Senin, 21 September 2026
05:56 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
ATPase

ATPase

Adenosinatriphosphatase
Pengidentifikasi
Nomor EC3.6.1.3
Nomor CAS9000-83-3
Basis data
IntEnztinjauan IntEnz
BRENDAentri BRENDA
ExPASytinjauan NiceZyme
KEGGentri KEGG
MetaCycjalur metabolik
PRIAMprofil
Struktur PDBRCSB PDB PDBe PDBsum
Pencarian
PMCartikel
PubMedartikel
NCBIprotein
250px-Adenosintriphosphat_protoniert.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Adenosina trifosfat
250px-Adenosindiphosphat_protoniert.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Adenosina difosfat
250px-Adenosinmonophosphat_protoniert.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Adenosina monofosfat

ATPase (juga disebut dengan EC3.6.1.3, adenosina 5'-Trifosfatase, adenilpirofosfatase, monofosfatase ATP, trifosfatase, hidrolase ATP, trifosfatase adenosina) adalah golongan enzim yang mengkatalisis dekomposisi ATP menjadi ADP dan ion fosfat bebas[1][2][3][4][5][6] atau reaksi sebaliknya. Reaksi defosforilasi ini melepaskan energi, yang (pada sebagian besar kasus) dimanfaatkan oleh enzim tersebut untuk mendorong reaksi kimia lain yang jika tidak demikian tidak akan terjadi. Proses ini banyak digunakan dalam semua bentuk kehidupan yang diketahui.

Beberapa enzim semacam itu merupakan protein membran integral (yang tertambat di dalam membran biologis) dan memindahkan zat terlarut melintasi membran, biasanya melawan gradien konsentrasinya. Enzim-enzim ini disebut "ATPase transmembran".

Fungsi

250px-Scheme_sodium-potassium_pump-en.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Na+/K+ATPase

ATPase transmembran memasukkan metabolit yang diperlukan untuk metabolisme sel serta mengeluarkan toksin, limbah, dan zat terlarut yang dapat menghambat proses seluler. Contoh pentingnya adalah pompa natrium-kalium (Na+/K+ATPase) yang mempertahankan potensial membran sel. Contoh lainnya adalah pompa hidrogen kalium ATPase (H+/K+ATPase atau pompa proton lambung) yang mengasamkan isi lambung. ATPase terkonservasi secara genetik pada hewan; oleh karena itu, kardenolida—steroid beracun yang dihasilkan tumbuhan dan bekerja pada ATPase—menjadi racun hewan yang umum dan efektif dengan efek yang bergantung pada dosis.[7]

Selain penukar, kategori ATPase transmembran lainnya mencakup ko-transporter dan pompa (meskipun beberapa penukar juga merupakan pompa). Beberapa di antaranya, seperti Na+/K+ATPase, menyebabkan aliran muatan neto; sementara yang lain tidak. Enzim-enzim ini masing-masing disebut sebagai transporter elektrogenik dan transporter elektronetral.[8] Varian genetik pada ATPase menyebabkan spektrum penyakit manusia yang luas, mulai dari penyakit prenatal hingga penyakit yang muncul di kemudian hari.[9][10]

Struktur

Motif Walker adalah motif urutan protein yang menjadi ciri khas untuk pengikatan dan hidrolisis nukleotida. Di luar fungsi umum tersebut, motif Walker dapat ditemukan pada hampir semua ATPase alami, kecuali pada kinase tirosina.[11] Motif Walker umumnya membentuk struktur lembaran-beta–belokan–heliks-alfa yang mengatur dirinya sendiri menjadi Nest (motif struktural protein).[12]

Desain protein telah berhasil mereplikasi fungsi ATPase (meskipun lemah) tanpa menggunakan urutan atau struktur ATPase alami. Yang penting, meskipun semua ATPase alami memiliki struktur lembaran-beta, "ATPase Alternatif" hasil rekayasa tidak memiliki struktur lembaran-beta; hal ini menunjukkan bahwa fungsi yang vital bagi kehidupan tersebut dapat dijalankan dengan menggunakan urutan dan struktur yang tidak ditemukan di alam.[13]

Mekanisme

ATPase (disebut juga ATP Sintase FoF1) adalah kompleks pemindah muatan yang mengatalisis sintesis ATP dengan cara memindahkan ion melintasi membran.[14]

Penggandengan antara hidrolisis ATP dan transpor merupakan reaksi kimia di mana sejumlah molekul zat terlarut dipindahkan untuk setiap molekul ATP yang dihidrolisis; pada penukar Na+/K+, proses ini melibatkan pemindahan tiga ion Na+ ke luar sel dan dua ion K+ ke dalam sel untuk setiap molekul ATP yang dihidrolisis.

ATPase transmembran memanfaatkan energi potensial kimia ATP untuk melakukan kerja mekanis: enzim ini memindahkan zat terlarut ke arah yang berlawanan dengan arah pergerakan yang disukai secara termodinamika—yaitu, dari sisi membran dengan konsentrasi rendah ke sisi dengan konsentrasi tinggi. Proses ini disebut sebagai transpor aktif.

Sebagai contoh, penghambatan H+-ATPase vesikular akan menyebabkan peningkatan pH di dalam vesikel dan penurunan pH sitoplasma.

Semua ATPase memiliki struktur dasar yang sama. Setiap ATPase rotari terdiri dari dua komponen utama: Fo/A0/V0 dan F1/A1/V1. Komponen-komponen ini dihubungkan oleh 1–3 tangkai untuk menjaga stabilitas, mengontrol rotasi, dan mencegah rotasi ke arah sebaliknya. Salah satu tangkai berfungsi untuk meneruskan torsi.[15] Jumlah tangkai periferal bergantung pada jenis ATPase: F-ATPase memiliki satu tangkai, A-ATPase memiliki dua, dan V-ATPase memiliki tiga. Domain katalitik F1 terletak pada sisi-N (sisi negatif) membran serta berperan dalam sintesis dan degradasi ATP, termasuk dalam proses fosforilasi oksidatif. Domain transmembran Fo berperan dalam pergerakan ion melintasi membran.[14]

FoF1-ATPase bakteri terdiri dari domain F1 yang larut dan domain transmembran Fo, yang tersusun atas beberapa subunit dengan stoikiometri yang bervariasi. Terdapat dua subunit, yaitu γ dan ε, yang membentuk tangkai pusat dan terhubung ke Fo. Fo mengandung oligomer subunit-c yang berbentuk cincin. Subunit α terletak berdekatan dengan subunit b2 dan membentuk tangkai yang menghubungkan subunit transmembran dengan subunit α3β3 dan δ. Secara umum, enzim F-ATP sintase memiliki tampilan dan fungsi yang identik, kecuali pada FoF1-ATP sintase mitokondria yang memiliki 7–9 subunit tambahan.[14]

Potensial elektrokimiawi inilah yang menyebabkan cincin-c berotasi searah jarum jam untuk sintesis ATP. Hal ini memicu perubahan bentuk pada tangkai pusat dan domain katalitik. Rotasi cincin-c menghasilkan tiga molekul ATP, yang kemudian menyebabkan pergerakan ion H+ dari sisi-P (sisi positif) membran menuju sisi-N (sisi negatif) membran. Rotasi cincin-c yang berlawanan arah jarum jam didorong oleh hidrolisis ATP dan pergerakan ion dari sisi-N ke sisi-P, yang membantu membangun potensial elektrokimia.[14]

Sintase ATP transmembran

Sintase ATP pada mitokondria dan kloroplas merupakan enzim anabolik yang memanfaatkan energi dari gradien proton transmembran sebagai sumber energi untuk menambahkan gugus fosfat anorganik ke molekul adenosina difosfat (ADP) guna membentuk molekul adenosina trifosfat (ATP).

Enzim ini bekerja ketika proton bergerak menuruni gradien konsentrasi, yang menyebabkan enzim tersebut melakukan gerakan berputar. Gerakan berputar yang unik ini menyatukan ADP dan P (fosfat anorganik) untuk menghasilkan ATP.

Sintase ATP juga dapat bekerja secara terbalik, yaitu menggunakan energi yang dilepaskan melalui hidrolisis ATP untuk memompa proton melawan gradien elektrokimianya.

Klasifikasi

Terdapat berbagai jenis ATPase yang berbeda dalam hal fungsi (sintesis dan/atau hidrolisis ATP), struktur (ATPase tipe F, V, dan A memiliki motor rotari), serta jenis ion yang ditranspornya.

  • ATPase rotari[16][17]
    • F-ATPase (F1FO-ATPase) pada mitokondria, kloroplas, dan membran plasma bakteri merupakan penghasil utama ATP; enzim ini menggunakan gradien proton yang dihasilkan melalui fosforilasi oksidatif (pada mitokondria) atau fotosintesis (pada kloroplas).[18]
      • F-ATPase yang tidak memiliki subunit delta/OSCP diketahui mentranspor ion natrium sebagai gantinya. Enzim ini diusulkan untuk disebut sebagai N-ATPase, karena tampaknya membentuk kelompok tersendiri yang jarak kekerabatannya lebih jauh dari F-ATPase biasa dibandingkan jarak antara A-ATPase dan V-ATPase.[19]
    • V-ATPase (V1VO-ATPase) terutama ditemukan pada vakuola eukariota; enzim ini mengatalisis hidrolisis ATP untuk mentranspor zat terlarut dan menurunkan pH di dalam organel, seperti yang terjadi pada pompa proton lisosom.
    • A-ATPase (A1AO-ATPase) ditemukan pada arkea dan beberapa bakteri ekstremofil. Susunan strukturnya menyerupai V-ATPase, namun fungsinya mirip dengan F-ATPase, yaitu terutama sebagai sintase ATP.
    • Terdapat banyak homolog yang tidak selalu bersifat rotatori.
  • P-ATPase (E1E2-ATPase) ditemukan pada bakteri, fungi, serta membran plasma dan organel eukariota; enzim ini berfungsi mengangkut berbagai jenis ion melintasi membran.
  • E-ATPase adalah enzim permukaan sel yang menghidrolisis berbagai NTP, termasuk ATP ekstraseluler. Contohnya meliputi ekto-ATPase, CD39, dan ekto-ATP/Dase; semuanya merupakan anggota superfamili "GDA1 CD39".[20]
  • Protein AAA adalah keluarga NTPase dengan motif lengkung P yang berbentuk cincin.

P-ATPase

Artikel utama: P-ATPase

P-ATPase (terkadang disebut sebagai "ATPase E1-E2") ditemukan pada bakteri serta pada membran plasma dan organel eukariota. Namanya berasal dari fakta bahwa gugus fosfat anorganik melekat secara singkat pada residu aspartat saat aktivasi. Fungsi P-ATPase adalah mengangkut berbagai senyawa—seperti ion dan fosfolipid—melintasi membran dengan memanfaatkan energi dari hidrolisis ATP. Terdapat berbagai kelas P-ATPase, yang masing-masing mengangkut jenis ion tertentu. P-ATPase dapat terdiri dari satu atau dua polipeptida dan umumnya dapat berada dalam dua konformasi utama, yaitu E1 dan E2.

Gen manusia

  • Transpor Na+/K+: ATP1A1, ATP1A2, ATP1A3, ATP1A4, ATP1B1, ATP1B2, ATP1B3, ATP1B4
  • Transpor Ca2+: ATP2A1, ATP2A2, ATP2A3, ATP2B1, ATP2B2, ATP2B3, ATP2B4, ATP2C1, ATP2C2
  • Pertukaran H+/K+: ATP4A
  • Transpor H+, mitokondria: ATP5F1A, ATP5F1B, ATP5F1C, ATP5C2, ATP5F1D, ATP5F1E, ATP5F1, ATP5MC1, ATP5MC2, ATP5MC3, ATP5PD, ATP5ME, ATP5PF, ATP5MF, ATP5MG, ATP5L2, ATP5PO, ATP5S, MT-ATP6, MT-ATP8
  • Transpor H+, lisosomal: ATP6AP1, ATP6AP2, ATP6V1A, ATP6V1B1, ATP6V1B2, ATP6V1C1, ATP6V1C2, ATP6V1D, ATP6V1E1, ATP6V1E2, ATP6V1F, ATP6V1G1, ATP6V1G2, ATP6V1G3, ATP6V1H, ATP6V0A1, ATP6V0A2, ATP6V0A4, ATP6V0B, ATP6V0C, ATP6V0D1, ATP6V0D2, ATP6V0E
  • transpor Cu2+: ATP7A, ATP7B
  • Kelas I, tipe 8: ATP8A1, ATP8B1, ATP8B2, ATP8B3, ATP8B4
  • Kelas II, tipe 9: ATP9A, ATP9B
  • Kelas V, tipe 10: ATP10A, ATP10B, ATP10D
  • Kelas VI, tipe 11: ATP11A, ATP11B, ATP11C
  • transpor H+/K+, non-gastrik: ATP12A
  • tipe 13: ATP13A1, ATP13A2, ATP13A3, ATP13A4, ATP13A5

Lihat pula

  • Sintase ATP
  • subunit alfa/beta sintase ATP
  • protein AAA
  • P-ATPase

Referensi

  1. Geider K, Hoffmann-Berling H (1981). "Proteins controlling the helical structure of DNA". Annual Review of Biochemistry. 50: 233–60. doi:10.1146/annurev.bi.50.070181.001313. PMID 6267987.
  2. Kielley WW (1961). "Myosin adenosine triphosphatase". Dalam Boyer PD, Lardy H, Myrbäck K (ed.). The Enzymes. Vol. 5 (Edisi 2nd). New York: Academic Press. hlm. 159–168.
  3. Martin SS, Senior AE (November 1980). "Membrane adenosine triphosphatase activities in rat pancreas". Biochimica et Biophysica Acta (BBA) - Biomembranes. 602 (2): 401–18. doi:10.1016/0005-2736(80)90320-x. PMID 6252965.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. Njus D, Knoth J, Zallakian M (1981). "Proton-linked transport in chromaffin granules". Current Topics in Bioenergetics. 11: 107–147. doi:10.1016/B978-0-12-152511-8.50010-4.
  5. Riley MV, Peters MI (Juni 1981). "The localization of the anion-sensitive ATPase activity in corneal endothelium". Biochimica et Biophysica Acta (BBA) - Biomembranes. 644 (2): 251–6. doi:10.1016/0005-2736(81)90382-5. PMID 6114746.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. Tjian R (1981). "Regulation of Viral Transcription and DNA Replication by the SV40 Large T Antigen". Initiation Signals in Viral Gene Expression. Current Topics in Microbiology and Immunology. Vol. 93. hlm. 5–24. doi:10.1007/978-3-642-68123-3_2. ISBN 978-3-642-68125-7. PMID 6269805.
  7. Dobler S, Dalla S, Wagschal V, Agrawal AA (Agustus 2012). "Community-wide convergent evolution in insect adaptation to toxic cardenolides by substitutions in the Na,K-ATPase". Proceedings of the National Academy of Sciences of the United States of America. 109 (32): 13040–5. doi:10.1073/pnas.1202111109. PMC 3420205. PMID 22826239.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. "3.2: Transport in Membranes". Biology LibreTexts (dalam bahasa Inggris). 21 Januari 2017. Diakses tanggal 28 Juli 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. Smith, Richard S.; Florio, Marta; Akula, Shyam K.; Neil, Jennifer E.; Wang, Yidi; Hill, R. Sean; Goldman, Melissa; Mullally, Christopher D.; Reed, Nora; Bello-Espinosa, Luis; Flores-Sarnat, Laura; Monteiro, Fabiola Paoli; Erasmo, Casella B.; Pinto e Vairo, Filippo; Morava, Eva; Barkovich, A. James; Gonzalez-Heydrich, Joseph; Brownstein, Catherine A.; McCarroll, Steven A.; Walsh, Christopher A. (22 Juni 2021). "Early role for a Na + ,K + -ATPase ( ATP1A3 ) in brain development". Proceedings of the National Academy of Sciences. 118 (25). doi:10.1073/pnas.2023333118. PMC 8237684. PMID 34161264.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. Brashear, Allison; Sweadner, Kathleen J.; Haq, Ihtsham; Napoli, Eleonora; Ozelius, Laurie (1993). "ATP1A3-Related Disorder". GeneReviews®. University of Washington, Seattle. PMID 20301294. Diarsipkan dari asli tanggal Oktober 31, 2020.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. Walker JE, Saraste M, Runswick MJ, Gay NJ (1982). "Distantly related sequences in the alpha- and beta-subunits of ATP synthase, myosin, kinases and other ATP-requiring enzymes and a common nucleotide binding fold". EMBO J. 1 (8): 945–51. doi:10.1002/j.1460-2075.1982.tb01276.x. PMC 553140. PMID 6329717.
  12. Romero Romero ML, Yang F, Lin YR, Toth-Petroczy A, Berezovsky IN, Goncearenco A, et al. (Desember 2018). "Simple yet functional phosphate-loop proteins". Proceedings of the National Academy of Sciences of the United States of America. 115 (51): E11943–E11950. Bibcode:2018PNAS..11511943R. doi:10.1073/pnas.1812400115. PMC 6304952. PMID 30504143.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  13. Wang M, Hecht MH (Agustus 2020). "A Completely De Novo ATPase from Combinatorial Protein Design". Journal of the American Chemical Society. 142 (36): 15230–15234. Bibcode:2020JAChS.14215230W. doi:10.1021/jacs.0c02954. PMID 32833456.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  14. 1 2 3 4 Calisto F, Sousa FM, Sena FV, Refojo PN, Pereira MM (Februari 2021). "Mechanisms of Energy Transduction by Charge Translocating Membrane Proteins". Chemical Reviews. 121 (3): 1804–1844. doi:10.1021/acs.chemrev.0c00830. PMID 33398986.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  15. Hahn A, Parey K, Bublitz M, Mills DJ, Zickermann V, Vonck J, et al. (Agustus 2016). "Structure of a Complete ATP Synthase Dimer Reveals the Molecular Basis of Inner Mitochondrial Membrane Morphology". Molecular Cell. 63 (3): 445–456. doi:10.1016/j.molcel.2016.05.037. PMC 4980432. PMID 27373333.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  16. Stewart AG, Laming EM, Sobti M, Stock D (April 2014). "Rotary ATPases--dynamic molecular machines". Current Opinion in Structural Biology. 25: 40–8. doi:10.1016/j.sbi.2013.11.013. PMID 24878343.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  17. Kühlbrandt W, Davies KM (Januari 2016). "Rotary ATPases: A New Twist to an Ancient Machine". Trends in Biochemical Sciences. 41 (1): 106–116. doi:10.1016/j.tibs.2015.10.006. PMID 26671611.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  18. Watanabe R, Noji H (April 2013). "Chemomechanical coupling mechanism of F(1)-ATPase: catalysis and torque generation". FEBS Letters. 587 (8): 1030–1035. Bibcode:2013FEBSL.587.1030W. doi:10.1016/j.febslet.2013.01.063. PMID 23395605.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  19. Dibrova DV, Galperin MY, Mulkidjanian AY (Juni 2010). "Characterization of the N-ATPase, a distinct, laterally transferred Na+-translocating form of the bacterial F-type membrane ATPase". Bioinformatics. 26 (12): 1473–1476. doi:10.1093/bioinformatics/btq234. PMC 2881411. PMID 20472544.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  20. Knowles AF (Maret 2011). "The GDA1_CD39 superfamily: NTPDases with diverse functions". Purinergic Signalling. 7 (1): 21–45. doi:10.1007/s11302-010-9214-7. PMC 3083126. PMID 21484095.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Adenosine triphosphatases.

Templat:Ion pumps Templat:Acid anhydride hydrolases Templat:Enzymes

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan