Jumat, 25 September 2026
15:34 WIB
TERKINI
Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara

4Q106

4Q106 (atau 4QCanta; 4QCanticles) adalah potongan naskah kuno bertulisan bahasa Ibrani, terdiri dari 1 potongan besar dan 3 potongan kecil dari gulungan yang berisi 3 kolom tulisan dari Kitab Kidung Agung (dalam bahasa Inggris disebut juga Canticles) dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama dalam Alkitab Kristen. Fragmen ini ditemukan dalam gua ke-4 di Qumran, di antara sejumlah naskah lain yang secara keseluruhan disebut Naskah Laut Mati yang diperkirakan dari abad ke-2 SM.

Potongan naskah yang berisi tulisan dari Kidung Agung: 4Q106, 4Q107, 4Q108, 4Q240 dan 6Q6 (yang terakhir ini dari gua ke-6), merupakan naskah tertua dari kitab ini.

Potongan naskah 4Q106 ini berwarna krem.[1] Tulisannya mempunyai spasi 1.3 cm dari tepi atas, 1.5 cm dari tepi bawah dan di antara kolom 1.1 cm. Ada tanda garis tegak lurus, tetapi tidak ada tanda garis horizontal. Potongan nomor 6 yang dianggap bagian dari 4Q106 mempunyai tanda garis horizontal, yang membuat jelas bagaimana tulisan naskah ini begitu rata dan rapi. Ada Yardeni dalam komunikasi pribadi dengan Emanuel Tov memberi penanggalan di awal Dinasti Herodian.[2]

Isi

Potongan besar dan satu potongan kecil paling banyak berisi tulisan, dari kolom ke-2. Dua potongan kecil berasal dari kolom ke-1 dan ke-3. Dari kolom ke-1 dapat dibaca:[2] (Kidung Agung 3:4–5)

  • 3:4 Kupegang dan tak kulepaskan dia, sampai kubawa dia ke rumah ibuku, ke kamar orang yang melahirkan aku.
  • 3:5 Kusumpahi kamu, puteri-puteri Yerusalem

Dari kolom 2 dapat dibaca:[3][4]

Dari kolom 3 dapat dibaca:[4]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Discoveries in the Judaean Desert XVIII, p. 199.
  2. 1 2 DJD 18: 199.
  3. ↑ DJD 18: 202.
  4. 1 2 Florentino García Martínez, Eibert J. C. Tigchelaar. The Dead Sea Scrolls Study Edition: 1Q1-4Q273

Pranala luar

Teks
Tempat
Istilah
Tokoh
Lain-lain
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan