Jumat, 30 Oktober 2026
23:51 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
7Q6

7Q6

Bagikan:
250px-7Q6-1%2C2.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dua fragmen yang diidentifikasi sebagai 7Q6,1 dan 7Q6,2

7Q6 adalah suatu naskah kuno yang ditulis pada lembaran perkamen dalam bahasa Yunani yang ditemukan di gua 7 di Qumran, dan tergolong ke dalam kumpulan Naskah Laut Mati. Diperkirakan dibuat pada sekitar 100 tahun Sebelum Masehi. Yang terlestarikan hanya dua fragmen yang ditandai dengan angka 1 dan 2. Teks naskah belum teridentifikasi pasti.

Pada tahun 1972, José O'Callaghan mengidentifikasi dua fragmen ini berasal dari sekitar tahun 100 AD dan memuat sebuah salinan dari Injil Markus, yaitu Markus 4:28 (7Q6,1) dan Kisah Para Rasul, yaitu Kisah Para Rasul 27:38 (7Q6,2).[1][2] Hal ini mengindikasikan bahwa di antara naskah Gulungan Laut Mati ditemukan fragmen Perjanjian Baru. Namun, pendapat ini mendapat penolakan oleh komunitas ilmiah dan identifikasi O'Callaghan dianggap keliru. Dalam serangkaian majalah muncul sejumlah pakar yang mempertanyakan identifikasi oleh José O'Callaghan tersebut, antara lain: Maurice Baillet,[3] P. Benoit,[4] Colin Hemer,[5] Colin Roberts,[6] dan Kurt Aland.[7]

Pada tahun yang sama, C. H. Roberts mengajukan identifikasi fragmen 7Q6,1 sebagai bagian dari Mazmur 34:28 atau Amsal 7:12–13, sedangkan fragmen 7Q6,2, sebagai bagian dari Kitab Yesaya, yaitu Yesaya 18:2.[6]

Identifikasi O'Callaghan dipertanyakan karena fragmen yang terlestarikan terlalu pendek untuk bisa dipastikan dengan tingkat probabilitas tinggi. Fragmen ini hanya berisi tiga atau empat huruf yang terbaca jelas. Dengan tidak ada identifikasi pasti saat ini secara luas diyakini bahwa fragmen 7Q6 tidak mewakili buku-buku teks Perjanjian Baru.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ J. O'Callaghan (1972). ¿ Papiros Neotestamentarios en la Cueva de 7 Qumran ? (dalam bahasa Spanyol). Vol. 53. Biblica. hlm. 91–100.{{cite book}}: Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |Edition=
  2. ↑ J. O'Callaghan (1972). Supplement for The Journal of Biblical Literature - 1 Tim 3:16; 4,1.3 en 7Q4 ? (dalam bahasa Prancis). Vol. 91 No 2. Biblica. hlm. 1–14.
  3. ↑ M. Baillet (1972). Les Manuscrits de la Grotte de Qumran 7 et le Nouveau Testament (dalam bahasa Prancis). Vol. 53. Biblica. hlm. 508–516.
  4. ↑ P. Benoit (1972). Note sur les Fragmen de la Grotte Grecs 7 de Qumran (dalam bahasa Prancis). Revue Biblique. hlm. 321–324.
  5. ↑ CJ Hemer (1972). New Testament Fragmen At Qumran ? (dalam bahasa Inggris). Vol. 23. Tyndale Bulletin. hlm. 125–128.
  6. 1 2 CH Roberts (1972). On Some Presumed Papyrus Fragments Of The New Testament From Qumran (dalam bahasa Inggris). Vol. 23. Journal Of Theological Studies ( New Series ). hlm. 446, 447.
  7. ↑ K. Aland (1973–1974). Neue Neutestamentliche Papirus III (dalam bahasa Inggris). Vol. 20. Studi Perjanjian Baru. hlm. 357–381.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Format tanggal (link)

Pustaka tambahan

  • Textual Reliability / Accuracy Of The New Testament (dalam bahasa Inggris), Islamic Awareness, diakses tanggal 2012-05-10
  • Gabriele Boccaccini (2005). Enoch and Qumran Origins : New Light On A Forgotten Connection (dalam bahasa Inggris). Wm . B. Eerdmans Publishing. hlm. 229–231.
  • Emanuel Tov (2008). Hebrew Bible, Greek Bible and Qumran : Collected Essays (dalam bahasa Inggris). Mohr Siebeck. hlm. 347–348.
Teks
Tempat
Istilah
Tokoh
Lain-lain
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan