Sabtu, 26 September 2026
01:09 WIB
TERKINI
Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia
Vehicle to Grid

Vehicle to Grid

250px-V2GEnabledEVFastCharger.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Stasiun pengisian cepat EV yang mendukung V2G.

Vehicle-to-grid (V2G), yang secara harfiah diterjemahkan sebagai kendaraan-ke-jaringan, adalah sebuah sistem di mana kendaraan listrik berbasis baterai (plug-in electric vehicle/PEV), seperti mobil listrik dan kendaraan hibrida plug-in, dapat berkomunikasi dengan jaringan cerdas (smart grid) untuk menyalurkan energi listrik secara dua arah (bi-directional).[1]

Melalui teknologi ini, kendaraan listrik tidak hanya bertindak sebagai konsumen yang mengambil daya dari jaringan untuk mengisi baterai, tetapi juga berfungsi sebagai sumber energi terdistribusi (Distributed Energy Resource/DER). Kendaraan dapat mengembalikan sebagian energi listrik yang tersimpan di dalam baterainya kembali ke jaringan listrik publik, khususnya pada saat permintaan beban puncak (peak hours).[2]

Cara kerja

500px-Skema_V2G.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Konsep kerja skema V2G

Secara tradisional, proses pengisian daya kendaraan listrik berjalan satu arah (grid-to-vehicle atau G2V). Dalam sistem V2G, arus listrik dirancang untuk mengalir bolak-balik. Hal ini dimungkinkan melalui penggunaan:

  • Pengisi daya dua arah (Bi-directional charger): Baterai kendaraan listrik menyimpan daya dalam bentuk arus searah (DC), sementara jaringan listrik publik menggunakan arus bolak-balik (AC). Pengisi daya dua arah dilengkapi dengan pembalik daya (inverter) khusus yang dapat mengubah arus DC dari baterai menjadi arus AC yang sinkron dengan jaringan saat daya dikembalikan.[3]
  • Protokol Komunikasi: Agar kendaraan dan stasiun pengisian dapat saling berkoordinasi dengan jaringan utilitas, diperlukan protokol perangkat lunak yang terstandardisasi. Standar global utama yang mengatur komunikasi aman untuk sistem V2G adalah ISO 15118. Protokol ini mengatur autentikasi cerdas (Plug & Charge) dan pertukaran data tarif listrik secara waktu nyata (real-time).[4]

Variasi teknologi (V2X)

V2G merupakan bagian dari payung teknologi yang lebih luas yang disebut V2X (Vehicle-to-Everything). Selain jaringan publik, daya dari mobil listrik juga dapat disalurkan ke berbagai skala infrastruktur:

  • V2H (Vehicle-to-Home): Menyalurkan daya dari mobil langsung ke sistem kelistrikan rumah, sering kali digunakan sebagai genset darurat saat pemadaman listrik.
  • V2B (Vehicle-to-Building): Menyalurkan daya ke bangunan komersial atau perkantoran untuk menekan tagihan listrik gedung pada jam-jam sibuk (peak shaving).
  • V2L (Vehicle-to-Load): Fitur paling dasar di mana mobil memiliki stopkontak AC standar untuk menyalakan perangkat elektronik eksternal, seperti laptop, mesin kopi, atau peralatan berkemah.

Keuntungan

Adopsi teknologi V2G menawarkan sejumlah manfaat transformatif bagi sektor energi dan transportasi:

  • Stabilisasi Jaringan (Grid Ancillary Services): Baterai kendaraan dapat merespons perubahan beban listrik dalam hitungan milidetik, membantu perusahaan utilitas mengatur regulasi frekuensi dan menjaga tegangan jaringan tetap stabil.
  • Penyangga Energi Terbarukan: Sumber energi bersih seperti tenaga surya dan angin bersifat intermiten (tidak selalu tersedia). Jutaan mobil listrik dengan sistem V2G dapat bertindak sebagai sistem penyimpanan energi raksasa yang menyerap sisa energi hijau di siang hari, dan melepaskannya kembali di malam hari.
  • Potensi Pendapatan Baru: Pemilik kendaraan dapat memprogram sistem pengisian cerdas (smart charging) mereka untuk membeli listrik di malam hari saat tarif murah, dan secara otomatis menjualnya kembali ke jaringan PLN/utilitas pada sore hari dengan harga yang lebih tinggi.

Tantangan

Meskipun menjanjikan, implementasi komersial V2G secara luas masih menghadapi hambatan teknis dan regulasi:

  • Degradasi Baterai dan Garansi: Siklus pengisian dan pengosongan (charge-discharge cycles) ekstra untuk menyuplai daya ke jaringan dikhawatirkan dapat mempercepat penurunan kapasitas baterai kendaraan listrik. Akibatnya, banyak produsen otomotif belum memberikan garansi baterai untuk penggunaan V2G.
  • Infrastruktur yang Mahal: Harga stasiun pengisian dua arah secara signifikan lebih mahal dan lebih kompleks untuk diinstal dibandingkan pengisi daya AC standar.
  • Kesiapan Regulasi: Di banyak negara, termasuk Indonesia, kerangka kebijakan tarif listrik (feed-in tariff) yang mengizinkan individu atau badan usaha menjual kembali energi dari kendaraan ke jaringan publik masih dalam tahap kajian.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Kempton, Willett; Tomić, Jasna (2005). "Vehicle-to-grid power fundamentals: Calculating capacity and net revenue". Journal of Power Sources. 144 (1): 268–279. doi:10.1016/j.jpowsour.2004.12.025.
  2. ↑ "Global EV Outlook 2023: Trends in charging infrastructure". International Energy Agency (IEA). April 2023. Diakses tanggal 14 Mei 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "How Vehicle-to-Grid Technology Will Transform the Grid". IEEE Spectrum. 12 Oktober 2022.
  4. ↑ "ISO 15118-20:2022 Road vehicles — Vehicle to grid communication interface". International Organization for Standardization (ISO). April 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Ikon rintisan

Artikel bertopik listrik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan