Jumat, 25 September 2026
04:12 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum

Wakidi

Wakidi (lahir di Plaju, Palembang, Sumatera Selatan, 1889 – wafat di Bukittinggi, Sumatera Barat, 1979) adalah seorang pelukis naturalis asal Indonesia yang lukisannya banyak mengandung corak Mooi Indie (Hindia molek). Bersama dengan Abdullah Surio Subroto (1879-1941) (ayah Basuki Abdullah) dan Pirngadie (1875-1936), Wakidi adalah satu di antara tiga pelukis naturalistik Indonesia yang terkemuka di zamannya. Orang tuanya berasal dari Semarang, Jawa Tengah yang bekerja di pertambangan minyak Plaju.[1]

Kehidupan

Wakidi mulai melukis sejak usia 10 tahun.[2] Pada tahun 1903, Wakidi belajar di Kweekschool (sekolah guru), Kota Bukittinggi.[3] Selama di Kweekschool, Wakidi sempat belajar dengan seorang pelukis Belanda bernama van Dick. Wakidi lulus dari Kweekschool pada tahun 1908.[butuh rujukan] Setelah menjadi guru, ia terus mengajar di Kota Bukittinggi selama 60 tahun.[4] Salah satu muridnya adalah Mochtar Apin yang ia ajar ketika masih muda di INS Kayutanam pada tahun 1930.[5] Meskipun banyak berkarya, hampir semuanya dikoleksi orang, sehingga Wakidi tidak pernah mengadakan pameran lukisannya. Karya-karyanya banyak dikoleksi oleh istana kepresidenan dan sejumlah tokoh penting, seperti wakil presiden Indonesia, Mohammad Hatta dan Adam Malik.

Catatan kaki

  1. ↑ archive.ivaa-online.org Profil Wakidi
  2. ↑ Dewi, Belinda Sukapura (November 2023). Pandanwangi, Ariesa (ed.). Mooi Indie. Sleman: Zahir Publishing. hlm. 33. ISBN 978-623-466-353-2.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Burhan, M. Agus (2008). Perkembangan Seni Lukis Mooi Indië sampai Persagi di Batavia, 1900-1942. Dwi - Quantum. hlm. 53.{{cite book}}: Parameter tidak dikenal |lay-url= diabaikanPemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ Makoginta, Anton Rais (2021). Arby Samah: Pemulia Alam dan Ibu. Pusaka Seni Rupa Indonesia. hlm. 31–32.{{cite book}}: Parameter tidak dikenal |lay-url= diabaikanPemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. ↑ Supangkat, Jim (Januari 2005). Provocative Bodies: Interpreting the Works of Mochtar Apin, 1990-1993. Jakarta: CP Foundation. hlm. 47. ISBN 979-99091-0-4.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan