Selasa, 20 Oktober 2026
21:31 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Zaman Batu

Zaman Batu

artikel daftar Wikimedia

Bagikan:
lossy-page1-250px-Prehistorische_gebruiksvoorwerpen_van_steen_uit_Sangiran_op_Midden-Java%2C_KITLV_167759.tiff.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Perkakas dari batu yang dipakai manusia saat zaman batu.
Bagian dari seri tentang
Sejarah dan Prasejarah
Umat Manusia
↑ Masa sebelum Homo   (Kala Pliosen)
Masa Prasejarah
(sistem tiga zaman)
Zaman Batu
Paleolitikum Awal
Paleolitikum Madya
Homo sapiens awal
Paleotilikum Akhir
Modernitas perilaku
Epipaleolitikum
Mesolitikum
Neolitikum
Tunas peradaban
Protosejarah
Kalkolitikum
Zaman Perunggu
Kebinasaan Akhir Zaman Perunggu
Zaman Besi
Masa Sejarah
Abad Kuno
Pasca-Abad Kuno
Zaman Modern
↓ Masa mendatang   (Kala Holosen)
Sejarah teknologi

Zaman Batu yaitu suatu masa pada zaman prasejarah yang luas, saat manusia masih menciptakan alat dari batu (karena tak memiliki teknologi yang lebih baik). Zaman batu juga bisa disebut zaman sebelum manusia mengenal logam sehingga menggunakan batu sebagai bahan utama untuk membuat peralatan.[1] Kayu, tulang, dan bahan lain juga digunakan, tetapi batu (terutama flint) dibentuk untuk dimanfaatkan sebagai alat memotong dan senjata.[2] Istilah ini berasal sistem tiga zaman. Zaman Batu sekarang dipilah lagi menjadi masa Paleolitikum, Mesolitikum, Megalitikum dan Neolitikum, yang masing-masing dipilah-pilah lagi lebih jauh.

Sejarah

Zaman batu dimulai sekitar 3.4 juta tahun yang lalu, yaitu pada periode di mana sebuah fosil tulang yang ditemukan di Lembah Awash Hilir, Ethiopia terdapat bukti guratan alat batu.[3] Manusia purba pada masa ini belum mengenal teknologi dan tulisan. Selain memanfaatkan batu, manusia pada masa ini juga memanfaatkan tulang atau kayu sebagai peralatan mereka. Namun, peninggalan berupa kayu atau tulang tidak dapat ditemukan karena benda tersebut rapuh dan tidak bertahan lama.[4]

Peralatan zaman batu adalah ragam perkakas yang diciptakan oleh manusia purba dengan berbahan dasar bebatuan. Umumnya, peralatan ini digunakan untuk kepentingan penopang kehidupan dasar seperti berburu dan pertahanan diri.[5]

Pembagian zaman batu

250px-Ggantija_Temples_%281%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kuil Ggantija

Zaman Batu dapat diperiodisasi menjadi empat zaman, yaitu:

  • Zaman Batu Tua (Palaeolitikum), Zaman Paleolitikum berlangsung pada 50.000-10.000 SM. Disebut sebagai zaman batu tua, karena pada saat itu manusia menggunakan alat-alat batu yang masih dibuat secara kasar dan sederhana.[6]
  • Zaman Batu Tengah (Mesolitikum), di mana pada zaman ini manusia mulai hidup semi menetap di sebuah gua.[butuh rujukan]
  • Zaman Batu Muda (Neolitikum), Kehidupan pada zaman ini sudah mulai menetap, tidak berpindah-pindah. Jenis manusia yang hidup pada pada zaman ini yaitu homo Sapiens ras Mongoloide dan Austromelanosoide.[7]
  • Zaman Batu Besar (Megalitikum), di mana pada zaman ini manusia sudah dapat membuat dan meningkatkan kebudayaan, menghasilkan bangunan-bangunan dari batu besar.[8]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Farndon, John. (2007). Sejarah Dunia untuk anak pintar (Edisi Cet. 1). Jogjakarta: Platinum. ISBN 979-24-0583-6. OCLC 225644188.
  2. ↑ Putri, Arum Sutrisni (2020-04-15). Putri, Arum Sutrisni (ed.). "Zaman Batu: Pembagian Zaman dan Hasil Kebudayaan". Kompas.com. Diakses tanggal 2022-04-01.
  3. ↑ "Oldest tool use and meat-eating revealed | Natural History Museum". 18 Agustus 2010. Diarsipkan dari asli tanggal 18 Agustus 2010.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Zaman Batu: Pembagian Zaman, Ciri-ciri dan Peninggalannya". Museum Nusantara - Info Wisata Sejarah Indonesia. 2021-03-10. Diakses tanggal 2022-04-02.
  5. ↑ "Zaman & Perlatan Indonesia Zaman Batu | Zenius Education". zenius.net. Diakses tanggal 2022-04-02.
  6. ↑ PT, Koropak Media Parahyangan. "Menelusuri Sejarah Zaman Batu Tua di Nusantara - Koropak.co.id". koropak.co.id. Diakses tanggal 2022-04-01.{{cite web}}: |last= memiliki nama generik
  7. ↑ Latifah, Lanny. Widyastuti, Pravitri Retno (ed.). "Zaman Batu: Periodisasi Zaman Batu, Lengkap Beserta Hasil Kebudayaannya". Tribunnews.com. Diakses tanggal 02 April 2022.{{cite news}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=
  8. ↑ "Pembagian Periode di Zaman Batu dan Hasil Kebudayaannya yang Terjadi 3,3 Juta Tahun Lalu". kids.grid.id. Diakses tanggal 2022-04-01.
Didahului oleh:
tidak ada
Sejarah menurut periode
selama 3,4 juta tahun
hingga
4000 SM atau 2000 SM
Diteruskan oleh:
Zaman Perunggu
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan