Senin, 19 Oktober 2026
07:27 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
A. N. Alcaff

A. N. Alcaff

Pemeran laki-laki Indonesia

Bagikan:
A.N. Alcaff
250px-AN_Alcaff%2C_Star_News_X.7_%281962%29%2C_p36.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir
Achmad Nungcik Alcaff

(1925-08-17)17 Agustus 1925
Meninggal22 Desember 1987(1987-12-22) (umur 62)
PekerjaanAktor, sutradara

Achmad Nungcik Alcaff (17 Agustus 1925 – 22 Desember 1987) adalah pemeran dan sutradara Indonesia.

Karier

Pernah aktif dalam bidang sandiwara, di antaranya mendirikan sandiwara amatir Tjendrawasih bersama Kamal Chatab . Tahun 1950 pertama kali terjun ke film sebagai pemain utama kemudian tahun 1972 dipercaya untuk menyutradarai film.[1]

Filmografi

Film

Sebagai sutradara
Tahun Judul Catatan
1972 Intan Perawan Kubu Debut dalam penyutradaraan
Sebagai aktor
Tahun Judul Peran Catatan
1951 Dosa Tak Berampun Gunarto
Embun Leman
1952 Chandra Dewi Changgi
Penjelundup
Sangkar Emas Sjamsudin
Sorga Terakhir Letnan Hendro
1953 Ajah Kikir
Asmara Murni
Kenari Suharto
Lagu Kenangan Supardi
1954 Air Pasang Kamal
Lewat Djam Malam Iskandar
1960 Desa yang Dilupakan
Istana yang Hilang Hamsah
Mendung Sendja Hari Kusumo
1961 Korban Fitnah Hasan
Malam Tak Berembun
Santy
1963 Bintang Ketjil
1964 Membina Dunia Baru
1965 Apa jang Kau Tangisi
1970 Hidup, Tjinta dan Air Mata
Dan Bunga-Bunga Berguguran Om Abas
1971 Air Mata Kekasih Ayah Natalia
Brandal-Brandal Metropolitan
Ratna
Tiada Maaf Bagimu
1972 Di Antara Anggrek Berbunga
1973 Percintaan Bapak Mulyono
1974 Pengorbanan
Ratapan si Miskin
1977 Krakatau
Pembalasan Si Pitung
Duo Kribo
1978 Kuda-Kuda Binal
Kasus (Kegagalan Cinta)
1979 Karena Dia
1980 Perawan-Perawan Ayah tiri Anggi
Ratu Pantai Selatan
Anak-Anak Tak Beribu Akbar
Khana Vrendep
1981 Dukun Lintah Dukun Lintah
Bukan Impian Semusim
1982 Bayi Ajaib
1983 Sunan Kalijaga

Penghargaan dan nominasi

Tahun Penghargaan Kategori Karya yang dinominasikan Hasil
1955 Festival Film Indonesia Pemeran Utama Pria Terbaik Lewat Djam Malam Menang

Referensi

  1. ↑ A.N. Alcaff Pranala usang diarsipkan 2007-08-14 di archive.today, diakses pada 3 Juni 2009

Pranala luar

Penghargaan dan prestasi
Didahului oleh:
tidak ada
Pemeran Utama Pria Terbaik
(Festival Film Indonesia)

Film : Lewat Djam Malam bersama dengan A. Hadi dalam Tarmina
(1955)
Diteruskan oleh:
Soekarno M. Noor
Film : Anakku Sajang (1960)
1950-an
hingga
1970-an
1980-an
1990-an
2000-an
2010-an
2020-an
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan