Sabtu, 07 November 2026
14:29 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Kutu

Kutu

ordo serangga

Bagikan:
Kutu
250px-Male_human_head_louse.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Arthropoda
Kelas: Insecta
Ordo: Psocodea
Subordo: Troctomorpha
Infraordo: Nanopsocetae
Parvordo: Phthiraptera
Subordo

Anoplura
Rhyncophthirina
Ischnocera
Amblycera

Artikel takson sembarang

Kutu (bahasa Inggris: louse) adalah nama umum untuk menyebut anggota takson Phthiraptera yang berisi lebih dari 5.000 spesies serangga parasitik tak bersayap. Phthiraptera telah ditempatkan dalam banyak peringkat takson, yaitu sebagai ordo, infraordo, atau parvordo, sebagai hasil dari berkembangnya penelitian filogenetik.[1]

Kutu merupakan parasit obligat yang hidup secara eksternal pada inang berdarah panas yang mencakup semua spesies burung dan mamalia, kecuali monotremata, tenggiling, dan kelelawar. Kutu juga bertindak sebagai vektor penyakit seperti tifus.

Oleh masyarakat awam, kutu sering kali digunakan untuk menyebut berbagai artropoda berukuran kecil hingga sangat kecil. Nama ini dipakai untuk sejumlah krustasea air kecil (seperti kutu air), serangga (seperti kutu kepala dan kutu daun), serta berbagai anggota Acarina (tungau dan caplak, yang berkerabat lebih dekat dengan laba-laba alih-alih serangga). Semua disebut "kutu" karena ukurannya yang kecil. Dengan demikian, pengertian awam istilah ini tidak memiliki arti taksonomi.

Penggunaan lain

Kata "kutu" dipakai pula dengan arti konotatif. Ungkapan "kutu buku" mengacu pada orang yang sangat gemar membaca buku. Peribahasa "takutkan tuma, kain di badan dibuang" berarti takut kepada istri, keluarga sendiri dibuang/dijauhi.

Galeri

Berikut adalah beberapa gambar untuk memperjelas perbedaan masing-masing kutu.

  • Kutu air Cyclops bicuspidatus betina (kiri) dan jantan
    Kutu air Cyclops bicuspidatus betina (kiri) dan jantan
  • Kutu air Daphnia
  • Kutu (flea)
    Kutu (flea)
  • Fahrenholzia pinnata, tuma (louse) umum pada tikus
    Fahrenholzia pinnata, tuma (louse) umum pada tikus
  • Kutu daun (Aphid). Kutu daun bukanlah kutu sejati karena lebih dekat kekerabatannya dengan wereng
    Kutu daun (Aphid). Kutu daun bukanlah kutu sejati karena lebih dekat kekerabatannya dengan wereng
  • Wereng Metcalfa pruinosa. Wereng kadang-kadang dianggap kutu
    Wereng Metcalfa pruinosa. Wereng kadang-kadang dianggap kutu
  • Psylla alni, sejenis kutu loncat. Meskipun bernama "kutu", kelompok ini lebih dekat berkerabat dengan wereng
    Psylla alni, sejenis kutu loncat. Meskipun bernama "kutu", kelompok ini lebih dekat berkerabat dengan wereng
  • "Kutu" beras biasa (Tribolium confusum), lebih tepat disebut kumbang beras atau kumbang tepung
    "Kutu" beras biasa (Tribolium confusum), lebih tepat disebut kumbang beras atau kumbang tepung
  • Tungau Trombidium (bintik-bintik merah) sedang berkerumum di bunga. Tungau bukanlah kutu
    Tungau Trombidium (bintik-bintik merah) sedang berkerumum di bunga. Tungau bukanlah kutu

Referensi

  1. ↑ de Moya, Robert S; Yoshizawa, Kazunori; Walden, Kimberly K O; Sweet, Andrew D; Dietrich, Christopher H; Kevin P, Johnson (2021-06-16). Buckley, Thomas (ed.). "Phylogenomics of Parasitic and Nonparasitic Lice (Insecta: Psocodea): Combining Sequence Data and Exploring Compositional Bias Solutions in Next Generation Data Sets". Systematic Biology (dalam bahasa Inggris). 70 (4): 719–738. doi:10.1093/sysbio/syaa075. ISSN 1063-5157. PMID 32979270.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Phthiraptera.
Wikispecies logo
Wikispecies mempunyai informasi mengenai Phthiraptera.
Wiktionary logo
Lihat entri louse di kamus bebas Wikikamus.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan