Senin, 19 Oktober 2026
14:35 WIB
TERKINI
Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis

Bintang Ketjil

Bagikan:

Bintang Ketjil adalah film anak Indonesia yang dirilis pada tahun 1963, disutradarai oleh Wim Umboh dan dibintangi oleh Raden Ismail, Maria Umboh, Suzy Mambo, Nana Awaludin, Mansjur Sjah, Tuty S, AN Alcaff, Fifi Young, Noortje Supandi, serta Anna Susanty.[1]

Sinopsis

Film ini berkisah tentang seorang anak berkecukupan bernama Maria dengan sahabatnya Susi, yang berasal dari keluarga sederhana dan tinggal di gang belakang rumah.

Maria ingin betul ke Kebun Binatang, tetapi kedua orangtuanya yang sibuk, cuma bisa bergeser dari satu janji ke janji lainnya. Akhirnya Maria dengan kegigihannya dan segala cara berhasil sampai di Kebun Binatang bersama Susi, dengan upaya yang melibatkan banyak orang.[1]

Para orang tua anak-anak kecil itu panik karena anak-anak mereka tidak pulang. Para orang tua tersebut mengira anaknya diculik, Ternyata tidak. Mereka berusaha mencari jalan sendiri pergi ke Kebun Binatang, sebagaimana pernah dijanjikan orang tua mereka masing-masing. Maria dan Suzy ditolong oleh seorang lelaki tua, bekas guru mereka, untuk bisa pergi ke Kebon Binatang dan tempat-tempat hiburan lain. Semua akibat orang tua yang suka “obral” janji, tetapi tak dapat (lupa) memenuhinya. Orang tua mereka mengira diculik dan lapor polisi. Polisi berhasil menemukan mereka dan mengembalikan pada orang tuanya, tapi sang bekas guru terguncang karena peristiwa ini dan masuk rumah sakit jiwa.[2]

Referensi

  1. 1 2 (Indonesia) Hasil Restorasi Film Lawas: “Bintang Ketjil” Karya Wim Umboh Tahun 1963. Diakses tanggal 25 Oktober 2022.
  2. ↑ (Indonesia) Bintang Ketjil. Diakses tanggal 25 Oktober 2022.
Ikon rintisan

Artikel bertopik film Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan