Jumat, 09 Oktober 2026
15:33 WIB
TERKINI
Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP
Yayasan Tim Bergling

Yayasan Tim Bergling

yayasan kesadaran kesehatan mental untuk mengenang Avicii

Bagikan:
Yayasan Tim Bergling
250px-Tim_Bergling_Foundation_Logo.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Avicii_2014_001_%28cropped%29.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Avicii, sosok yang menjadi sumber penamaan yayasan dan inspirasi pendiriannya.
Tanggal pendirianMaret 26, 2019;7 tahun lalu (2019-03-26)
Pendiri
JenisOrganisasi amal
TujuanUtama
Kesadaran kesehatan mental dan pencegahan bunuh diri
Lainnya
Perubahan iklim, perlindungan spesies terancam punah, tata kelola bisnis, dan konservasi satwa liar
Situs webtimberglingfoundation.org

Yayasan Tim Bergling (bahasa Inggris: Tim Bergling Foundation) adalah yayasan yang didirikan oleh keluarga disjoki asal Swedia Tim Bergling, yang dikenal secara profesional sebagai Avicii, untuk "menghormati kenangannya dan terus berkarya sesuai semangatnya".[1][2] Avicii meninggal dunia akibat bunuh diri pada tahun 2018, setelah sekian lama berjuang menghadapi masalah kesehatan mental.[3][4] Yayasan ini awalnya dibentuk untuk meningkatkan kesadaran mengenai kesehatan mental dan program pencegahan bunuh diri guna membantu mencegah keluarga lain mengalami tragedi serupa. Ruang lingkupnya kemudian diperluas hingga mencakup penanganan perubahan iklim, perlindungan spesies terancam punah, tata kelola bisnis, serta konservasi alam.[1][5][2]

Sejarah

Pendirian Yayasan Tim Bergling diumumkan oleh pihak keluarga Avicii pada 26 Maret 2019.[1] Mengikuti jejak filantropi Avicii semasa hidupnya termasuk proyek House for Hunger, keluarga Tim Bergling menyatakan, "Tim ingin membuat perubahan—mendirikan yayasan atas namanya adalah cara kami untuk menghormati kenangannya dan terus bertindak dalam semangatnya".[5]

Sebuah album anumerta karya Avicii yang bertajuk Tim dirilis pada 6 Juni 2019.[6] Avicii telah mengerjakan materi album tersebut sebelum kematiannya, dan sejumlah rekan kolaborator termasuk Chris Martin, Vargas & Lagola, serta Aloe Blacc dilibatkan untuk merampungkan produksinya.[7][8] Selain itu, Tim—biografi resmi yang ditulis oleh Måns Mosesson—diterbitkan pada tahun 2021.[9] Seluruh keuntungan dari kedua proyek tersebut disalurkan ke kas yayasan.

Dalam konferensi International Music Summit 2019, ayah Tim, Klas Bergling, menyuarakan pentingnya mengenali serta menangani gejala awal penurunan kesehatan mental, kecemasan, dan depresi bagi para artis penampil serta para pekerja di industri musik, sekaligus menguraikan faktor-faktor yang dapat memicu kondisi tersebut. Ia juga memaparkan target program yang hendak dicapai yayasan demi membantu menanggulangi persoalan tersebut.[10]

Konser Penghormatan Avicii

250px-Avicii_Tribute_Concert.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Avicii_Tribute_Concert_2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Avicii_Tribute_Concert_3.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Avicii_Tribute_Concert_4.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dokumentasi dari jalannya konser.

Pada 5 Desember 2019, pihak yayasan menyelenggarakan Konser Penghormatan Avicii untuk Kesadaran Kesehatan Mental (Avicii Tribute Concert for Mental Health Awareness) di Friends Arena, Stockholm. Konser tersebut menghadirkan David Guetta, Kygo, Dimitri Vegas & Like Mike, Nicky Romero, dan Laidback Luke sebagai penampil utama, bersama sejumlah vokalis yang pernah berkolaborasi dengan Tim, termasuk Aloe Blacc, Sandro Cavazza, Rita Ora, Dan Tyminski, Adam Lambert, Vincent Pontare, Audra Mae, dan Salem Al Fakir, serta artis lainnya. Sebuah orkestra beranggotakan 30 musisi turut mengiringi penampilan panggung, mewujudkan salah satu impian Tim agar musiknya dapat dibawakan secara langsung dalam format orkestra. Seluruh keuntungan konser disalurkan ke Yayasan Tim Bergling.[11] Tiket konser tersebut ludes terjual dalam kurun waktu 30 menit setelah loket penjualan dibuka.[12] Acara ini dihadiri oleh 58.163 penonton, mencetak rekor jumlah kehadiran penonton terbanyak sepanjang sejarah Friends Arena.[13]

Avicii Experience

Artikel utama: Avicii Experience

Avicii Experience, sebuah museum yang didedikasikan untuk mengenang karya dan warisan disjoki Avicii, dibuka pada Februari 2022 di Space Stockholm, sebuah pusat kebudayaan digital di dekat Sergels torg di Stockholm. Digagas oleh kedua orang tua sang musisi, museum ini memberikan kesempatan bagi para penggemar untuk mengenang dan merayakan karya-karyanya, sekaligus memperoleh wawasan mengenai proses kreatifnya. Area pameran menampilkan rekonstruksi kamar tidur masa kecil Avicii dan rumah mewahnya di Los Angeles, memamerkan lagu-lagu terpopulernya, menyediakan fitur interaktif bagi pengunjung untuk menggubah trek musiknya, hingga menyajikan karya musik yang belum pernah dirilis. Instalasi pameran merangkum berbagai fase kehidupan Avicii, termasuk simulasi ritme kerja padat yang dijalaninya sebelum memutuskan pensiun dari tur panggung pada tahun 2016, sehingga membantu pengunjung memahami pergulatan kesehatan mental yang dihadapinya. Sebagian dari pendapatan tiket museum didonasikan kepada Yayasan Tim Bergling.[14]

Referensi

  1. 1 2 3 "Avicii's Family Establish Tim Bergling Foundation". Billboard. Diakses tanggal 14 Mei 2019.
  2. 1 2 "Avicii's family start the Tim Bergling Foundation in support of mental health". DJMag.com. 26 Maret 2019.
  3. ↑ "Avicii's cause of death revealed: Report". 1 Mei 2018.
  4. ↑ Saunders, Emmeline; Newman, Vicki (1 Mei 2018). "Avicii's tragic cause of death revealed". mirror.
  5. 1 2 Blistein, Jon (26 Maret 2019). "Avicii's Family Launches Foundation to Address Mental Health, Suicide Prevention". Rolling Stone (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 14 Mei 2019.
  6. ↑ "Avicii's Team Announces Posthumous Album 'Tim'". Billboard. Diakses tanggal 14 Mei 2019.
  7. ↑ Farber, Jim (5 April 2019). "Avicii's Death Left Many Questions. Will His New Music Provide Answers?". The New York Times (dalam bahasa American English). ISSN 0362-4331. Diakses tanggal 14 Mei 2019.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ "Avicii's Posthumous Album 'Tim' Arriving This Summer". Rolling Stone. 5 April 2019.{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ Blistein, Jon (6 April 2021). "Avicii Biography to Be Published in November". Rolling Stone. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 13 April 2021. Diakses tanggal 13 April 2021.{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ "Avicii's Dad Speaks Out About His Son's Death & Mental Health Publicly for the First Time". Your EDM. 25 Mei 2019.
  11. ↑ "Tribute concert to be held in honour of Avicii in Stockholm". mixmag.net.
  12. ↑ "Avicii Tribute Concert Sells Out In Minutes". Your EDM. 5 September 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  13. ↑ "AVICII TRIBUTE CONCERT SLÅR NYTT REKORD IKVÄLL PÅ FRIENDS ARENA" (dalam bahasa Swedia). stockholmlive.com. Diarsipkan dari asli tanggal 11 Agustus 2020. Diakses tanggal 19 Mei 2021.
  14. ↑ Blistein, Jon (9 Juni 2020). "Avicii Museum to Open in Stockholm in 2021". Rolling Stone (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 28 November 2024.{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan