Rabu, 04 November 2026
09:48 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
7Q12

7Q12

Bagikan:
250px-7Q12.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Naskah 7QEn gr yang terdiri dari gabungan potongan-potongan yang cocok dari 7Q4, 7Q8 dan 7Q12.

7Q12 adalah suatu potongan kecil naskah kuno yang ditulis pada lembaran perkamen dalam bahasa Yunani yang ditemukan di gua 7 di Qumran, dan tergolong ke dalam kumpulan Naskah Laut Mati. Diperkirakan dibuat pada sekitar 100 tahun Sebelum Masehi. Meskipun hanya dua huruf diawetkan secara keseluruhan telah memainkan peran penting dalam mengidentifikasi sejumlah teks lain yang ditemukan di Qumran gua 7.

Pada tahun 1972, José O'Callaghan mengidentifikasi fragmen 7Q4 berasal dari sekitar 100 M memuat salinan 1 Timotius 3:16, 4:1–3 dan fragmen 7Q8 dari sekitar tahun 50 M, memuat salinan dari Surat Yakobus, yaitu Yakobus 1:23, 24.[1][2] Namun, pendapat ini mendapat penolakan oleh komunitas ilmiah dan identifikasi O'Callaghan dianggap keliru. Dalam serangkaian majalah muncul sejumlah pakar yang mempertanyakan identifikasi oleh José O'Callaghan tersebut, antara lain: Maurice Baillet,[3] P. Benoit,[4] Colin Hemer,[5] Colin Roberts,[6] dan Kurt Aland.[7]

Pada tahun 1988, G. Wilhelm Nebe mengajukan identifikasi fragmen 7Q4,1 sebagai bagian dari Kitab Henokh 103:3-4, fragmen 7Q4,2 sebagai bagian dari Henokh 98:11, dan fragmen 7Q8 sebagai bagian dari Kitab Henokh 103:7-8, dalam suatu salinan bagian Perjanjian Lama versi Septuaginta. Identifikasi Wilhelm Nebe dipertanyakan oleh Carsten Thiede, yang mendukung identifikasi O'Callaghan. Namun, penelitian dari rekonstruksi teks yang dilakukan oleh Ernest Muro dan Émile Puech memastikan bahwa fragmen 7Q8 (Henokh 103:7-8 ), 7Q4,1 (Henokh 103:3-4), dan 7Q12 (Henokh 103:4) merupakan bagian dari dokumen yang sama, yang dinamakan 7QEn gr.[8] [9]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ J. O'Callaghan (1972). ¿ Papiros Neotestamentarios en la Cueva de 7 Qumran ? (dalam bahasa Spanyol). Vol. 53. Biblica. hlm. 91–100.{{cite book}}: Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |Edition=
  2. ↑ J. O'Callaghan (1972). Supplement for The Journal of Biblical Literature - 1 Tim 3:16; 4,1.3 en 7Q4 ? (dalam bahasa Prancis). Vol. 91 No 2. Biblica. hlm. 1–14.
  3. ↑ M. Baillet (1972). Les Manuscrits de la Grotte de Qumran 7 et le Nouveau Testament (dalam bahasa Prancis). Vol. 53. Biblica. hlm. 508–516.
  4. ↑ P. Benoit (1972). Note sur les Fragmen de la Grotte Grecs 7 de Qumran (dalam bahasa Prancis). Revue Biblique. hlm. 321–324.
  5. ↑ CJ Hemer (1972). New Testament Fragmen At Qumran ? (dalam bahasa Inggris). Vol. 23. Tyndale Bulletin. hlm. 125–128.
  6. ↑ CH Roberts (1972). On Some Presumed Papyrus Fragments Of The New Testament From Qumran (dalam bahasa Inggris). Vol. 23. Journal Of Theological Studies ( New Series ). hlm. 446, 447.
  7. ↑ K. Aland (1973–1974). Neue Neutestamentliche Papirus III (dalam bahasa Inggris). Vol. 20. Studi Perjanjian Baru. hlm. 357–381.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Format tanggal (link)
  8. ↑ EA Muro Jr. (1997). The Greek Fragments Of Enoch From Qumran Cave 7 (dalam bahasa Inggris). Vol. 70. Revue de Qumran. hlm. 307–312.
  9. ↑ É . Puech (1997). Sept Fragments de la Lettre d'Hénoch (1 Hén 100, 103 et 105) Dans La Grotte 7 de Qumrân (dalam bahasa Prancis). Vol. 70. Revue de Qumran. hlm. 313–323.

Pustaka tambahan

  • Textual Reliability / Accuracy Of The New Testament (dalam bahasa Inggris), Islamic Awareness, diakses tanggal 2012-05-10
  • Gabriele Boccaccini (2005). Enoch and Qumran Origins : New Light On A Forgotten Connection (dalam bahasa Inggris). Wm . B. Eerdmans Publishing. hlm. 229–231.
Teks
Tempat
Istilah
Tokoh
Lain-lain
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan