Minggu, 08 November 2026
12:47 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Yomi

Yomi

Bagikan:
250px-Green_willow_and_other_Japanese_fairy_tales_%281910%29_%2814593788578%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Yomi dalam Green willow dan dongeng Jepang lainnya (1910)

Yomi atau Yomi no Kuni menurut mitologi Jepang merupakan nama yang digunakan untuk menyebut tempat beradanya orang-orang yang telah mati. Dalam catatan lain, selain orang-orang yang telah mati Yomi juga dihuni oleh dewa kegelapan.[1] Berbagai literasi mendeskripsikan istilah Yomi sebagai neraka, jurang tak berdasar, atau kerajaan kegelapan yang terletak di bawah bumi. Dalam beberapa versi, Yomi dikuasai atau dpimpin oleh Tsuikiyomi-no-Mikoto, yang sering disebut Tsuki-yomi. Tsuki-yomi adalah penguasa bulan dan penguasa malam. Dikatakan juga bahwa Yomo-tsu-kuni adalah dewa alam kematian. Kebalikan dari Yomi adalah Ama (surga).[2]

Yomi no Kuni (黄泉の国) juga dikenal sebagai Yomotsu kuni (黄泉国-Tanah Kesuraman), Ne no kuni (根の国-Tanah akar), Tokoyo no kuni (常世の国),[3] Meido, Neno-katatsu kuni, Soko-no-kuni (Tanah Dalam), Sokutsu-kuni (Tanah Bawah), Yomi-no-yo, atau Yomi-tsu-kuni (Tanah Kegelapan).[2]

Mitologi

Cerita yang menyangkut tentang Yomi-no-kuni ditemukan di catatan Kojiki (catatan hal-hal kuno) pada awal abad kedelapan (711-712). Terdapat kisah tentang Dewa Izanagi yang merindukan istrinya yang telah meninggal, Dewi Izanami, dan hendak mengunjunginya di Yomi no kuni dengan tujuan untuk membawanya kembali. dalam perbincangan mereka sebelumnya Izanami memberi tahu kepada suaminya untuk tidak melihatnya, tetapi Izanagi telah melanggar janji tersebut dan menatap istrinya. Dewa Izanagi terkejut dengan penampilan Izanami yang telah membusuk, dipenuhi oeh belatung dan delapan dewa petir mengikat tubuhnya. Setelah kejadian tersebut Dewa Izanagi sangat ketakutan sehingga ia memutuskan untuk melarikan diri dari yomi no kuni. Ia kemudian menyebut Yomi no kuni sebagai tanah yang paling tidak menyenangkan, mengerikan dan kotor.[4]

Referensi

  1. ↑ kamastra, Jacques H (1967). Encounter Or Syncretism: The Initial Growth of Japanese Buddhism. Brill. hlm. 453.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. 1 2 Turner, Patricia (2013). Encyclopedia of Ancient Deities. New York: Taylor & Francis. hlm. 518. ISBN 9781135963903.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ↑ Malá, Zuzana (2019). Religious Practices in the Japanese Mountains: From Fleeing the Hells Towards the Healthy, Sustainable and Spiritual Practices of the Consumer Society. Masarykova univerzita. hlm. 20. ISBN 9788021091986.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ Morishita, Saburo Shawn, ed. (2017). Materiality in Religion and Culture: Tenri University - Marburg University Joint Research Project. Zurich: Lit Verlag. hlm. 76. ISBN 9783643906311.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan