Minggu, 20 September 2026
13:33 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Viola (tumbuhan)

Viola (tumbuhan)

genus tumbuh-tumbuhan

viola
250px-Viola_canina_100.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Viola canina
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Klad: Rosidae
Ordo: Malpighiales
Famili: Violaceae
Subfamili: Violoideae
Tribus: Violeae
Genus: Viola
L.[1]
Spesies

Lihat teks

Artikel takson sembarang

Viola atau dikenal secara lokal sebagai sukma,[2] antanan kembang, atau cecalung (bahasa Inggris : violet, pansy) adalah genus tumbuhan berbunga terbesar dalam famili Violaceae, yang berisi sekitar 525-600 spesies tumbuhan. Sebagian besar spesies ditemukan di Belahan Bumi Utara yang beriklim sedang, tetapi beberapa juga ditemukan di daerah seperti Hawaii, Australasia, dan Andes. Beberapa spesiesnya merupakan tanaman tahunan, beberapa tanaman tahunan, dan beberapa semak kecil. Banyak spesies, varietas, dan kultivarnya yang ditanam di taman sebagai tanaman hias. Salah satu bunga sukma yang ada di Indonesia adalah sukma sumatra atau Viola sumatranensis.

Bunga sukma ada yang merupakan tumbuhan menahun , ada pula yang merupakan tumbuhan semusim , dan ada pula yang berupa perdu kecil. Banyak spesies, varietas dan kultivar ditanam di taman untuk dijadikan bunga hias. Dalam hortikultura, istilah bunga sukma biasanya digunakan untuk kultivar beraneka warna dan berbunga besar yang ditanam setiap tahun atau dua tahun sekali dari biji dan digunakan secara luas sebagai bibit bunga.

Daftar spesies

[3][4] Ini adalah daftar spesies dalam genus tanaman Viola, sering dikenal sebagai violet (tumbuhan) atau banci.

Viola (tumbuhan) merupakan genus terbesar dalam famili Violaceae, yang terdiri dari lebih dari 680 spesies.[5]

Meskipun diberi nama yang mirip, baik African violet maupun dogtooth violet tidak berkerabat dekat dengan bunga violet yang sebenarnya.

Daftar isi: 

A

250px-Viola_arborescens_%28plant%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Viola arborescens

B

C

250px-Viola_chaerophylloides_3.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Viola chaerophylloides
250px-Viola_cornuta_2008.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Viola cornuta

D

E

F

G

H

I

J

K

L

250px-Alpine_Violet_Viola_labradorica_Flower_1453px.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Viola labradorica
250px-Viola_guestphalica_03.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Viola lutea

M

N

O

250px-Viola_ocellata_-_Flickr_003.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Viola ocellata
250px-Viola_orientalis_03.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Viola orientalis

P

250px-Viola_patrinii_1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Viola patrinii

Q

R

S

T

250px-Viola_tricolor_003.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Viola tricolor

U

V

W

X

Y

Z

Spesies hibrida

Referensi

  1. Linnaeus 1753.
  2. "Keanekaragaman tumbuhan obat di dataran tinggi dieng".
  3. Ning, Z. L., et al. (2012). Viola jinggangshanensis (Violaceae), a new species from Jiangxi, China. Annales Botanici Fennici 49(5) 383-86.
  4. Zhou, J. S., et al. (2008). Viola nanlingensis (Violaceae), a new species from Guangdong, southern China. Annales Botanici Fennici 45(3) 233-36.
  5. "Viola L. | Plants of the World Online | Kew Science". Plants of the World Online (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-09-27.
  6. Elias, Thomas S.; Dykeman, Peter A. (2009) [1982]. Edible Wild Plants: A North American Field Guide to Over 200 Natural Foods. New York: Sterling. hlm. 116. ISBN 978-1-4027-6715-9. OCLC 244766414.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan