah seorang pangeran mahkota Qajar dari Persia. Ia menjadi komandan militer saat berperang dengan Rusia dan Kekaisaran Ottoman[2]

Putra

330px-Abbas_Mirza%27s_sons.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Putra-putra Abbas Mirza

Lihat pula

Catatan

  1. "Abbas Mirza". Encyclopædia Britannica. Vol. I: A-Ak - Bayes (Edisi 15th). Chicago, IL: Encyclopædia Britannica, Inc. 2010. hlm. 10. ISBN 978-1-59339-837-8.
  2. Chambers Biographical Dictionary, ISBN 0-550-18022-2, page 1

Referensi

  • The Persian Encyclopedia, articles on Abbas Mirza, Persia-Russia Wars, Persia-Ottoman wars, Golestan Treaty, and Torkaman-Chay Treaty.
  • Modern Iran. Keddie, Nikki.
Attribution
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Abbas Mirza Qajar.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan