Selasa, 29 September 2026
09:20 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto

Turwasu

Bagikan:

Dalam mitologi Hindu, Turwasu (atau Turwasa) (Sanskerta: तुर्वशु; Turvashu) merupakan putera kedua dari pasangan Maharaja Yayati dengan Dewayani. Ayahnya berasal dari Dinasti Candra (Soma), keturunan Ikswaku dan Pururawa.

Karena ayahnya melanggar janji pernikahan, ayahnya dikutuk oleh mertuanya, yaitu Mahaguru Sukra. Setelah ayahnya menerima kutukan untuk menjadi tua lebih cepat, kakaknya (Sang Yadu) dipanggil untuk mewarisi kutukan tersebut, tetapi kakaknya menolak. Kemudian Turwasu dipanggil setelah kakaknya menolak. Sama seperti Yadu, Turwasu juga menolak.

Akhirnya, ia bersama saudaranya yang lain (Yadu, Druhyu, Anu) tidak berhak mewarisi kerajaan. Hanya Puru (anak bungsu Yayati) yang bersedia mewarisi kutukan ayahnya. Kakaknya yang bernama Yadu, menurunkan wangsa Yadawa. Tuwasu menurunkan wangsa yang disebut Yawana. Kedua wangsa tersebut tidak mewarisi kerajaan ayah mereka, tetapi mendirikan kerajaan sendiri.

Menurut kitab Purana, dari Turwasu diturunkanlah leluhur kerajaan Pandhya, Kerala dan Chola.

Silsilah


Lihat pula

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan