Senin, 21 September 2026
01:58 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

ACeS

perusahaan asal Indonesia

Asia Cellular Satellite System atau disingkat ACeS adalah sebuah perusahaan telekomunikasi berbasis teleponi satelit dan pelayanan data yang terletak di Jakarta.[1] Perusahaan ini merupakan perusahaan patungan (joint venture) antar perusahaan-perusahaan telekomunikasi di kawasan Asia Pasifik seperti Indonesia, Taiwan, Malaysia, Filipina, Vietnam, Sri Langka, India, dan Tiongkok sehingga produk ini beroperasi di negara-negara tersebut.[1][2] Produk ACeS bekerja dengan menggunakan sistem gabungan antara telepon seluler dan satelit nirkabel yang berasal dari Ericsson. Hal ini mengakibatkan pengguna Ericsson dengan terminal dual-mode dapat melakukan roaming antara pelayanan seluler lokal dan pelayanan satelit ACeS di kawasan Asia Pasifik.[2]

Teknologi

ACeS menggunakan satelit Garuda-1, sebuah satelit yang dibangun oleh Lockheed Martin Commercial Space Systems yang berlokasi di Sunnyvale, California.[3] Pada tahun 1999, ACeS berencana untuk untuk meluncurkan Garuda-2 untuk mendukung kinerja Garuda-1 agar dapat menyentuh kawasan barat dan seluruh Asia, Timur Tengah, Eropa, dan Afrika timur tetapi hingga saat ini belum ada kepastian kapan satelit itu diluncurkan.[3]

Kasus pelelangan USO

Pada tanggal 22 Desember 2007, ACeS mengajukan gugatan ke Direktur Jenderal Pos dan Telekomunikasi (Ditjen Postel) terkait pelelangan Universal Service Obligation (USO) atau Kewajiban Pelayanan Universal, sebuah program pemerintah yang bertujuan memperkuat pelayanan telekomunikasi di desa pelosok di Indonesia.[4] Dalam kasus tersebut, ACeS meminta penundaan pelelangan ulang yang dilakukan Ditjen Postel dengan nomor gugatan 167/G/2007/PTUN.JKT.[5] ACeS mengaku keberatan dengan putusan pemerintah yang menyatakan pelelangan gagal karena tidak ada satupun yang memenuhi persyaratan Dokumen Pemilihan.[6] Kegagalan itu didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 80 Tahun 2003 tentang Pedoman Pengadaan Barang dan Jasa di antaranya adalah peserta kurang dari tiga, persyaratan administratif dan teknis yang tak terpenuhi, serta harga di atas pagu.[7]

Pada tanggal 4 Januari 2008, Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) pun akhirnya mengabulkan permintaan ACeS untuk menunda pelelangan ulang sebelum ada kepastian hukum yang jelas.[8] Lalu, melalui putusan hakim PTUN, ACeS memenangkan perkara dan Dirjen Postel diharuskan membayar denda senilai Rp. 1 Miliar dari gugatan asli Rp. 1,1 Triliun.[8]

Referensi

  1. 1 2 (Indonesia) Tech Target. "PSNS Asia Cellular Satellite Announces Joint Venture in India NSPS, Pakistan, and Bangladesh".{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=
  2. 1 2 (Indonesia) Tech Target. "Asia Celluler System: Definition".{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=
  3. 1 2 (Indonesia) Tech Target. "Garuda 1, 2 (ACeS 1, 2)".{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=
  4. "Gugatan Kasus USO :PTUN Kabulkan Permintaan ACeS". Tempo. 8 Januari 2008. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-02-05. Diakses tanggal 2015-01-08.
  5. (Indonesia) Tech Target. "BREAKING NEWS Jam 15.00 WIB: Pengumuman Hasil Pelelangan USO".{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=
  6. (Indonesia) Tech Target. "Materi Jumpa Pers Mengenai Penjelasan Pemerintah (Tergugat) Atas Rencana Majelis Hakim Yang Secara Tentatif Pada Tanggal 22 Mei 2008 Akan Membacakan Putusan Dalam Perkara No. 167/G/2007/PTUN-JKT Dalam Kasus Tender USO Terhadap Gugatan PT ACeS".{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=
  7. (Indonesia) "Postel Endus Penyimpangan di Sidang Tender USO". Detik Inet. 28 Mei 2008.
  8. 1 2 "Postel dan ACeS Saling Gugat Rp. 1 Triliun". Detik Inet. 13 Februari 2008.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan