Minggu, 27 September 2026
16:58 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Viktor Axelsen

Viktor Axelsen

pemain bulu tangkis asal Denmark

Viktor Axelsen
330px-Viktor_Axelsen_-_Indonesia_Masters_2018.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Informasi pribadi
NegaraDenmark
Lahir4 Januari 1994 (umur 32)
Odense, Denmark
Tempat tinggalDubai, Uni Emirat Arab[1]
Tinggi1,94 m
Tahun aktif2010–2026
PeganganKanan
PelatihPeter Gade
Henrik Rohde
Tunggal putra
Rekor karier572 menang, 160 kalah
Peringkat tertinggi1 (28 September 2017)
Rekam medali
Bulu tangkis putra
Mewakili  Denmark
Olimpiade
Medali emas – tempat pertama Paris 2024 Tunggal putra
Medali emas – tempat pertama Tokyo 2020 Tunggal putra
Medali perunggu – tempat ketiga Rio de Janeiro 2016 Tunggal putra
Kejuaraan Dunia
Medali emas – tempat pertama Glasgow 2017 Tunggal putra
Medali emas – tempat pertama Tokyo 2022 Tunggal putra
Medali perunggu – tempat ketiga Copenhagen 2014 Tunggal putra
Piala Sudirman
Medali perunggu – tempat ketiga Kuala Lumpur 2013 Beregu campuran
Piala Thomas
Medali emas – tempat pertama Kunshan 2016 Beregu putra
Medali perunggu – tempat ketiga Wuhan 2012 Beregu putra
Medali perunggu – tempat ketiga Bangkok 2018 Beregu putra
Medali perunggu – tempat ketiga Aarhus 2020 Beregu putra
Medali perunggu – tempat ketiga Bangkok 2022 Beregu putra
Kejuaraan Eropa
Medali emas – tempat pertama La Roche-sur-Yon 2016 Tunggal putra
Medali emas – tempat pertama Huelva 2018 Tunggal putra
Medali emas – tempat pertama Madrid 2022 Tunggal putra
Medali perak – tempat kedua Kyiv 2021 Tunggal putra
Medali perunggu – tempat ketiga Karlskrona 2012 Tunggal putra
Medali perunggu – tempat ketiga Kazan 2014 Tunggal putra
Medali perunggu – tempat ketiga Kolding 2017 Tunggal putra
Kejuaraan Beregu Campuran Eropa
Medali emas – tempat pertama Leuven 2015 Beregu campuran
Medali emas – tempat pertama Lubin 2017 Beregu campuran
Medali emas – tempat pertama Copenhagen 2019 Beregu campuran
Medali emas – tempat pertama Vantaa 2021 Beregu campuran
Medali emas – tempat pertama 2023 Beregu campuran
Medali perak – tempat kedua Moscow 2013 Tim campuran
Kejuaraan Beregu Putra Eropa
Medali emas – tempat pertama Amsterdam 2012 Beregu putra
Medali emas – tempat pertama Basel 2014 Beregu putra
Medali emas – tempat pertama Kazan 2016 Beregu putra
Medali emas – tempat pertama Kazan 2018 Beregu putra
Medali emas – tempat pertama Liévin 2020 Beregu putra
Kejuaraan Dunia Junior
Medali emas – tempat pertama Guadalajara 2010 Tunggal putra
Medali perak – tempat kedua Taipei 2011 Tunggal putra
Kejuaraan Junior Eropa
Medali emas – tempat pertama Vantaa 2011 Tunggal putra
Medali perunggu – tempat ketiga Vantaa 2011 Beregu campuran
Profil di BWF

Viktor Axelsen ([ˈʋiktəɐ̯aksəlsən]; lahir 4 Januari 1994) adalah pemain bulu tangkis asal Denmark. Ia merupakan Juara Dunia 2017 dan peraih medali emas Olimpiade Musim Panas 2020.[2] Ia juga memenangkan Kejuaraan Dunia Junior 2010, mengalahkan pemain asal Korea Selatan, Kang Ji-wook di final dan menjadikannya pemain Eropa pertama yang memegang gelar tersebut.[3] Axelsen juga memegang gelar pemenang tunggal putra Kejuaraan Eropa pada tahun 2016, 2018, dan 2022.[4][5] Pada 15 April 2026, ia secara resmi mengumumkan pensiun sebagai pemain bulutangkis di usia 32 tahun.[6]

Kehidupan awal

Axelsen lahir di Odense, Denmark, dan di usia 9 tahun, ayahnya mengenalkan ia dengan bulu tangkis, bermain di klub bulu tangkis Odense.[7][8] Ia tinggal bersama ayahnya setelah kedua orang tuanya berpisah, kemudian hidup sendiri di Kopenhagen saat usianya menginjak 17 tahun serta bergabung dengan tim nasional.[9] Ayahnya Henrik Axelsen menjalankan bisnis agensi periklanan selama beberapa tahun, akan tetapi sekarang bekerja penuh sebagai manajer anaknya. Ibunya Gitte Lundager memiliki toko di pusat Odense dengan salon tata rambut, kosmetik dan pakaian mode. Axelsen dilabeli sebagai Pemain Terbaik Tahun 2004 oleh klub bulu tangkis Odense.[10]

Karier

2006–2011: Awal karier dan gelar Juara Dunia Junior

Pencapaian Axelsen dimulai ketia ia memenangkan kejuaraan nasional junior di ganda dan tunggal putra di kelompok usianya pada tahun 2006 dan 2008.[10] Ia kemudian berhasil memenangkan Jerman Junior 2009 dan juga Kejuaraan Eropa U17 2009.[11]

250px-Viktor_Axelsen_%282010_Dutch_Open%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Viktor Axelsen di Belanda Terbuka 2010

Ia memulai debut di turnamen internasional senior pada Denmark Terbuka 2009 bermain untuk ganda putra bersama Steffen Rasmussen.[7]

Pada Januari 2010, Axelsen yang bermain dari babak kualifikasi berhasil mencapai final di kompetisi Internasional Swedia, dan berakhir sebagai runner-up setelah kalah dari Indra Bagus Ade Chandra secara straight games 15–21, 12–21.[12] Ia bertanding pada Kejuaraan Dunia Junior BWF di Guadalajara, Meksiko, meraih gelar tunggal putra dengan mengalahkan pemain Tiongkok Huang Yuxiang di perempatfinal, India B. Sai Praneeth di semi, dan Kang Ji-wook asal Korea Selatan di final.[11] Pada bulan Oktober, ia meraih gelar internasional senior pertama di usia 16 tahun, dengan memenangkan Cyprus International.[13] Beberapa minggu kemudian ia mengikuti kompetisi Super Series pertamanya di tunggal putra, pada Denmark Terbuka 2010; berhasil melewati tahap kualifikasi sebelum akhirnya kalah dari rekan senegaranya yang menjadi pemenang Jan Ø. Jørgensen di babak kedua.[14]

Pada tahun 2011, Axelsen memenangkan medali emas di Kejuaraan Junior Eropa, mengalahkan rekan setimnya Rasmus Fladberg 21–8, 17–21, 21–13 di final.[15] Ia juga meraih medali perak di Kejuaraan Dunia Junior 2011, kalah dari pemain asal Malaysia Zulfadli Zulkiffli.[16]

2012–2014: Gelar Grand Prix pertama, medali perunggu Eropa dan dunia

Pada awal tahun 2012, Axelsen pindah ke Valby, di Kopenhagen, dan mulai berlatih di Brøndby elite center.[8] Axelsen menjadi runner-up pada Prancis Terbuka di Paris, kalah di final ketika berhadapan dengan Daren Liew 18–21, 17–21.[17] Ia juga memenangkan medali perunggu di Kejuaraan Eropa 2012 kalah di semi-final dengan 3 set atas pemain asal Swedia Henri Hurskainen 21–18, 18–21, 17–21.[18]

Pada tahun 2014, Axelsen memenangkan gelar Grand Prix pertamanya di Swiss Terbuka, mengalahkan pemain asal Tiongkok Tian Houwei di final 21–7, 16–21, 25–23.[19] Axelsen berhasil meraih medali perunggu di Kejuaraan Dunia 2014 dan juga Kejuaraan Eropa 2014.[20]

2015–2016: Pemenang Eropa, perunggu Olimpiade, dan gelar Superseries

Pada tahun 2015, Axelsen meraih runner-up di Grand Prix Gold Swiss Terbuka, tiga ajang Super Series India Terbuka, Australia Terbuka, dan Jepang Terbuka. Ia terkualifikasi untuk bertanding di Final Super Series yang berlangsung di Dubai, dan keluar sebagai runner-up.[21] Axelsen tergabung dalam tim Denmark yang memenangkan Kejuaraan Beregu Campuran Eropa di Leuven, Belgia.[22][23] Pada Piala Sudirman, timnya berhasil mencapai perempat final kalah 2–3 atas tim Jepang, di mana ia bermain di pertandingan kedua.[24] Ia menyelesaikan edisi 2015 dengan menduduki peringkat 6 dunia.

Pada tahun 2016, Axelsen mendapat pengahargaan eropa pertamanya pada bulan Mei 2016, mengalahkan legenda dan juara bertahan Jan Ø. Jørgensen dengan skor 21–11, 21–16 di final Kejuaraan Eropa edisi ke-25. Ia juga tergabung dalam tim bersejarah Denmark yang memenangkan gelar Piala Thomas pertama sepanjang sejarah pada tahun 2016. Axelsen memenangkan lima dari enam pertandingan tunggal putra dalam kejuaraan tim, dan juga bertanding melawan pemain berpengalaman asal Indonesia Tommy Sugiarto di final (21–17, 21–18) menyiapkan kemenangan 3–2 yang dramatis dan bersejarah bagi Denmark atas Indonesia. Pada Olimpiade Rio de Janeiro 2016, ia memenangkan medali perunggu dengan mengalahkan Lin Dan asal Tiongkok 21–15, 12–21, 21–17.

2017: Juara dunia, gelar Final Superseries kedua, peringkat 1 dunia

Pada tahun 2017, Axelsen memenangkan Kejuaraan Dunia di Glasgow dengan dua set atas Lin Dan (22–20, 21–16) dan menjadi pemain asal Denmark ketiga yang menjadi Juara Dunia (Peter Rasmussen 1997 di Glasgow & Flemming Delfs 1977 di Swedia).[20] Axelsen, dengan catatan 4–3, menjadi pemain satu-satunya di peringkat dua puluh teratas yang memenangkan catatan head-to-head atas Lin Dan.[25]

Axelsen melanjutkan catatan kemenangannya di Glasgow dengan memenangkan final Jepang Terbuka di Tokyo atas Lee Chong Wei asal Malaysia dengan tiga set pada 23 September, mendorongnya ke puncak Peringkat Dunia BWF.[26]

2018–2019: Gelar kejuaraan eropa kedua

Pada tahun 2018, Axelsen tergabung dalam Kejuaraan Beregu Putra Eropa dan meraih emas setelah sempat mengalami cedera kaki. Ia mewakili Denmark pada Piala Thomas dan Uber 2018. Di babak grup, ia mengalahkan Vladimir Malkov asal Rusia dan asal Algeria. Pada pertandingan babak grup melawan Lee Chong Wei, ia kalah dua set 9–21, 19–21. Pada pertandingan perempat final melawan Korea Selatan, ia mengalahkan Son Wan-ho, akan tetapi kalah atas pemain idola dan mantan peringkat dua dunia, Kento Momota di semi final. Denmark kemudian tersingkir di babak semi final. Pada bulan Agustus, Axelsen gagal mempertahankan gelar dunianya di mana ia dikalahkan oleh Juara Dunia dua kali dan Juara Olimpiade Chen Long di perempat final.[27]

2020: Gelar All England Terbuka

Axelsen memulai musim dengan bertanding di Indonesia Masters. Ia keluar sebagai semi-finalist setelah kalah dari pemain tuan rumah unggulan ketujuh Anthony Ginting dengan dua set.[28] Pada bulan Februari, ia berhasil memepertahankan gelarnya di Spanyol Masters Barcelona setelah mengalahkan pemain muda Thailand Kunlavut Vitidsarn dengan dua set 21–16, 21–13.[29] Pada bulan Maret, ia memenangkan turnamen bergengsi All England, menciptakan sejarah sebagai orang Eropa dan Denmark pertama yang mengangkat trofi tunggal putra sejak tahun 1999.[30]

2021: Medali Perak Kejuaraan Eropa dan Emas Olimpiade

Axelsen turut berpartisipasi di Kejuaraan Beregu Campuran Eropa di Finlandia,dan membantu timnya memenangkan medali emas.[31] Pada bulan Maret, Axelsen mengikuti All England 2021 sebagai juara bertahan. Ia berhasil mencapai final, akan tetapi kalah atas pemain unggulan ke-6 Malaysia Lee Zii Jia dalam pertandingan tiga set yang melelahkan.[32] Ia juga mengambil bagian pada Kejuaraan Eropa Kyiv, melaju ke final, tetapi penyelenggara memutuskan untuk membatalkan final, karena Axelsen dinyatakan positif COVID-19. Akibatnya, ia dilarang memainkan pertandingan final melawan rekan senegaranya Anders Antonsen dan dianugerahi medali perak.[33] Pada Olimpiade Tokyo 2020, Axelsen berhasil meraih medali emas dengan mengalahkan juara sebelumnya Chen Long dalam dua set di final.

Prestasi

Olimpiade

Tunggal putra

Tahun Tempat Lawan Skor Hasil
2016 Riocentro – Pavilion 4, Rio de Janeiro, Brazil Tiongkok Lin Dan 15–21, 21–10, 21–17 20px-Bronze_medal.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Perunggu
2020 Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang Tiongkok Chen Long 21–15, 21–12 20px-Gold_medal.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Emas
2024 Porte de La Chapelle Arena, Paris, Prancis Thailand Kunlavut Vitidsarn 21–11, 21–11 20px-Gold_medal.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Emas

Kejuaraan Dunia BWF

Tunggal putra

Tahun Tempat Lawan Skor Hasil
2014 Ballerup Super Arena, Kopenhagen, Denmark Malaysia Lee Chong Wei 9–21, 7–21 Bronze Perunggu
2017 Emirates Arena, Glasgow, Skotlandia Tiongkok Lin Dan 22–20, 21–16 Gold Emas
2022 Tokyo Metropolitan Gymnasium, Tokyo, Jepang Thailand Kunlavut Vitidsarn 21–5, 21–16 Gold Emas

Kejuaraan Eropa

Tunggal putra

Tahun Tempat Lawan Skor Hasil
2012 Telenor Arena, Karlskrona, Swedia Swedia Henri Hurskainen 21–18, 18–21, 17–21 Perunggu Perunggu
2014 Gymnastics Center, Kazan, Rusia Denmark Jan Ø. Jørgensen 11–21, 13–21 Perunggu Perunggu
2016 Vendéspace, La Roche-sur-Yon, Prancis Denmark Jan Ø. Jørgensen 21–11, 21–16 Emas Emas
2017 Sydbank Arena, Kolding, Denmark Denmark Anders Antonsen 17–21, 16–21 Perunggu Perunggu
2018 Palacio de Deportes, Huelva, Spanyol Inggris Rajiv Ouseph 21–8, 21–7 Emas Emas
2021 Palace of Sports, Kyiv, Ukraina Denmark Anders Antonsen Walkover Perak Perak

Kejuaraan Dunia Junior BWF

Tunggal putra

Tahun Tempat Lawan Skor Hasil
2010 Domo del Code Jalisco, Guadalajara, Meksiko Korea Selatan Kang Ji-Wook 21–19, 21–10 Emas Emas
2011 Arena Taoyuan, Kota Taoyuan, Taipei, Taiwan Malaysia Zulfadli Zulkiffli 18–21, 21–9, 19–21 Perak Perak

Kejuaraan Junior Eropa

Tunggal putra

Tahun Tempat Lawan Skor Hasil
2011 Energia Areena, Vantaa, Finlandia Denmark Rasmus Fladberg 21–8, 17–21, 21–13 Emas Emas

Tur Dunia BWF (19 gelar, 6 runner-up)

Tur Dunia BWF yang diumumkan pada tanggal 19 Maret 2017,[34] dan mulai dilaksanakan pada tahun 2018 adalah serangkaian turnamen bulu tangkis elit, yang disetujui oleh Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF). Tur Dunia BWF dibagi menjadi enam tingkatan, yaitu Final Tur Dunia, Super 1000, Super 750, Super 500, Super 300 (bagian dari HSBC World Tour), dan BWF Tour Super 100.[35]

Tunggal putra

Tahun Turnamen Tingkat Lawan Skor Hasil
2018 Malaysia Masters Super 500 Jepang Kenta Nishimoto 21–13, 21–23, 21–18 1 Juara
2018 Indonesia Terbuka Super 1000 Jepang Kento Momota 14–21, 9–21 2 Runner-up
2019 Spanyol Masters Super 300 Denmark Anders Antonsen 21–14, 21–11 1 Juara
2019 All England Terbuka Super 1000 Jepang Kento Momota 11–21, 21–15, 15–21 2 Runner-up
2019 India Terbuka Super 500 India Srikanth Kidambi 21–7, 22–20 1 Juara
2020 Malaysia Masters Super 500 Jepang Kento Momota 22–24, 11–21 2 Runner-up
2020 Spanyol Masters Super 300 Thailand Kunlavut Vitidsarn 21–16, 21–13 1 Juara
2020 All England Terbuka Super 1000 Tionghoa Taipei Chou Tien-chen 21–13, 21–14 1 Juara
2020 (I) Thailand Terbuka Super 1000 Hong Kong Ng Ka Long 21–14, 21–14 1 Juara
2020 (II) Super 1000 Denmark Hans-Kristian Vittinghus 21–11, 21–7 1 Juara
2020 Final Tur Dunia BWF Final Tur Dunia Denmark Anders Antonsen 16–21, 21–5, 17–21 2 Runner-up
2021 Swiss Terbuka Super 300 Thailand Kunlavut Vitidsarn 21–16, 21–6 1 Juara
2021 All England Terbuka Super 1000 Malaysia Lee Zii Jia 29–30, 22–20, 9–21 2 Runner-up
2021 Denmark Terbuka Super 1000 Jepang Kento Momota 20–22, 21–18, 21–12 1 Juara
2021 Indonesia Terbuka Super 1000 Singapura Loh Kean Yew 21–13, 9–21, 21–13 1 Juara
2021 Final Tur Dunia BWF Final Tur Dunia Thailand Kunlavut Vitidsarn 21–12, 21–8 1 Juara
2022 All England Terbuka Super 1000 India Lakshya Sen 21–10, 21–15 1 Juara
2022 Indonesia Masters Super 500 Tionghoa Taipei Chou Tien-chen 21–10, 21–12 1 Juara
2022 Indonesia Terbuka Super 1000 Tiongkok Zhao Junpeng 21–9, 21–10 1 Juara
2022 Malaysia Terbuka Super 750 Jepang Kento Momota 21–4, 21–7 1 Juara
2022 Perancis Terbuka Super 750 Denmark Rasmus Gemke 21–14, 21–15 1 Juara
2022 Final Tur Dunia BWF Final Tur Dunia Indonesia Anthony Sinisuka Ginting 21–13, 21–14 1 Juara
2023 Malaysia Terbuka Super 1000 Jepang Kodai Naraoka 21–6, 21–15 1Juara
2023 India Terbuka Super 750 Thailand Kunlavut Vitidsarn 22–20, 10–21, 21–12 2Runner-up
2023 Indonesia Terbuka Super 1000 Indonesia Anthony Sinisuka Ginting 21–14, 21–13 1Juara

Super Series BWF (4 gelar, 7 runner-up)

BWF Superseries, diluncurkan pertama pada 14 Desember 2006 dan diimplementasikan pada tahun 2007 merupakan serangkaian turnamen bulu tangkis level atas yang diadakan oleh Badminton World Federation (BWF). Satu musim Superseries terdiri dari 12 turnamen di seluruh dunia, termasuk lima Superseries Premier yang diperkenalkan sejak 2011, di mana para pemenang akan diundang untuk bermain di Final Superseries pada akhir tahun.[36]

Tunggal putra
Tahun Turnamen Lawan Skor Hasil
2012 Prancis Terbuka Malaysia Liew Daren 18–21, 17–21 2 Runner-up
2015 India Terbuka India Srikanth Kidambi 21–18, 13–21, 12–21 2 Runner-up
2015 Australian Open Tiongkok Chen Long 12–21, 21–14, 18–21 2 Runner-up
2015 Jepang Terbuka Tiongkok Lin Dan 19–21, 21–16, 19–21 2 Runner-up
2015 Dubai World Superseries Finals Jepang Kento Momota 15–21, 12–21 2 Runner-up
2016 India Terbuka Jepang Kento Momota 15–21, 18–21 2 Runner-up
2016 Dubai World Superseries Finals Tiongkok Tian Houwei 21–14, 6–21, 21–17 1 Juara
2017 India Terbuka Tionghoa Taipei Chou Tien-chen 21–13, 21–10 1 Juara
2017 Jepang Terbuka Malaysia Lee Chong Wei 21–14, 19–21, 21–14 1 Juara
2017 Tiongkok Terbuka Tiongkok Chen Long 16–21, 21–14, 13–21 2 Runner-up
2017 Dubai World Superseries Finals Malaysia Lee Chong Wei 19–21, 21–19, 21–15 1 Juara
  Turnamen Superseries Finals
  Turnamen Superseries Premier
  Turnamen Superseries

Grand Prix BWF (1 gelar, 1 runner-up)

BWF Grand Prix terdiri dari dua tingkatan, seperti Grand Prix Gold dan Grand Prix. Ini adalah rangkaian turnamen bulu tangkis yang diselenggarakan oleh Badminton World Federation (BWF) sejak 2007.[37]

Tunggal putra
Tahun Turnamen Lawan Skor Hasil
2014 Swiss Terbuka Tiongkok Tian Houwei 21–7, 16–21, 25–23 1 Juara
2015 Swiss Terbuka India Srikanth Kidambi 14–21, 24–22, 21–8 2 Runner-up
  Turnamen BWF Grand Prix Gold
  Turnamen BWF Grand Prix

BWF International Challenge/Series (4 gelar, 2 runners-up)

Tunggal putra
Tahun Turnamen Lawan Skor Hasil
2010 Swedish International Stockholm Indonesia Indra Bagus Ade Chandra 15–21, 12–21 2 Runner-up
2010 Cyprus International Prancis Simon Maunoury 21–10, 21–11 1 Juara
2011 Swedish International Stockholm Spanyol Pablo Abián 19–21, 6–21 2 Runner-up
2011 Spanyol International Spanyol Pablo Abián 21–11, 7–21, 21–9 1 Juara
2013 Belanda International Belanda Eric Pang 24–22, 21–12 1 Juara
2013 Denmark International Finlandia Ville Lång 21–17, 21–8 1 Juara
  Turnamen BWF International Challenge
  Turnamen BWF International Series

Kehidupan pribadi

Selain bahasa Denmark, Axelsen juga menguasai bahasa Inggris dan Mandarin. Viktor memiliki nama Mandarin yang diberikan oleh gurunya saat belajar di Beijing, yaitu "安賽龍" (Kedamaian Bersaing Naga). Axelsen juga memiliki toko daring bernama Viktor Axelsen Collection.[38]

Pasangan Axelsen yang juga seorang atlet bulu tangkis, Natalia Koch Rohde, melahirkan bayi perempuan yang mereka beri nama Vega Rohde Axelsen pada 15 Oktober 2020.[39][40]

Tinjauan karier

Tunggal Pertandingan Menang Kalah Balance
Total 528 389 135 +254
Tahun ini (2021) 33 31 2 +29
Ganda Pertandingan Menang Kalah Balance
Total 1 0 1 –1
Tahun ini (2021) 0 0 0 0

Catatan melawan lawan terpilih

Catatan melawan finalis Final akhir tahun, semi finalis Kejuaraan Dunia, dan perempat finalis Olimpiade. Akurat hingga 2 Agustus 2021.[41]

Pemain Pertandingan Menang Kalah Diff.
Tiongkok Bao Chunlai 110+1
Tiongkok Chen Long 20614–8
Tiongkok Du Pengyu 202–2
Tiongkok Lin Dan 963+3
Tiongkok Shi Yuqi 651+4
Tiongkok Tian Houwei 220+2
Tionghoa Taipei Chou Tien-chen 15132+11
Denmark Anders Antonsen 743+1
Denmark Peter Gade 101–1
Denmark Jan Ø. Jørgensen 853+2
Denmark Hans-Kristian Vittinghus 642+2
Inggris Rajiv Ouseph 761+5
Guatemala Kevin Cordón 110+1
India Parupalli Kashyap 4220
India Srikanth Kidambi 853+2
Pemain Pertandingan Menang Kalah Diff.
India B. Sai Praneeth 440+4
Indonesia Anthony Sinisuka Ginting 8440
Indonesia Taufik Hidayat 110+1
Indonesia Sony Dwi Kuncoro 220+2
Indonesia Tommy Sugiarto 752+3
Jepang Kento Momota 15114–13
Jepang Sho Sasaki 532+1
Malaysia Lee Chong Wei 14311–8
Malaysia Liew Daren 651+4
Malaysia Wong Choong Hann 2110
Korea Selatan Lee Hyun-il 413–2
Korea Selatan Son Wan-ho 1275+2
Thailand Boonsak Ponsana 321+1
Thailand Kantaphon Wangcharoen 220+2
Vietnam Nguyễn Tiến Minh 110+1

Referensi

  1. ↑ "Tokyo 2020 Olympic badminton champion Axelsen celebrates in Dubai". Gulf News. 17 Agustus 2021. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 14 September 2021. Diakses tanggal 14 September 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Badminton World Championships: Viktor Axelsen beats Lin Dan to win singles gold" (dalam bahasa Inggris). BBC. 28 Agustus 2017. Diakses tanggal 5 Agustus 2018.
  3. ↑ Sachetat, Raphaël (25 April 2010). "World Juniors – Axelsen creates history" (dalam bahasa Inggris). Badzine.net. Diakses tanggal 5 Agustus 2018.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "'Viktor-ious' Danes Dominate – Finals: European Championships 2016" (dalam bahasa Inggris). Badminton World Federation. 2 Mei 2016. Diakses tanggal 5 Agustus 2018.
  5. ↑ "Axelsen vinder EM i rendyrket dansk finale". dr.dk (dalam bahasa Dansk). 30 April 2022. Diakses tanggal 15 Juli 2022.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Randra, Trypama. "Viktor Axelsen Pensiun: Selamat Menikmati Hidup Legenda". detiksport. Diakses tanggal 2026-04-17.
  7. 1 2 "Players: Viktor Axelsen" (dalam bahasa Inggris). Badminton World Federation. Diakses tanggal 5 Agustus 2018.
  8. 1 2 "Viktor Axelsen" (dalam bahasa Dansk). Fyens Stiftstidende. 4 September 2016. Diakses tanggal 5 Agustus 2018.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ "丹麦羽球新星:学北京腔将近两年 偶像是林丹". www.chinanews.com (dalam bahasa Tionghoa). 19 Oktober 2015. Diakses tanggal 18 Maret 2020.
  10. 1 2 Stockholm, Frank. "Stor i slaget Viktor Axelsen saetter sin serv som han vil". www.udogse.dk (dalam bahasa Dansk). Diakses tanggal 5 Agustus 2018.
  11. 1 2 Sukumar, Dev (3 Mei 2010). "Players – Axelsen – Hope springs anew for Denmark" (dalam bahasa Inggris). Badzine.net. Diakses tanggal 5 Agustus 2018.
  12. ↑ Bendix, Lasr (24 Januari 2010). "Gennembrud for fynsk badminton-es" (dalam bahasa Dansk). Fyens Stiftstidende. Diakses tanggal 5 Agustus 2018.
  13. ↑ Sachetat, Raphael (17 Oktober 2010). "Cyprus Int'l – Axelsen is "Just too strong"" (dalam bahasa Inggris). Badzine.net. Diakses tanggal 17 Februari 2019.
  14. ↑ Vandevorst, Elm (1 November 2010). "Denmark Open 2010 Finals – Jorgensen's First" (dalam bahasa Inggris). Badzine.net. Diakses tanggal 17 Februari 2019.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  15. ↑ "Zápasy o titul mistra Evropy" (dalam bahasa Ceko). Český badmintonový svaz. 24 April 2011. Diakses tanggal 17 Februari 2019.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  16. ↑ "Viktor Axelsen var sølle tre bolde fra at vinde ungdoms-VM" (dalam bahasa Dansk). Politiken. 6 November 2010. Diakses tanggal 17 Februari 2019.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  17. ↑ Røsler, Manuel (28 Oktober 2012). "Strong European performances in Paris" (dalam bahasa Inggris). Badminton Europe. Diakses tanggal 17 Februari 2019.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  18. ↑ Nielsen, Erik (20 April 2012). "Axelsen ude af EM" (dalam bahasa Dansk). DR. Diakses tanggal 17 Februari 2019.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  19. ↑ Røsler, Manuel (17 Maret 2014). "Adcocks and Axelsen triumph at Swiss Open" (dalam bahasa Inggris). Badminton Europe. Diakses tanggal 17 Februari 2019.
  20. 1 2 Vording, Frederik Alexander (28 Agustus 2017). "Verdensmesteren kommer hjem: Her kan du hylde Viktor" (dalam bahasa Dansk). TV 2 Lorry. Diakses tanggal 17 Februari 2019.
  21. ↑ "Viktor Axelsen (DEN)". www.yonex.com (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2020-06-26. Diakses tanggal 23 Januari 2020.
  22. ↑ Pavitt, Michael (14 Februari 2015). "Denmark and England win thrillers to reach final of European Mixed Team Badminton Championships". www.insidethegames.biz (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 23 Januari 2020.
  23. ↑ Røsler, Manuel; Phelan, Mark (16 Februari 2015). "Denmark claim 15th title". www.badmintoneurope.com. Diakses tanggal 23 Januari 2020.
  24. ↑ Liew, Vincent (15 Mei 2015). "Sudirman Cup: Japan eliminates Denmark 3-2". www.badmintonplanet.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 23 Januari 2020.
  25. ↑ BWF. "Lin's head-to-head record against other players" (dalam bahasa Inggris). TournamentSoftware.com. Diakses tanggal 1 September 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)[pranala nonaktif permanen]
  26. ↑ Agence France-Presse (24 September 2017). "Viktor Axelsen wins first Japan Open title". The Times of India (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 29 September 2017.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  27. ↑ "Axelsen shut out of semifinals at 2018 BWF World Championships". www.xinhuanet.com (dalam bahasa Inggris). 3 Agustus 2018. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-08-08. Diakses tanggal 23 Januari 2020.
  28. ↑ Rahmani, Nadhira (18 Januari 2020). "INDONESIA MASTERS SF – Antonsen in hunt for repeat title". www.badzine.net (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 18 Maret 2020.
  29. ↑ Busk Stie, Hans-Henrik (23 Februari 2020). "Viktor Axelsen vinder Spain Masters for andet år i træk". sport.tv2.dk (dalam bahasa Dansk). Diakses tanggal 18 Maret 2020.
  30. ↑ Raftery, Alan (15 Maret 2020). "Viktor Axelsen is the All England champion: It is a dream come true!". www.badmintoneurope.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 18 Maret 2020.
  31. ↑ Houston, Michael (15 Februari 2021). "Denmark to defend European Badminton Mixed Team title in Finland". www.insidethegames.biz (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 4 Mei 2021. Diakses tanggal 4 Mei 2021.{{cite web}}: |archive-date= / |archive-url= stempel waktu tidak cocok; 15 Februari 2021 disarankan
  32. ↑ Palar, Sanjeev (21 Maret 2021). "As it happened - 2021 All England Open, Day 5: Lee Zii Jia takes maiden title as Okuhara Nozomi helps Japan sweep four of five titles on offer". www.olympicchannel.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 22 Maret 2021.
  33. ↑ Berkeley, Geoff (2 Mei 2021). "Two European Badminton Championships finals cancelled and Axelsen among those with COVID-19". www.insidethegames.biz (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 4 Mei 2021. Diakses tanggal 4 Mei 2021.{{cite web}}: |archive-date= / |archive-url= stempel waktu tidak cocok; 2 Mei 2021 disarankan
  34. ↑ "BWF Launches New Events Structure" (dalam bahasa Inggris). Badminton World Federation. 29 November 2017.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  35. ↑ "Action-Packed Season Ahead!" (dalam bahasa Inggris). Badminton World Federation. 15 Januari 2018.
  36. ↑ "Salinan arsip" (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 10 November 2014. Diakses tanggal 27 Juli 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  37. ↑ "Grand Prix Gold and Grand Prix Series" (dalam bahasa Inggris). Badminton World Federation. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-05-07. Diakses tanggal 26 Juli 2016.
  38. ↑ "Viktor Axelsen Collection". www.va-collection.dk. Diakses tanggal 31 Januari 2019.
  39. ↑ Asferg, Mikkel (16 Oktober 2020). "Viktor Axelsen er blevet far". sport.tv2.dk (dalam bahasa Dansk). Diakses tanggal 8 November 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  40. ↑ Kattige, Medha. "Viktor Axelsen blessed with a baby girl" (dalam bahasa Inggris).
  41. ↑ "Viktor Axelsen Head to Head". bwf.tournamentsoftware.com. Diakses tanggal 23 Maret 2021.

Pranala luar

Penghargaan dan prestasi
Didahului oleh:
Pernille Blume
Danish Sports Name of the Year
2017
Diteruskan oleh:
Caroline Wozniacki
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan