Senin, 21 September 2026
00:44 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Willy Rampf

Ahli aerodinamika mobil Jerman

Willy Rampf (lahir 20 Juni 1953) adalah seorang ahli aerodinamika mobil Formula 1 dari tim BMW-Sauber. Ia bersama DR. Mario Theissen merupakan dua kunci sukses tim BMW-Sauber dalam dua tahun belakangan ini.

Profil

Willy Rampf merupakan alumnus dari University of Applied Sciences Munich, Jerman jurusan aerodinamika tahun 1979. Ia memulai karier sebagai development engineer di perusahaan mobil BMW pada tahun 1979.

Pada 1989 ia dimutasikan menjadi test engineer BMW di Afrika Selatan sampai tahun 1993. Lantas kemudian ia pindah ke tim Sauber F1 yang saat itu bekerjasama dengan pabrikan mobil Mercedes-Benz. Rampf bertahan di tim itu hingga akhir 1997.

Pada 1998 ia kembali ke BMW, kali ini ia ditunjuk sebagai kepala pengawas program pengembangan sepeda motor BMW untuk reli Paris-Dakar. Namun ternyata projek ini gagal, sehingga ia memutuskan untuk kembali ke F1 pada tahun 1999 bersama Sauber. Kali ini posisinya adalah sebagai head of race and test team.

Pada 2000 Rampf dipromosikan sebagai technical director oleh Peter Sauber. Posisi ini bertahan sampai sekarang. Misi Rampf bersama BMW-Sauber saat ini adalah menghasilkan kemenangan GP pertama bagi Sauber dan juga BMW diajang F1 modern.

Hal Lain

Willy Rampf saat ini tinggal di Plaffikon, Swiss. Tak jauh dari markas tim BMW-Sauber di Hinwill. Ia sudah menikah dan mempunyai tiga orang anak.

Banyak yang menyebutkan bahwa otak pembelian Sauber oleh BMW adalah dari gagasan Willy Rampf. Namun baik Rampf, Peter Sauber, atau Mario Theissen membantah kabar burung tersebut.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan