Minggu, 27 September 2026
14:03 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Udayin

Udayin

Udayin
250px-Udayi_-_ASI.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sculpture of Udayin
Raja Magadha
Berkuasaca 460–ca 444 SM atau ca 373–ca 357 SM
PendahuluAjatashatru
PenerusAnuruddha[1]
Meninggal444 atau 357 SM
AyahAjatashatru
IbuVajira
DinastiHaryanka
AgamaJainisme, Buddhisme

Udayin, atau yang juga dikenal sebagai Udayabhadra, adalah penguasa Magadha yang diperkirakan berkuasa sekitar tahun 460 SM atau dalam rentang 373–357 SM. Naskah-naskah Buddha dan Jain mencatatnya sebagai putra sekaligus penerus Raja Ajatashatru dari Dinasti Haryanka. Salah satu warisan utamanya adalah pendirian kota Pataliputra di titik pertemuan Sungai Sone dan Sungai Gangga. Karena letaknya yang strategis di tengah kekaisaran, ia kemudian memindahkan ibu kota kerajaan dari Rajagriha ke kota baru tersebut.

Keturunan

Terdapat perbedaan signifikan mengenai garis suksesi Dinasti Haryanka dalam berbagai tradisi. Catatan Buddhis mengurutkan penerus Bimbisara Bimbisara sebagai Ajatashatru, Udayabhadra (Udayin), Anuruddha, Munda, dan Nagadasaka. Sebaliknya, naskah Purana menyisipkan nama Darshaka sebelum Udayin, serta menambahkan Nandivardhana dan Mahanandin di akhir dinasti; Matsya Purana bahkan menyebut Vamsaka sebagai penerus Ajatashatru.[2] Mengingat Purana disusun pada periode yang lebih belakangan, para ahli cenderung lebih mengandalkan kronologi Buddhis, di mana sosok Nagadasaka sering diidentifikasi sama dengan Darshaka. Terlepas dari perbedaan silsilah, tradisi Jain mencatat bahwa Bimbisara, Ajatashatru, dan Udayin merupakan penyokong setia Jainisme.[3]

Dalam kajian historis tahun 1941, Prof. H.C. Seth mengajukan hipotesis yang menyamakan Udayin dengan Raja Udayana dari drama Sanskerta Svapnavasavadatta.[4] Berdasarkan catatan Xuanzang tentang pembangunan vihara di Tiladaka oleh keturunan terakhir Bimbisara, Seth berteori bahwa sosok tersebut adalah Darshaka, sementara Udayin dianggap mendirikan dinasti baru yang ditandai dengan pemindahan ibu kota ke Pataliputra.[5] Namun, hipotesis ini disanggah oleh Liladhar B. Keny (1943). Keny menegaskan bahwa Udayana dalam drama tersebut adalah entitas berbeda, yakni penguasa Kerajaan Vatsa yang berpusat di Kaushambi.[4]

R.G. Bhandarkar memberikan analisis etimologis terhadap nama Darshaka (Dasaka) yang dalam kronik Buddha sering diawali dengan kata 'Naga'. Menurutnya, prefiks ini mengindikasikan afiliasi dengan klan Naga dari Padmavati dan keterpisahan dari garis keturunan Haryanka sebelumnya. Hipotesis ini menyiratkan bahwa Darshaka kemungkinan berasal dari keluarga yang berbeda dan baru naik takhta sekitar tiga generasi pasca-pemerintahan Ajatashatru, bukan sebagai penerus langsungnya.[6]

Referensi

  1. ↑ "Anuruddha".
  2. ↑ V. K. Agnihotri, ed. (2010). Indian History. Allied Publishers. hlm. A-168. ISBN 978-81-8424-568-4.
  3. ↑ Glasenapp, Helmuth von (1999). Jainism: An Indian Religion of Salvation (dalam bahasa Inggris). Motilal Banarsidass Publ. ISBN 978-81-208-1376-2.
  4. 1 2 Keny 1943, hlm. 63.
  5. ↑ Keny 1943, hlm. 61-64.
  6. ↑ Bhandarkar, Devadatta Ramkrishna (1918). "Lectures on the ancient history of India, on the period from 650 to 325 B. C." University of Calcutta. hlm. 71–72.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan