Selasa, 20 Oktober 2026
14:43 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari

Turkifikasi

Bagikan:

Turkifikasi atau Turkisasi (bahasa Turki:Türkleştirme) adalah suatu perubahan budaya yang terjadi ketika suatu populasi atau negara memutuskan untuk mengadopsi budaya Turk, seperti yang telah terjadi di Kesultanan Utsmaniyah. Turkifikasi telah terjadi baik secara sukarela maupun melalui paksaan seiring dengan meluasnya negara-negara Turk.

Kelompok-kelompok yang dipengaruhi oleh proses Turkifikasi adalah orang-orang Anatolia, Balkan, Kaukasus dan Timur Tengah dengan berbagai macam latar belakang etnis, seperti orang Albania, Arab, Armenia, Asiria, Adyghe, Georgia, Yunani, Yahudi, Rom, Slavia, serta orang-orang Kurdi dan Laz. Kelompok-kelompok ini mengalami Turkifikasi pada masa Kesultanan Utsmaniyah.

Proses Turkifikasi sendiri pertama kali terjadi pada masa Kerajaan Seljuk. Penduduk setempat di Anatolia melakukan pernikahan campur dengan orang-orang Turk, pindah agama menjadi Muslim dan menguasai bahasa Turk. Hasilnya dapat dilihat dari genetika orang-orang Turki modern di Anatolia.[1][2][3]

Catatan kaki

  1. ↑ Lambton, Ann; Lewis, Bernard, ed. (1977). "3". The Cambridge history of Islam (Edisi Reprint.). Cambridge: Cambridge Univ. Press. hlm. 231. ISBN 0521291356.
  2. ↑ Davison, Roderic H. (2013). Essays in Ottoman and Turkish History, 1774-1923: The Impact of the West. University of Texas Press. hlm. 3. ISBN 0292758944.
  3. ↑ Bayazit Yunusbayev et al., "The Genetic Legacy of the Expansion of Turkic-Speaking Nomads across Eurasia." PLoS Genetics 11:4 (April 21, 2015): e1005068.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan