|
Isi pilihan Wikipedia

Isi pilihan adalah karya-karya terbaik di Wikipedia, termasuk artikel, gambar, dan kontribusi lainnya yang menunjukkan hasil yang sangat baik dari usaha kolaborasi Wikipedia. Semua isi pilihan mengalami proses peninjauan menyeluruh untuk memastikannya memenuhi standar tertinggi untuk dijadikan contoh terbaik dari tujuan akhir Wikipedia.
Bintang emas kecil (Jenis Isi Pilihan
Wikipedia bahasa Indonesia memiliki tiga jenis isi pilihan, yakni:
- Artikel pilihan (AP)
- Gambar pilihan (GP)
- Daftar pilihan (DP)
Daftar Pilihan pada Wikipedia bahasa Indonesia ditangguhkan untuk sementara waktu terhitung sejak 19 Maret 2020.
Tinjauan umum
Artikel Pilihan |
Gambar Pilihan |
Daftar Pilihan | |
|---|---|---|---|
| Jumlah | 489 | 1.575 | 42 |
| Kriteria | 4 kriteria AP | 4 kriteria GP | 6 kriteria DP |
| Pengusulan | 14 usulan aktif (partisipasi: Pengusulan dan Penjadwalan) |
Pengusulan 2020 (partisipasi: Pemilihan dan Pengusulan) |
tidak ada pengusulan |
| Peninjauan ulang | Peninjauan ulang AP (partisipasi) |
—N/a | Peninjauan ulang DP |
| Mantan | 365 | 7 |
Artikel pilihan
Ahalya adalah salah satu anggota Pancakanya, lima tokoh perempuan teladan dalam mitologi Hindu. Berbagai sastra Hindu mengisahkan legenda tentang pernikahannya dengan Maharesi Gotama, godaan Indra (raja para dewa) pascanikah, kutukan suami atas ketidaksetiaannya, serta pembebasannya dari kutukan tersebut oleh Dewa Rama. Diciptakan oleh dewa Brahma sebagai wanita berparas paling jelita, Ahalya dinikahkan dengan Gotama yang usianya jauh lebih tua. Dalam versi yang paling awal dikisahkan bahwa ketika Indra datang menyamar sebagai suaminya, Ahalya mengetahui hal itu tapi tetap menerima rayuannya. Versi-versi yang muncul belakangan kerap menceritakannya luput dari kesalahan, dengan menggambarkannya sebagai korban tipu muslihat Indra. Dalam semua versi, Ahalya dan Indra dikutuk oleh Gotama. Kutukan tersebut bervariasi antara satu kitab dengan kitab lainnya, tapi hampir seluruh versi mengisahkan Rama sebagai figur penting yang memberi kebebasan dan penebusan dosa baginya. Meskipun versi awal mengisahkan Ahalya harus menebus dosa dengan menjalankan tapa berat dalam kondisi tak kasatmata dan hanya dapat dibebaskan oleh Rama, dalam variasi-variasi yang berkembang seiring berjalannya waktu, Ahalya dikutuk menjadi batu dan kembali wujud semula setelah tersentuh kaki Rama. (Selengkapnya...)
Artikel pilihan sebelumnya: Kontroversi etika shipping dalam fiksi penggemar – Perang Yahudi–Romawi Pertama – Oxalaia
Gambar pilihan
(ukuran asli: 2.500 × 1.667 piksel, 2,76 MB)
Arsip Gambar Pilihan
« Tampilan jarak dekat dari Comatricha nigra, sebuah spesies jamur lendir dalam kelas Myxogastria
Oleh: JJ Harrison
Lisensi: CC BY-SA 3.0 Unported