Jumat, 06 November 2026
10:15 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Wereng

Wereng

Bagikan:
Wereng
250px-Mimicry_of_Siphanta_acuta_edit1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Siphanta acuta
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Subordo:
Infraordo:
Fulgoromorpha
Superfamili:
Fulgoroidea
Famili

lihat teks

Artikel takson sembarang

Wereng (dibaca dengan 'e pepet', IPA: /ə/) adalah sebutan umum untuk serangga pengisap cairan tumbuhan anggota ordo Hemiptera (kepik sejati), subordo Fulgoromorpha, khususnya yang berukuran kecil. Tonggeret pernah digolongkan sebagai wereng (di bawah subordo Auchenorrhyncha), tetapi telah dipisah secara taksonomi. Karena sepenuhnya hidup dari tumbuhan (herbivora), sejumlah anggotanya menjadi hama penting dalam budidaya tanaman. Selain sebagai pemakan langsung, wereng juga menjadi vektor bagi penularan sejumlah penyakit tumbuhan penting, khususnya dari kelompok virus.

Beberapa buku masih menggunakan nama Auchenorrhyncha untuk menyebut Fulgoromorpha.

Ciri-ciri

Nimfa dari Fulgoroida memproduksi lilin dari kelenjar khusus di perut dan bagian tubuh lainnya. Lilin ini bersifat hidrofobik dan membantu menyembunyikan serangga dari pemangsa. Betina dewasa juga memproduksi lilin untuk melindungi telur.[1]

Wereng merupakan vektor dari beberapa penyakit tumbuhan, terutama fitoplasma yang hidup di floem tumbuhan dan ditularkan oleh wereng ketika menyerap nutrisi dari batang tumbuhan.[2]

Sejumlah anggota Fulgoroidea yang telah punah diketahui dari catatan fosil seperti Emiliana dari zaman Lutetian yang hidup di Colorado, Amerika Serikat.[3]

Contoh wereng yang menjadi hama pertanian

Merupakan hama utama padi karena penyebar virus tungro. Virus yang menyebabkan penyakit ini yaitu Rice tungro bacilliform badnavirus (RTBV) dan Rice tungro spherical badnavirus (RTSV). Penyakit tungro dapat menyebabkan kehilangan hasil yang besar pada produksi tanaman padi.[4]
Wereng batang cokelat (WBC) merupakan salah satu hama penting pada pertanaman padi karena mampu menimbulkan kerusakan baik secara langsung maupun tidak langsung. Kerusakan secara langsung terjadi karena hama ini mempunyai kemampuan mengisap cairan tanaman yang menyebabkan daun menguning, kering dan akhirnya mati yang dikenal dengan gejala hopperburn. Kerusakan secara tidak langsung terjadi karena serangga ini merupakan vektor penyakit kerdil rumput dan kerdil hampa.[5] Wereng batang cokelat merupakan hama penting tanaman padi di Indonesia yang sejak tahun 1985 telah mengancam target swasembada beras. Faktor utama yang berkontribusi terhadap meningkatnya populasi dan serangan wereng batang cokelat dalam beberapa tahun terakhir ini adalah potensi biotik wereng batang cokelat yang tinggi, faktor abiotik dan sistem budidaya padi yang mendukung berkembangnya populasi wereng batang cokelat.[6] Predator untuk mengendalikan wereng ini adalah Cyrtorhinus lividipennis (Hemiptera: Miridae).[7]
Wereng sebagai hama sulit dikendalikan karena memiliki berbagai biotipe yang masing-masing memiliki kesukaan tersendiri terhadap kultivar yang berbeda-beda pula.

Klasifikasi

Anggota famili Fulgoroidea yaitu:[1]

Galeri

Catatan kaki

  1. 1 2 C. H. Dietrich in Resh, V. H. & Carde, R. T. (Eds.) 2003 Encyclopedia of Insects. Academic Press.
  2. ↑ Lee et al. (2000) Phytoplasmas: phytopathogenic mollicutes. Annual Review of Microbiology 54 221-255
  3. ↑ Shcherbakov, D. (2006). "The earliest find of Tropiduchidae (Homoptera: Auchenorrhyncha), representing a new tribe, from the Eocene of Green River, USA, with notes on the fossil record of higher Fulgoroidea" (PDF). Russian Entomological Journal. 15 (3): 315–322. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2012-04-02. Diakses tanggal 2013-12-07.
  4. ↑ Keragaman Gen Protein Selubung Rice Tungro Bacilliform Badnavirus pada Suatu Luasan Petak Tanaman Padi di Desa Ciherang, Kecamatan Darmaga, Kabupaten Bogor.
  5. ↑ Keefektifan Beberapa Insektisida terhadap Nilaparvata lugens (Stål) (Hemiptera: Delphacidae) dan Pengaruhnya terhadap Musuh Alami pada Pertanaman Padi di Karawang Berdasarkan Dua Metode Aplikasi Insektisida
  6. ↑ Faktor-faktor yang Mempengaruhi Keparahan Serangan Wereng Batang Cokelat Nilaparvata lugens Stal. (Hemiptera: Delphacidae) pada Pertanaman Padi di Kabupaten Klaten
  7. ↑ Kemampuan Pemangsaan dan Konsumsi Kepik Predator Cyrtorhinus lividipennis Reuter (Hemiptera: Miridae) terhadap Wereng Batang Cokelat Nilaparvata lugens Stål (Hemiptera: Delphacidae)

Referensi

  • Stephen W. Wilson (2005) Keys To The Families Of Fulgoromorpha with emphasis on planthoppers of potential economic importance in the southeastern United States (Hemiptera: Auchenorrhyncha). Florida Entomologist 88(4) PDF Diarsipkan 2010-12-06 di Wayback Machine
  • Bourgoin T. 1996-2014. FLOW (Fulgoromorpha Lists on The Web): a world knowledge base dedicated to Fulgoromorpha.
  • Larivière, M.-C.; Fletcher, M.J.; Larochelle, A. 2010: Auchenorrhyncha (Insecta: Hemiptera): catalogue. Diarsipkan 2011-05-16 di Wayback Machine Fauna of New Zealand, (63)
  • Swzedo J.; Bourgoin T.; Lefèbvre, F. 2004: An annotated catalogue of Fulgoromorpha,:37-137. In: Fossil Planthoppers (Hemiptera: Fulgoromorpha) of the world. An annotated catalogue with notes on Hemiptera classification. Swzedo, J., Th. Bourgoin & F. Lefèbvre. J. Swzedo edt., Warsaw 2004, 199 pp + 8 pl.

Pranala luar

Wikispecies logo
Wikispecies mempunyai informasi mengenai Fulgoroidea.
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Fulgoroidea.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan