Senin, 28 September 2026
01:57 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Qumran

Qumran

120px-Dead_Sea_Scrolls_Map.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lokasi Qumran

Qumran (bahasa Ibrani:חירבת קומראן‎) adalah nama modern bagi lahan dari suatu biara di Laut Mati, Tepi Barat Palestina.[1] Letaknya adalah 14,4 km sebelah selatan kota Yerikho.[1] Para ahli beranggapan bahwa Qumran adalah tempat tinggal kaum Eseni dan sekaligus juga menjadi pusat aktivitas para kaum Eseni di pesisir Laut Mati.[2] Para ahli-ahli purbakala pun menggali daerah itu.[1] Para penggali itu menemukan meja-meja kapur di Qumran, yang diyakini bahwa di atas meja-meja inilah Gulungan Laut Mati ditulis, disalin dari generasi ke generasi oleh para juru tulis biara.[2] Gulungan-gulungan tersebut pertama kalinya ditemukan pada tahun 1947 dan gulungan-gulungan lain ditemukan sesudahnya.[1] Meja-meja tersebut ditemukan di atas tanah di antara reruntuhan yang menggunung bersama robohnya bangunan berlantai dua.[2] Para arkeolog berpendapat bahwa keadaan meja-meja itu sekarang diakibatkan karena meja-meja itu jatuh dari ruangan yang runtuh.[2] Ruangan itu mereka namakan "scriptorium" yang artinya "ruangan untuk menulis".[2] Penduduk yang tinggal di sana ternyata merupakan suatu persekutuan dari pertengahan abad kedua sebelum Masehi.[1] Mereka tinggal di daerah tersebut sampai daerah itu direbut oleh pasukan Romawi dalam Perang Yahudi-Romawi Pertama pada tahun 66-70 Masehi.[1]

250px-Qumran_Caves.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gua di Qumran

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 Qumran, W.R.F. Browning. 2009, Kamus Alkitab. Jakarta: BPK Gunung Mulia. hlm. 374.
  2. 1 2 3 4 5 (Indonesia) Michael O Wise. 2008, Naskah Laut Mati. Jakarta: Serambi. hlm. 41.
Teks
Tempat
Istilah
Tokoh
Lain-lain
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan